F8, Magnet Wisatawan Termegah di Sulsel

Kabar Makassar —– Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya mengatakan pariwisata merupakan cara yang paling cepat dan mudah untuk menaikkan devisa dan tenaga kerja.

Hal ini dapat dibuktikan dengan kegiatan besar Makassar International Eight Festival and Forum (F8).

Sejak beberapa hari lalu, kawasan Pelataran City of Makassar Anjungan Losari, Kota Makassar, sebagai pusat lokasi digelarnya Makassar F8, terlihat berbeda. Keramaian dan keriuhan sangat terasa. Hotel-hotel yang ada penuh.

Baca juga :   Deng Ical Melayat Ke Rumah Duka Korban Penikaman OTK di Pongtiku

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Anggiat Sinaga, mengatakan bahwa 38 hotel anggota PHRI Sulsel memang sudah mengantisipasi penyelenggaraan F8. Bahkan, seluruh hotel telah menyiapkan paket menarik yang ditawarkan pada wisatawan.

Hasilnya, jelas Anggiat, promo tersebut diserbu para tamu, baik dari para pengisi acara maupun wisatawan yang sengaja datang ke F8 atau tengah berlibur ke Makassar.

Baca juga :   BPNT Makassar Capai 50 Ribu Orang

“Promo ini sebelumnya sudah disampaikan ke Dinas Pariwisata Makassar,” ujar Anggiat.

Selain promo tersebut, setiap hotel menghadirkan programnya masing-masing sebagai persembahan khusus untuk ajang F8.

Tahun lalu, ajang ini mampu menyedot lebih dari 300 ribu wisatawan dari target awal sebesar 30 ribu. Untuk tahun ini, penyelengaraan menargetkan kunjungan sebanyak satu juta orang.

Selain menjadi atraksi dan destinasi bagi masyarakat serta wisatawan, acara yang akan berlangsung hingga 9 September ini juga disambut baik para penjaja makanan khas lokal di Makassar, Pisang Epe. Deretan gerobak penjual pisang epe memenuhi jalan di sekitar Anjungan Losari, Kota Makassar.(*)

Baca juga :   Kawan Berkabar dari Malta Negara Penuh Sejarah