Gerbang Disinfektan di Batas Wilayah Kabupaten Bantaeng, Ini Fungsinya

Gerbang disinfektan yang ada di batas wilayah Kabupaten Bantaeng. (IST)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng terus melakukan upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 masuk di wilayahnya. Inovasi demi inovasi pun dilahirkan oleh kabupaten yang kini dipimpin Ilham Syah Azikin itu. Salah satunya Inovasi yang diberi nama ‘Gerbang Disinfektan’.

Gerbang Disinfektan tersebut berada di dua posko perbatasan. Yakni: di Posko Perbatasan Rest Area batas Bantaeng – Jeneponto, di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bisappu (wilayah Puskesmas Bisappu), dan di Rest Area Pantai Marina, Desa Baruga, Kecamatan Pa’jukukang, batas Bantaeng – Bulukumba (wilayah Puskesmas Baruga).

Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan menjelaskan, gerbang ini telah beroperasi sejak Minggu 12 April 2020 lalu.

Inovasi Gerbang Disinfektan ini, kata dia, muncul atas dasar usulan petugas posko perbatasan.

“Melihat banyaknya kendaraan baik roda dua dan roda empat yang menyentuh hingga angka ribuan kendaraan. Dengan hadirnya gerbang disinfektan, kita berharap penyemprotan akan lebih efektif dalam melakukan proses penyemprotan untuk kendaraan,” kata Andi Ihsan.

Sekadar diketahui, di Bantaeng sendiri terdapat 12 posko perbatasan yang memantau ketat keluar masuknya warga. Baik yang lintas kabupaten maupun yang hanya melintas perbatasan saja.

Ada tiga jenis gerbang yang disediakan. Gerbang kecil untuk kendaraan roda dua, gerbang sedang untuk mobil mini bus dan gerbang besar untuk truk.

Tak ada yang bisa lolos dari gerbang ini. Pemkab Bantaeng bekerja sama TNI – Polri memantau setiap kendaraan yang lewat. Di dalam gerbang, pengendara diberikan edukasi mengenai pentingnya mencegah penyebaran Covid-19.

Kendaraan yang melewati gerbang otomatis akan tersemprot disinfektan. Mulai dari dalam kendaraan, sisi luar serta para pengendara akan diarahkan untuk turun lalu kemudian akan disemprot.

Satu persatu pengendara akan ditanya perihal asal dan tujuannya. Dilakukan pula cek suhu tubuh bagi pengendara yang berasal dari kabupaten/kota dengan kasus positif Covid-19.

Data dari Posko Penanggulangan Penyebaran Covid-19 Rest Area di Desa Bonto Jai, tercatat sebanyak 2.464 roda dua yang melintas pada minggu pertama bulan April 2020. Minggu kedua, jumlahnya meningkat menjadi 3.477 roda dua yang melintas.

Untuk roda empat, tercatat 2.322 kendaraan pada minggu pertama. Minggu kedua, meningkat menjadi sebanyak 3.218 roda empat.

Sedangkan jumlah orang melintas pada minggu pertama 8438 dan mengalami peningkatan pada minggu kedua sebanyak 11381 orang. (*)

Reporter :

Editor :

Fitriani

Redaksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI