Hasto Pertanyakan Nasionalisme Kader PDIP yang Makan di KFC dan McD

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, memberikan sambutan pada pembukaan Rakerda DPD PDIP Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Kamis (12/3). (KabarMakassar/Sofyan)

KabarMakassar.com — Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mempertanyakan nasionalisme kader PDIP yang sampai saat ini masih sering untuk lebih memilih makan dan minum di tempat atau restoran cepat saji milik pengusaha luar negeri, seperti KFC dan McD.

“Jika ada kader yang sering menikmati makanan dan minuman dari luar seperti KFC, McD dan sprite, maka itu dipertanyakan kekaderannya,” kata Hasto dalam sambutannya saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PDIP Sulsel, di Hotel Claro, Makassar, Kamis (12/3).

Hasto meminta seluruh kader PDIP untuk mencontoh Presiden RI pertama, Soekarno, yang mencintai makanan dan minuman tradisional Indonesia.

“Kecintaan Soekarno terhadap makanan dan minuman tradisonal itu dibuktikan pak Soekarno dengan menulis buku Mustika Rasa. Pak Soekarno selalu menekankan untuk berdikari,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Hasto juga mengingatkan agar kader PDIP di Sulsel mempertahankan kepribadian bangsa. Salah satunya, kata dia, yakni terkait masakan tradisional.

“Sejak 44.000 tahun yang lalu, peradaban di Sulsel telah ada. Bahkan, rempah-rempah juga melimpah. Maka tidak salah jika di Sulsel dan Makassar itu makanan tradisionalnya luar biasa dan wajib dilestarikan,” ucapnya.

Selain itu, kata Hasto, Indonesia juga memiliki obat-obatan tradisional yang sangat kaya. Karenanya, hal ini perlu lestarikan agar dapat menangkal berbagai macam penyakit.

“Obat tradisional kita itu sangatlah kaya, kekayaan hayati Indonesia sangat banyak. Bahkan, khusus untuk obat-obatan ada sekitar 30 tapi yang dipatenkan baru 12 jenis obat-obatan. Ini perlu inovasi sehingga dapat digunakan,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Sofyan

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI