Perusda
Bank SUlsel Bar

Pengamat Sebut Rapat Di Kapal Pelni Dinilai Boros Anggaran

1 pekan, 3 hari lalu Oleh Fritz Wongkar
Pengamat Sebut Rapat Di Kapal Pelni Dinilai Boros Anggaran
Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono

KabarMakassar.com -- Rapat kerja yang bakal direncankan oleh sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (PemproV) Sulsel diatas Kapal Pelni menuai kritik muali dari legislator hingga pengamat politik. Dimana Pemprov Sulsel yang kini mengalami defisit hingga Rp121 Milliar justru malah mempersiapkan anggaran negara untuk rapat diatas Kapal Pelni.

Salahsatu pengamat politik yang mengkritik kegiatan rapat kerja Pemprov Sulsel diatas kapal laut ini Pengamat Politik Universitas Hasanuddin Zulhajar. Ia menilai jika apa yang dilakukan Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono ini terkesan boros. Bahkan para pejabat yang berjumlah 300 orang tersebut ikut dilibatkan dalam rapat tersebut.

Hasanuddi Zulhajar mengatakan jika Pemprov Sulsel melakukan rapat pembahasan APBD Perubahan Sulsel di atas kapal sewaan Pelni sebagai bentuk pemborosan, di tengah defisit anggaran daerah Sulsel sebesar Rp 121 Miliar, sesuai yang disampaikan Kepala Bappeda Sulsel Jufri Rahman. 

“Kegiatan ini hanya menghambur-hamburkan uang saat kas daerah Sulsel sedang mengalami defisit, serapan anggaran Sulsel juga masih jauh dari harapan, sebaiknya kegiatan ini cukup di Makassar saja,” ujar Zulhajar.

Zulhajar yang juga staf pengajar di program studi Ilmu Politik Unhas ini, juga menganggap Pj Gubernur Sulsel ini akan mewariskan contoh kurang elok dalam pengelolaan anggaran bagi gubernur terpilih yang sebentar lagi akan dilantik pada pertengahan September mendatang. 

Zulhajar juga menyinggung rencana mutasi jabatan struktural di lingkup Pemprov Sulsel berpotensi timbulnya penilaian negatif pada Soni yang masih menjabat Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri dan ketidaksamaan visi dengan program gubernur terpilih nantinya. 

"Saya yakin setiap pemimpin ingin meninggalkan Legacy yang baik untuk rakyat,  maka sebaiknya Penjabat Gubernur Pak Soni meninggalkan Legacy bagi rakyat Sulawesi Selatan melalui cara lain, cara yang bisa menyelesaikan masalah yang ada didepan mata di masa bakti yang tersisa” pungkas Zulhajar.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sulsel Jufri Rahman menyebutkan Pj Gubernur akan mengajak 300 pejabatnya untuk melakukan rapat pembahasan APBD Perubahan dan APBN 2019 di atas kapal Pelni dari Makassar menuju Surabaya sehari-semalam. 

Setelah sampai di Surabaya rombongan Pemprov Sulsel akan kembali ke Makassar menggunakan pesawat terbang komersial. Jufri belum menyebut total anggaran yang akan digelontorkan untuk biaya pelayaran dinas tersebut.