Identifikasi Warga yang Terpapar Corona, GTPP Covid-19 Sulsel Gunakan Drone

(Ilustrasi: INT/Pixabay)

KabarMakassar.com — Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sulsel yang kini diketuai oleh Pangdam IV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka menyiapkan sejumlah upaya atau langkah preventif untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Sulsel.

Selain membangun sistem informasi teknologi (IT) yang terkoneksi dengan seluruh rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 yang ada di wilayah Sulsel, Andi Sumangerukka mengungkapkan, pihaknya juga akan menggunakan drone (pesawat tanpa awak yang dikendalikan dari jarak jauh) yang diterbangkan ke lokasi atau daerah padat, untuk mendeteksi atau mengidentifikasi warga yang terindikasi terpapar Covid-19.

“Ini bagian dari tindakan preventif dalam rangka melakukan pendataan dan pengecekan. Kalau kita datang di bandara itu kan ada alat pengecek suhu tubuh, sekarang alat itu kita tempelkan di drone. Dimana daerah yang kita indikasi, terutama tempat perkumpulan masyarakat, apakah itu di pasar, di pelabuhan, kita akan terbangkan drone itu ke sana,” jelasnya.

“Drone itu akan berfungsi untuk mengidentifikasi siapa diantara masyarakat yang berjalan di daerah itu yang bisa dikategorikan atau dicurigai (terpapar Covid-19), dan perlu diambil langkah-langkah penanganan,” sambungnya.

Menurut Sumagerukka, saat ini drone yang dibeli dari Jakarta itu tersebut sedang dalam pengiriman ke Sulsel.

“Saat ini sedang dalam perjalanan, rencananya hari Senin sudah tiba dan bisa digunakan. Untuk awal ini kita datangkan 2 unit dulu. Secara bertahap kita akan pesan lagi,” terangnya.

Sumangerukka menekankan, GTPP Covid-19 Sulsel akan selalu berupa untuk melakukan langkah-langkah preventif yang konkret dalam penanganan Covid-19 di seluruh wilayah Provinsi Sulsel.

“Kita ingin dan berharap semua penanganan harus konkret dan sesuai ukurannya,” tegasnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan data yang dirilis di laman covid19.sulselprov.go.id yang dikelola langsung oleh GTPP Covid-19 Provinsi Sulsel, hingga Sabtu (28/3) pukul 17:36 WITA, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sulsel ada sebanyak 365 orang (329 proses pemantauan, 36 selesai pemantauan); Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 80 orang (72 masih dirawat, 8 pulang dan sehat); dan pasien positif ada sebanyak 33 orang (4 meninggal, 29 dirawat).

Reporter :

Editor :

Firdaus

-

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI