Jelang Deklarasi, Danny Imbau ASN Tak Terlibat

Kabar Makassar — Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang saat ini berstatus petahana dalam Pilkada Makassar 2018 dikabarkan akan berpasangan dengan Indira Mulyasari. Rencananya kedua pasangan ini akan mengumumkan tanggal deklarasi pasangan ini pada Rabu 22 November 2017 di Anjungan Pantai Losari.

Pemilik jargon DIA-MI itu mengatakan kesiapannya dalam deklarasi tersebut dan mewanti-wanti setiap orang yang akan hadir

“Semua orang boleh hadir dari berbagai kalangan, kecuali ASN dilarang masuk pada jam kantor. ASN tidak boleh muncul saya wanti-wanti karena akan mencelakakan mereka sendiri nanti. Tapi setelah itu mau aspirasi untuk pribadinya urusannya dia yang penting bukan perintah” tutur Danny di sela-sela kegiatan pengambilan sumpah atau janji 386 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi umum lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di halaman Kantor Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Senin 20 November 2017.

Baca juga :   Walikota Danny: Saatnya Kembalikan Kekayaan Sejarah Kota Makassar

Danny juga menegaskan beberapa kali kepada para PNS secara menyeluruh agar tidak bertindak ke ranah politik praktis tetapi wajib menyalurkan hak politiknya.

“Saya ingatkan yah, saya sudah berulang-ulang ini ingatkan jangan sampai ada ASN yang terlibat politik praktis. Tapi kalau untuk menyalurkan hak politiknya silahkan, itu wajib,” ujarnya.

Danny menuturkan, pelantikan 386 Aparatur Sipil Negara (ASN) ini, merupakan sebuah sirkulasi jabatan yang terjadi setiap saat, untuk semakin memperkuat birokrasi dilingkup Pemkot Makassar.

Baca juga :   PNS Sulsel Diminta Bebas Dari Intervensi Politik

“Dengan pelantikan ASN ini, memberikan sebuah perkuatan birokrasi Kota Makassar. Sehingga dapat senantiasa bekerja dan bekerja, untuk memperkuat, mempercepat, dan memperdalam kualitas kita, terutama dalam pelayanan publik,” kata Danny dalam sambutannya.

Dalam mengatasi persoalan-persoalan insidentil di Kota Makassar, lanjut Danny, harus didukung dengan perangkat dan sistem, serta sumber daya manusia yang baik dan unggul.

Baca juga :   Launching TemanKanker, Danny : Obat terbaik Bagi Penderita Kanker Adalah Menyemangati

Pasalnya, tugas utama dan kewajiban pemerintah adalah memberikan pelayanan selama 24 jam penuh kepada masyarakat, dan apabila komponen penting tersebut tidak terpenuhi. Maka pemberian pelayanan tentu tidak dapat berjalan maksimal.

Penulis : Sriwati Ilyas