Ini Penyebab Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Tembus 332 Orang

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari. (IST)

KabarMakassar.com — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengoreksi data update jumlah toal pasien positif Covid-19 yang dirilis Kemeneterian Kesehatan (Kemenkes), Jumat (17/4).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari mengatakan, saat ini jumlah warga Sulsel yang terkonfirmasi positif Covid-19 bukan sebanyak 332 seperti yang dirilis Kemenkes, melainkan totalnya hanya sebanyak 230 orang.

Menurut Ichsan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel itu, penambahan cukup signifikan data jumlah pasien positif Covid-19 di Sulsel itu dikarenakan Kemenkes memasukkan data jumlah ABK dan Mitra Pelni di atas KM Lambelu yang terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 dengan total sebanyak 92 orang (26 pemeriksaan pertama dan 66 orang pemeriksaan kedua) ke dalam data pasien Sulsel.

“Kalau kita melihat angka update yang di Kemenkes saat ini, itu (pasien positif Covid-19 di Sulsel) perlu kami klarifikasi bahwa bukan sebanyak 332. Jadi sebenarnya tadi juga sudah kami komunikasikan, dan kita meminta agar jumlah yang di KM Lambelu tidak dimasukkan dalam angka kita di Sulsel,” kata Ichsan melalui video canference, Jumat (17/4) malam.

“Karena kita tahu bahwa mereka ini positif karena di dalam kapal. Ini penting, karena jumlah yang positif ini bermakna bagaimana kita mencari kontak historinya pada orang-orang yang pernah kontak dengan mereka, atau dia pernah kontak dimana,” sambungnya.

Selain data ABK dan mitra Pelni di atas KM Lambelu, lanjut Ichsan, ada pula data 10 pasien di Sulsel yang datanya laboratorium kontrolnya kembali diinput sebagai pasien positif, padahal data yang bersangkutan sudah diinput sebagai pasien positif pada pemeriksaan awal.

“Untuk penambahan pasien yang benar-benar warga Sulsel itu hari ini ada 27 orang, yakni: Makassar 23 orang, Sidrap 1, Tana Toraja 1, Gowa 1, dan Maros 1. Jadi tentunya kita akan melakukan pengurangan-pengurangan, yakni jumlah yang positif di KM Lambelu dengan total sebanyak 92 orang, dan ada 10 orang pasien di Sulsel yang datanya dua kali diinput,” jelasnya.

“Kalau itu semua dikeluarkan dari data pasien positif di Sulsel, maka junlah totalnya itu hanya 230 orang. Sementara jumlah pasien positif di Sulsel yang sembuh itu totalnya sudah 44 orang,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan data yang dirilis di laman Covid19.sulselprov.go.id, hingga Jumat (17/4) pukul 18:08 Wita, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sulsel total akumulasinya tercatat sebanyak 3.149 orang (2.387 selesai pemantauan, 76 proses pemantauan). Sementara jumlah Pasien Dalam Pengaawasan (PDP) tercatat sebanyak 481 orang (44 masih dirawat, 194 sehat, 23 meninggal).

Reporter :

Editor :

Firdaus

Redaksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI