HUT Proklamasi Terakhir SYL di Rujab Gubernuran

HUT Proklamasi Terakhir SYL di Rujab Gubernuran

Kabar Makassar — Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-72 Provinsi Sulawesi Selatan agak berbeda dengan peringatan serupa sebelum-sebelumnya.

Menjelang acara inti, puluhan, bahkan ratusan ‘’artis’’ menggelar fragmen kultural kolosal bernuansa epos perjuangan. Penampilan fragmen itu menawarkan kepingan kisah perjuangan para raja Gowa. Rangkaian gerak dan tari juga ditingkahi suara narasi yang sangat puitis melalui pelantang (pengeras suara).

Upacara sendiri diawali penampilan Komandan Upacara Letkol Infanteri, Ary Sasono, lulusan Akademi Militer tahun 1999 yang kini menjabat Komandan Kavaleri 10-Serbu menyampaikan laporan kepada inspektur upacara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

Baca juga :   Kasus Rohingya, DPR: Ini Bukan Tragedi Tetapi Kejahatan Kemanusiaan

Detik-Detik Proklamasi pun tiba, diawali raungan sirene lalu diiringi bunyi tembakan meriam berkali-kali dengan interval beberapa detik. Ketua DPRD Sulsel H.M.Roem, S.H., M.Si kemudian maju ke depan membacakan Naskah Teks Proklamasi yang diteken Soekarno-Hatta pada hari Jumat tanggal 17-08-05. Kepala Kantor Kementerian Agama Sulsel mengunci acara inti dengan pembacaan doa.

Baca juga :   Minus Empat Hari, 1.400 Pedagang Tolak Relokasi

Saat hendak menitahkan Komandan Upacara membubarkan peserta upacara, SYL, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak di daerah ini atas dukungan kerja sama dan sinergitasnya selama sepuluh tahun terakhir.

“Kerja sama tersebut telah mampu mengantar daerah Provinsi Sulawesi Selatan lebih maju dari daerah-daerah lain,” ujar SYL, yang kemudian peserta upacara pun maklum, ini penggalan kecil dari pesannya menyertai kebersamaan 10 tahun memperingati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

Baca juga :   Dirjen PKT Akui Lutim Sukses Kembangkan Program Transmigrasi

Acara ditutup dengan penampilan Anci Larici dengan lagu ciptaannya “Pantai Losari”. Memanfaatkan sejumlah anggota Polwan Polda Sulsel, irama lagu ini ternyata menarik penggemar bersenam massal, meski matahari kian terik. [MDA]