News

Mudik Lebaran, 40 Bis Penumpang Ditemukan Tidak Layak Operasi

Mudik Lebaran, 40 Bis Penumpang Ditemukan Tidak Layak Operasi

Kabar Makassar --- Jelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Dinas Perhubungan Kota Makassar menemukan sebanyak 40 bis angkutan penumpang yang tidak layak beroperasi saat melakukan pengecekan kendaraan di Terminal Daya Makassar, Rabu, 21 Juni 2017.

Pengecekan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan Makassar Mario Said, ditemukan kurang lebih 40 kendaraan yang khususnya Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tidak layak pakai.

"Ada sekitar 50 kendaraan yang perlu pembenahan. Kendalanya misal ban, weser, lampu, rem, kaca. Tapi khusus kaca hampir seluruh kendaraan itu kacanya mengalami retak tapi tidak terlalu berpengaruh," ujarnya, Rabu, 21 Juni 2017.

Selain kaca depan di bis yang retak, menurutnya hal tersebut tidak memengaruhi. Namun, kondisi ban dan rem yang perlu diperhatikan karena ini yang paling beresiko.

"Dari dua itu, kita wanti-wanti untuk tidak boleh digunakan. Jangan ada penumpang yang diangkut kalau ban dan rem bermasalah," tambahnya.

Berdasarkan aspek tersebut, kendaraan yang bermasalah tidak boleh diberikan stiker kendaraan layak jalan dan aman bagi penumpang.

"Ada pula yang melanggar dari segi surat-surat (administrasi) kita langsung berikan tilang. Kalau memang terbukti, kita akan melaporkan pada Dinas Perhubungan Provinsi, karena yg mengeluarkan izin untuk PO provinsi adalah mereka," pungkasnya.

Diketahui, Menteri Perhubungan Indonesia, Budi Karya Sumadi saat kunjungannya ke Makassar pada 17 Juni lalu, memperingatkan pada setiap pihak terkait untuk memastikan keamanan penumpang jelang hari raya yang terhitung mengalami peningkatan di tahun ini.

"Pesan yang paling saya sampaikan adalah dari segi safety (keamanan). Satu hal secara sarana, kita harus melakukan pengecekan. Bukan hanya di laut, di udara, udara. saya berpesan, kalau tidak ada stiker tanda lulus refcheck, jangan boleh beroperasi, jangan pula penumpang ikut dalam bus-bus yang tidak berstiker," katanya.

Foto       : Dishub Kota Makassar

Marwah Ismail

Journalist

Pewarta yang telah memiliki sertifikasi "Jurnalis Muda" dari Dewan Pers. Mahasiswi Jurusan Broadcast Universitas Fajar ini aktif menulis sejak 2013 lalu.

Redaksi

Related Articles

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close