Elpiji Subsidi Langka, KPPU Desak Awasi Agen

Foto : Imran Arief

KabarMakassar — Sejak beberapa hari terakhir, warga di Kota Makassar Sulawesi Selatan mengeluh kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji tiga kilogram. Sebagian lagi mengaku berhasil mendapatkan namun dengan harga tinggi.

Ditemui usai mengikuti operasi pasar jelang Natal dan Tahun Baru 2018 di Pasar Pabaeng baeng Makassar, Selasa 28 November 2017 Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU Makassar Ramli Simanjuntak ikut mempertanyakan penyebab langkanya gas elpiji tiga kilogram.

Baca juga :   Jelang HUT BPS ke-57, Kepala BPS Sulsel Gelar Coffee Morning

“Gas elpiji tiga kilogram adalah barang distribusi yang diawasi. Seharusnya pasokan Pertamina sudah ada. Tidak ada pengurangan pasokan dan tidak ada kenaikan harga. Tapi kenapa di tingkat pangkalan itu langka. Seharusnya ini yang dicek. Agen itu jual kemana. Pangkalan itu jual kemana,” terang Ramli Simanjuntak.

Ramli bahkan berharap ada tindakan tegas jika ada pangakalan yang nakal.

Baca juga :   Pertamina Jamin Stok Elpiji, Warga Masih Menjerit

“Kalau ada Pangkalan yang nakal cabut ijinnya, Seharusnya itu pentingnya. Siapa berwenang mencabut ijin Pangkalan bukan KPPU. Pasokan diatur kenapa ada kelangkaan. Ini agen jual kemana ini. Ada kenaikan harga akibat kelangkaan,” Lanjut Ramli.

Penulis Baba Duppa