Hero Group Rambah Penjualan Daring

Ilustrasi (Int)

KabarMakassar.com — 2019 lalu menjadi tahun berat bagi industri retail. Terkhusus toko besar seperti Giant dan Hero yang banyak tutup di tanah air.

Sepanjang 2019 ada tujuh gerai Giant yang tutup, sementara Hero sebanyak 26 cabang. Khusus di Makassar ada dua outlet Giant tutup. Masing-masing di Pettarani dan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Sulsel. Namun positifnya, retail besar yang tergabung dalam Hero Group ini tidak sepenuhnya angkat kaki. Giant di Perintis dan Hero di Mari masih bertahan.

External Communications Specialist PT Hero Supermarket, Astrid Napipulu menjelaskan, dalam menghadapi ketatnya persaingan bisnis retail modern dan perubahan perilaku konsumen, maka Hero Group tengahmengembangkan strategi pemasaran multikanal atau omnichannel.

“Jadi kami lakukan promosi online (daring) melalui media sosial. Lalu penjualan secara online,”katanya, kemarin.

Strategi pemasaran multikanal ini merupakan bagian dari upaya transformasi bisnis Hero Group untuk keempat bisnisnya. Terdiri atas pasar swalayan Hero, pasar swalayan Giant, apotek Guardian, dan toko perabotan rumah tangga IKEA.

Bahkan unutk mendorong itu, Hero Group pada 2019 lalu telah menggelontorkan dana Rp500 miliar unutk keperluan transpormasi bisnis tersebut. Yang berfokus pada upaya peningkatan layanan di seluruh gerai.

“Kita lihat pasar Makassar sangat positif. Harapannya ya kita akan mengembangkannya,”imbuh Astrid

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Makassar, Muammar Muhayang memprediksi, sangat memungkinkan retail besar akan kembali tutup di tahun 2020. Hal ini disebabkan pola belanja masyarakat yang memang sudah berubah.

“Masyarakat sekarang membeli barang sesuai kebutuhan. Tidak membeli dalam jumlah besar banyak lagi. Berbelanja juga lebih gampang banyak mini market dekat rumah juga ada online (daring) yang lebih mudah,”jelasnya.

Salah satu solusi katanya memang harus ikut merambah bisnis daring, “Era disrupsi teknologi masih berlangsung hingga 2020 dan beberapa tahun ke depan. Jadi penjualan online (daring) yang menjanjikan,”katanya.

Reporter :

Editor :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI