Perusda
Bank SUlsel Bar

Bank Sulselbar Tawarkan Obligasi Rp2 Trilliun

1 pekan, 3 hari lalu Oleh Fritz Wongkar
Bank Sulselbar Tawarkan Obligasi Rp2 Trilliun
Direktur Utama Bank Sulselbar, Andi Muhammad Rahmat.

KabarMakassar.com -- Bank Sulselbar dalam waktu dekat akan menawarkan obligasi senilai Rp2 Trilliun, hanya saja Bank berplat merah ini menawarkan obligasi secara bertahap selama dua tahun kedepan Bahkan dalam waktu dekat bakal diterbitkan senilai Rp500 Milliar. Hal tersebut dikatakan  Direktur Utama Bank Sulselbar, Andi Muhammad Rahmat.

Dirut Bank Sulselbar, Andi MUhammad Rahmat menjelaskan jika obligasi senilai Rp2 triliun tersebut bakal direalisasikan hingga dua tahun ke depan. Pasalnya penerbitan obligasi dilakukan sesuai kebutuhan perseroan. "Kita dalam waktu dekat ini bakal menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar"singkat Dirut Bank Sulselbar.

Ia menambahkan jika hal tersebut tidak mutlak harus habis, hanya kuota maksimal saja. Dan untuk skema penjualanya itu terbatas"tambah Andi Muhammad Rahmat.

Sementara itu Kepala Divisi Treasury Bank Sulselbar, Irmayanti Sultan, mengatakan jika Bank Sulselbar terus memacu laju pendanaannya dengan berbagai strategi. dimana saat-saat ini sudah terasa dengan tingkat persaingan, untuk itu perbankan harus lebih kreatif dimana kita perkuat di segmen ritel dan obligasi untuk mempercepat laju pendanaan. 

“Kita juga aktif menjalin  kerja sama dengan perbankan lain melalui program-program. Ekspansi cukup kencang sehingga butuh modal yang besar"ujarnya. 

Irmayanti Sultan menambahkan total kredit dan pembiayaan tahun 2017 pada periode Juni mencapai Rp13 triliun. Hal tersebut terjadi peningkatan hingga Rp14,8 triliun di periode yang sama tahun 2018 ini. Sementara realisasi dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp15,8 triliun.

Sekedar diketahui jika Obligasi merupakan istilah dalam pasar modal untuk menyebut surat pernyataan utang penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi. Ringkasnya, penerbit obligasi adalah pihak yang berutang dan pemegang obligasi adalah pihak yang berpiutang. 

Dalam obligasi, dituliskan jatuh tempo pembayaran utang beserta bunganya (kupon) yang menjadi kewajiban penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi. Jangka waktu obligasi yang berlaku di Indonesia umumnya 1 hingga 10 tahun.