Ini Penyebab Jebolnya Lantai Jembatan Bojo Versi BBPJN

Pemberitahuan permberlakuan Contra Flow di jembatan Bojo

KabarMakasar.com — Jembatan sisi kiri Sungai Bojo I di Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, yang berada di jalur utama Trans Sulawesi dan menghubungkan Kabupaten Barru – Kota Parepare, Kamis (13/2) malam sekira pukul 22.00 WITA, tiba-tiba sebagian lantainya jebol.

Akibat kejadian ini, sebuah truk 10 rada bermuatan pupuk yang melintas di jembatan tersebut terperosok masuk ke dalam sungai.

Tekait peristiwa ini, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII Makassar memastikan peristiwa itu terjadi karena deck slab beton pada jembatan tersebut patah.

Kepala BBPJN XIII Makassar, Miftachul Munir mengatakan, patahnya deck slab beton pada Jembatan segmen sisi kiri Sungai Bojo I itu diakibatkan truk bermuatan pupuk yang melintas saat kejadian over load.

Dimana diketahui jika truk tersebut mengakut 600 zak pupuk, yang berat per zak 50 kg, sehingga total berat truk tersebut saat melintas seberat 38 ton.

“Jadi angkutannya saja sudah 30 ton, belum berat mobil 8 ton. Jadi total 38 ton. Beban axle kira-kira 20 ton. Desain (jembatan) hanya untuk beban garis 12 ton. Akibatnya, deck Slab beton patah tidak mampu menahan beban,” kata Miftachul Munir, Jumat (14/2).

Miftachul Munir juga menegaskan, jebolnya lantai Jembatan segmen sisi kiri Sungai Bojo I itu bukan karena adanya kesalahan konstruksi.

“Konstruksi masih kokoh. Tidak ada tanda-tanda crack (retak). Frame trust rangka baja aman. Kalau karena kesalahan konstruksi, jembatan akan ambruk,” ujarnya.

Lebih jauh Miftachul Munir mengatakan, jembatan ini sebelumnya telah dilakukan penggantian lantai slab double T pada tahun 2013 lalu.

Saat ini, BBPJN sedang melakukan evaluasi terkait penggantian slab jembatan.

“Rencana penggantian slab double T orthotropic dipesan ke pabrikan WIKA Beton. Selanjutnya di-stressing kembali dirangkaikan dengan slab yang lain, termasuk penggantian strand anyaman kawat baja,” terangnya.

Miftachul Munir menambahkan, pascakejadian semalam, Polres Barru akan memberlakukan sistem satu arah di lokasi tersebut per hari ini, Jumat (14/2).

“Hasil koordinasi dengan Polres Barru Sementara jembatan ditutup, dan lalu lintas satu arah (contra flow) akan diberlakukan pada jembatan sebelahnya, termasuk pemasangan barrier dan rambu-rambu pengarah. Diharapkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan kapasitas kendaraan,” tutupnya.

Reporter :

Editor :

Herlin

Daus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI