Gubernur Sulsel Puji Pelayanan Bapenda Sulsel

KabarMakassar.com— Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo memuji program Bapenda Sulsel yang dinilai lebih mudah dan transparan kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Syahrul Yasin Limpo saat meluncurkan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) nontunai melalui anjungan tunai mandiri (ATM) dan kartu debit (kartu kredit) melalui mesin electronic data capture (EDC) di Hotel Max One, Senin 06 November.

Kebijakan Bapenda Sulsel ini dinilai memudahkan masyarakat karena tidak perlu lagi antre dan menempuh jarak jauh ke kantor samsat untuk membayar pajak kendaraan. Cukup ke ATM untuk membayar pajak kendaraan. Struk dari ATM tersebut kemudian di bawa ke kantor samsat atau ke samsat keliling di mana saja untuk mendapatkan pengesahan di STNK. Struk harus dibawa ke samsat paling lama tujuh hari setelah transaksi.

Baca juga :   Penyebab Terjadinya Penyalahgunaan Narkoba

“Ini mungkin saja adalah hal kecil namun berdampak positif kepada masyarakat Sulse,” kata SYL.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si menyebutkan jika banyak kebaikan yang diperoleh masyarakat melalui program pembayaran pajak nontunai melalui ATM dan EDC, antara lain, masyarakat merasa nyaman, praktis, serta aman karena tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah banyak.

Baca juga :   Begini Upaya Disnaker Makassar Sikapi Jumlah Pekerja

Dengan mudahnya pembayaran PKB diharapkan dapat mendongkrak pendapatan Bapenda Sulsel. Hingga 29 September 2017 Bapenda Sulsel telah mengumpulkan PKB sebesar Rp 767.414.186.688 dari target pokok sebesar Rp 1.056.098.000.000 atau sebesar 72,57 persen.(rilis)