Halte Kapsul di Makassar, Riwayatmu Kini

Halte Kapsul di Makassar, (Foto: Herlin Sadid).

KabarMakassar.com — Dua unit Halte Kapsul yang dibangun di Kota Makassar pada tahun 2016 lalu dengan anggaran sebesar Rp600 juta, kondisinya kini memprihatinkan.

Alih-alih berfungsi sebagai tempat tunggu bagi penumpang Pete-pete Smart atau untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi warga Kota Makassar dalam bertransportasi umum sesuai rencana awalnya, kini Halte Kapsul tersebut justru tak difungsikan.

Berdasarkan pantauan Kabar Makassar di salah satu Halte kapsul yang berlokasi di Jalan Hertasning (depan Kantor PLN Sulselbar), kondisi halte senilai ratusan juta itu kini tak terawat, kotor, dan dinding kacanya sudah dipenuhi berbagai coretan-coretan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said yang dikonfirmasi terkait kondisi Halte Kapsul tersebut mengatakan, Pemerintah Kota Makassar akan mengambil langkah agar fasilitas umum ini dapat difungsikan, meski bukan lagi untuk pengguna Pete-pete Smart.

“Memang kalau menurut saya lebih bagus kalau kita alihfungsikan itu. Karena kan pete-pete smart belum ada. Jadi daripada itu barang tinggal seperti itu, mending dimanfaatkan atau difungsikan untuk hal lain,” kata Mario Said, Sabtu (14/3).

Kedepannya, kata dia, Halte Kapsul tersebut akan digunakan sebagai halte yang dapat dipergunakan masyarakat untuk menunggu angkutan umum, baik itu pete-pete, taksi, bus maupun angkutan umum lainnya.

“Artinya kita buka saja itu untuk pete-pete,atau orang yang menunggu taksi atau menunggu bus, supaya itu bisa berfungsi,” ujarnya.

Ditanya perihal sejauh mana koordinasi yang telah dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Makassar dalam pengalihfungsian tersebut, Mario Said mengaku pihaknya akan segera melakukan rapat internal membahas hal ini.

“Kemungkinan hari Senin nanti saya akan sampaikan untuk segera dibenahi dan dibersihkan. Artinya saya berharap anggota kami akan turun untuk melakukan pembersihan, dan setelah itu mungkin bisa pasang namanya disitu ‘Halte Angkutan Umum’, jadi angkutan umum apa saja yang orang mau turunkan dan menaikkan penumpang disitu, silahkan menunggu di halte tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Penjabat Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb juga telah meminta agar Halte Kapsul tersebut bisa digunakan atau difungsikan untuk hal-hal yang lebih berguna bagi masyarakat daripada dibiarkan mangkrak dan tak terurus seperti kondisi saat ini.

“Halte kita rapikan. Halte menurut saya itu tidak ada khusus, boleh pete-pete biasa, bus-bus biasa, semua bisa mampir disitu. Intinya kalau saya lihat fungsinya bisa dimanfaatkan untuk pete-pete biasa, dan sebenarnya tidak perlu ada pete-pete berhenti di sembarang tempat yah,” ujarnya.

Reporter :

Editor :

Herlin Sadid

Fritz V Wongkar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI