Ini Pesan SYL di Hari Korban 40.000 Jiwa

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Wakil Gubernur Agus Arifin Nu’mang menghadiri Upacara Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa di Monumen Perjuangan Korban 40.000 jiwa, Kalukuang, Makassar, Senin (11/12).

Gubernur SYL bertindak sebagai inspektur upacara (Irup), diawali dengan pembacaan sejarah singkat terkait peristiwa bersejarah tersebut.

Upacara ini merupakan peringatan yang ke-71 perjuangan rakyat Sulawesi Selatan menghadapi kezaliman Belanda yang dipimpin Westerling. Pada tahun 1946-1947 silam, Westerling dan tentaranya secara membabi buta membunuh penduduk dan membakar rumah-rumah mereka, sebagai teror agar rakyat tidak membantu para pejuang melawan penjajah.

Baca juga :   Membangun Lingkungan Kerja Bebas Narkoba Demi Indonesia Emas

SYL menyampaikan, upacara ini merupakan momentum untuk menghargai para pejuang dan meneruskan semangat mereka kepada generasi penerus.

“Hari ini kita berkumpul, kita mengingat para pejuang yang telah gugur karena mengabdikan jiwa raganya untuk indonesia, perjuangan mereka mempertahankan Sulsel dan Indonesia,” kata Syahrul YL.

Dia melanjutkan, saat ini, yang perlu dilakukan adalah bagaimana semangat para pejuang pendahulu tetap dapat diteruskan dan dilestarikan.

Baca juga :   Sistem Kereta Api, Makassar Jajaki Kerjasama PT INKA

Disebutkan SYL, salah satu yang menjadi pejuang nasional yang patut dijadikan tauladan yaitu Letnan Jenderal TNI Andi Abdullah Bau Massepe. Perjuangannya harus terus dihayati.

“Apakah perjuangan para pahlawan diteruskan atau akan sia-sia,” sebut Syahrul YL.

SYL bersama Wagub Agus, Walikota Makassar Danny Pomanto dan Wakil Walikota Syamsul Rizal menyerahkan sejumlah bingkisan kepada beberapa anggota veteran dan keluarganya secara simbolis diantaranya Syamsudding Daeng Ngalle, Hasma Daeng Bau dan Nurasiah Daeng Jimme.

Baca juga :   FOTO : Begini Suasana Penyumpahan Insinyur di Kampus Hijau

Penulis Nur Marwah Yuwa