Gelar Kemah Akbar, Warga Kiasari Undang Mantan Ketua KPK

Ratusan warga Desa Kiasari, Kabupaten Bogor, bergotong royong membuka akses jalan ke lokasi pelaksanaan kegiatan Kemah Akbar Konservasi dan Demokrasi yang di akan digelar di Kampung Cibuluh pada 13 hingga 15 Maret 2020 mendatang. (IST)

KabarMakassar.com — Pemerintah Desa Kiasari, Kabupaten Bogor bekerjasama dengan KOPEL Indonesia dan Pokja Eco-wisata Kiarasari akan menggelar Kemah Akbar membahas tentang konservasi alam dan demokrasi, di Kampung Cibuluh, Desa Kiarasari, Kabupaten Bogor pada 13 hingga 15 Maret 2020 mendatang.

Kepala Desa Kiarasari, Ahyar Suryadi alias Jaro Bayong mengatakan, sejumlah tokoh nasional diundang untuk menghadiri kegiatan yang merupakan refleksi dari kejadian bencana longsor dan banjir yang terjadi di wilayah Jabodetabek pada awal bulan Januari lalu. Dimana hampir semua daerah di wilayah tersebut mengalami bencana.

Beberapa tokoh yang diundang hadir dalam kegiatan ini diantaranya Ketua KPK periode 2012-2015, Abraham Samad; mantan pimpinan KPK yang sekarang sebagai Direktur Partnership (Kemitraan), Laode Syarif; Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar; Deputi 2 Kepala Staf Kepresidenan, Abet Nego Tarigan, Kasepuhan Adat Karang Lebak dan Kasepuhan Adat Kiarasari.

“Kami berharap Abraham Samad hadir kembali di desa ini untuk bicara tata kelola lingkungan agar tidak korup. Pada tahun 2017 lalu, Abraham Samad juga pernah hadir di desa ini dalam rangka peringatan hari anti korupsi atas kerjasama Pemerintah Desa Kiarasari dan KOPEL Indonesia,” kata Ahyar.

“Kehadiran Abraham Samad di Desa Kiarasari memberikan semangat kepada warga Kiarasari. Hingga saat ini warga masih terus berinisiatif untuk menjadi desa yang maju dan mandiri dan menolak praktek korupsi. Kami sangat berharap beliau datang kembali karena itu warga hari ini semangat untuk membenahi jalanan menuju lokasi kegiatan,” tambahnya disela pelaksanaan kerja bakti yang diikuti ratusan warga Kiasari untuk membuka akses jalan ke lokasi pelaksanaan kegiatan Kemah Akbar.

Terpisah, Abraham Samad yang dikonfirmasi terkait undangan untuk menghadiri Kemah Akbar Konservasi dan Demokrasi di Desa Kiasari, menyatakan kesediaan untuk hadir.

“Ini adalah wujud semangat anti korupsi masyarakat desa yang harus dijaga” kata Abraham.

Sekadar diektahui, kegiatan Kemah Akbar Konservasi dan Demokrasi ini merupakan bentuk refleksi dari kejadian bencana longsor dan banjir yang terjadi di wilayah Jabodetabek pada awal bulan Januari lalu. Dimana saat itu hampir semua daerah di Jabodetabek mengalami bencana.

Di daerah hulu sungai seperti Bogor, terjadi longsor dan banjir bandang. Sementara di daerah muara seperti Jakarta, tangerang, Bekasi dan Depok, mengalami musibah banjir.

Meskipun desa-desa lain terdampak parah, namun Desa Kiarasari yang merupakan salah satu desa di daerah hulu sungai tidak terdampak parah

Reporter :

Editor :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI