News

Jaringan BRI Normal, Nasabah Tetap Protes

Jaringan BRI Normal, Nasabah Tetap Protes

Kabar Makassar--- Meskipun sistem jaringan BRI telah normal, sejumlah nasabah di Makassar masih melayangkan aksi protes akibat jaringan ATM yang bermasalah sejak Senin, 3 Juli 2017 lalu.

Salah satunya dikeluhkan Poppy, Karyawan Swasta di Makassar sejak dua hari terakhir ini tidak bisa melakukan penarikan dana dan transfer. "Sampai pagi tadi saya nda bisa transaksi pengambilan tunai kalo di atm lain terpotong terus danaku," ucap Poppy saat di konfirmasi Rabu, 5 Juli 2017 hari ini.

Hal senada dikeluhkan juga Amel, Pelaku Jasa Laundry Sepatu di Makassar. Dirinya mengaku dirugikan karena sulit melakukan transaksi elektronik menggunakan jaringan BRI. "Dari lebaran kemarin, kartu BRI ku nda mau transfer ke sesama BRI. Minta ganti pin terus kalau mau transfer. Pakai bank lain baru bisa transfer. Usaha saya bisa rugi kalo begini," keluh pelaku UMKM Makassar ini.

Bukan hanya karyawan swasta dan pelaku UMKM yang mengalami masalah itu. Staff Pegawai Diknas Makassar, Andi Nur juga mengaku harus keliling 4-5 layanan ATM baru bisa transaksi di BRI. "Atm BRI kadang normal kadang error. Kemarin saya coba di boulevard rusak ki. Begitu pindah ke citraland bisa narik, tapi minta ganti pin terus." ucapnya.

Berdasarkan pantauan kru KabarMakassar.com beberapa layanan Anjungan Tunai Mandiri atau ATM BRI cabang Makassar bermasalah seperti layanan Atm Jalan Sungai Saddang, Atm BRI Mariso ,Atm BRI Mappanyukki, Atm BRI Indomaret dan Atm BRI Cendrawasih (dekat pasar senggol).

Dikonfirmasi terpisah, Humas BRI Cabang Makassar Alia Karenina menjelaskan sistem BRI sudah kembali normal. "Bisa disampaikan mas, sistem sudah kembali normal. Untuk penjelasan resmi nanti atas nama pak Hari Siaga Amijarso, Corporate Secretary Bank BRI yaa," kata Alia saat dihubungi hari ini di Makassar.

Sebelumnya Corporate Secretary Bank BRI, Hari Siaga Amijarso menjelaskan pada 3 Juli 2017, saat Bank BRI sedang melakukan pemutakhiran data, terjadi pemadaman listrik yang tidak direncanakan, sehingga sistem mengalami gangguan.

"Bank BRI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh nasabah atas kegagalan transaksi perbankan," demikian yang dikutip Alia berdasarkan penjelasan Corporate Secretary Bank BRI.

Saat ini, proses recovery (pemulihan) masih terus dilakukan. Kami menginformasikan bahwa sebagian besar layanan perbankan sudah dapat dilakukan, dan beberapa lainnya masih dalam proses pemulihan. Recovery system masih terus dilakukan secara bertahap. Kami telah mengidentifikasi kegagalan transaksi para nasabah, dan sedang melakukan langkah perbaikan. Bank BRI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh nasabah atas kegagalan transaksi perbankan.

Foto: Puluhan nasabah antri setelah terjadi gangguan sistem selama dua hari di kantor pelayanan BRI Unit Takalar, Rabu (7/5/2017). [Saleh Sibali]

Redaksi

Related Articles

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close