Imigrasi Parepare Tetap Layani Pemohon Paspor

Kepala Kantor Imigrasi Parepare, Noer Putra Bahagia. (IST)

KabarMakassar.com — Kebijakan pemerintah Malaysia dan Arab Saudi yang melakukan lockdown atau menutup akses keluar masuk di negaranya untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran Virus Corona (Covid-19), berimbas kepada aktivitas keimigrasian di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Imigrasi Parepare, Noer Putra Bahagia mengaku, kebijakan lockdown di dua negara tersebut membuat angka jumlah pemohon paspor. di Kantor Imigrasi Parepare menurun drastis.

“Yang normalnya 120 pemohon per hari, kini hanya 40-50 per hari. Angka itu turun 40 persen dari jumlah normalnya,” ujar Putra, Rabu (18/3).

Menurut Putra, pemohon paspor di kantornya selama ini memang didominasi warga yang ingin berkunjung ke Malaysia dan menunaikan ibadah umrah.

“Tentu sangat berimbas. Proses penerbitan paspor banyak untuk warga yang bertujuan ke Malaysia dan umrah. Dengan kebijakan lockdown Malaysia dan Arab Saudi juga berimbas kepada keimigrasian,” jelasnya.

Meski begitu, lanjut Putra, pelayanan di Kantor Imigrasi Parepare masih berjalan normal. Hanya saja, sesuai standar dari Kemenkumham dalam Permen No 7, semua proses permohonan paspor dilakukan dengan standarisasi.

“Pemohon tentu kami siapkan hand sanitizer, dan saat wawancara kami lakukan secara hati-hati. Kami upayakan tidak ada kontak fisik saat pelayanan,” terangnya.

“Untuk petugas, saya imbau kalau dalam kondisi kurang sehat silahkan di rumah saja. Yang tidak bersinggungan dengan pelayanan di rumah saja,” jelasnya.

Reporter :

Editor :

Redaksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI