Januari 2018, Film Silaring Akhirnya Tayang di Layar Lebar

Kabar Makassar — Terhitung 61 hari menjelang tanggal tayang di bioskop, akhirnya film Silariang menyelesaikan tahap colour grading dan sound mixing .

“Tinggal beberapa langkah lagi, film yang sarat dengan budaya Bugis Makassar sudah bisa kita saksikan di layar bioskop pada tanggal 18 Januari 2018”, ungkap Wisnu Adi, Sutradara Film Silaring saat ditemui di Makassar Sabtu, 18 November 2017.

Inipasti Communika dan Indonesia Sinema Persada, lanjutnya secara resmi merilis official poster dan trailer film Silariang yang bermakna Cinta Yang Tak Direstui dengan terjemahan bahasa indonesia.

“Kali ini kami mencoba menghadirkan konsep poster dengan twist di dalamnya. Sepintas lihat mungkin terkesan sekedar indah dan cantik, namun setelah menonton baru akan paham dengan pemilihan pose, komposisi gambar dan lain sebagainya,”.

Tak hanya itu, film ini juga mengeluarkan original soundtrack dengan theme song berjudul ‘Meski Kau Tak Ingin’, yang dinyanyikan oleh Musikimia. Lagu ini telah dirilis dalam format album berjudul Intersisi (2016) dan diproduksi Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI). Selain dijual secara fisik, di menjelaskan versi digitalnya bisa diperoleh dalam berbagai platform.

Baca juga :   Inilah Hunia Yang Paling Nyaman di Dunia

Antusisme dan dukungan film ini tak hanya datang dari masyarakat Bugis-Makassar dan para pecinta film, tetapi juga datang dari beberapa tokoh masyarakat, seperti Walikota Makassar Ramdhan Danny Pomanto, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan Nurwasih Nur Aziz selaku Ketua Umum PP IWSS yang memuji produksi film ini.

Film Cinta Yang Tak Direstui ini akan memberikan angin segar dengan menonojolkan nilai-nilai budaya yang bisa ditiru dan menjadi edukasi ke masyarakat tentang salah satu ritual adat bugis.

Mungkin judulnya terkesan negatif, namun dia menilai nilai-nilai yang berbeda yang ingin disampaikan ke publik tentang tontonan yang berkualitas.

“Film ini memberikan nilai respect atas segala sesuatu. Saat kita berani berjuang untuk sesuatu yang kita yakini, itulah kemenangan yang sejati. Nilai respect keluarga antara anak dan orangtua terkadang sudah mulai jauh dari kehidupan kita saat ini,” tutup Wisnu.

Baca juga :   Jelang Lebaran, Pengunjung MARI Naik 50 Persen

Sekilas Film Silariang

Kisah cinta dua insan yang tak direstui merupakan sebuah kisah cinta yang timeless dan selalu relevan untuk diangkat menjadi sebuah cerita menarik, terutama di kalangan anak muda.

Begitulah film SILARIANG, cinta yang tak direstui hadir di perfilman tanah air. Menggambarkan sebuah kisah percintaan yang selalu ‘happening’ dari masa ke masa. Silariang sendiri sebuah isu yang tak lekang oleh jaman di kalangan Bugis Makassar.

Berkisah tentang cinta dua anak manusia bernama Yusuf (Bisma Karisma) dan Zulaikha (Andania Suri) . Perasaan cinta di antara keduanya tulus namun ada tembok besar yang menghalangi di antara keduanya. Atas nama cinta, mereka memutuskan ‘kawin lari’ setelah tak direstui ibu Zulaikha, Puang Rabiah (Dewi Irawan).

Baca juga :   Pengunjung Wefie Bersama Artis Filosofi Kopi 2

Produser Film, Ichwan persada mengatakan tema besar film ini mengangakat tentang cinta yang tak di restui. “Boleh dibilang kisah semacam ini masih relevan untuk diangkat di masa kini, terutama buat anak muda. Karena masih banyak di antara kita yang hubungan cintanya kandas karena tak dapat restu dari orang tua, kan?” ungkap Ichwan

Kesederhanaan cerita ini ini yang menjadi daya tarik film ini. Film ini mengangkat realita yang sering terjadi di kehidupan masyarakat Bugis-Makassar. Cerita cinta yang akhirnya menjadi sangat rumit. Cerita tentang keluarga, sosok ibu, perkawinan siri, bibit-bebet-bobot. Intinya, jangan pernah menganggap remeh persoalan mencintai dan dicintai. (*/nck)

Penulis : Wawan Indrawan