- Perdagangan Besar dan Eceran menyumbang 14,27% dengan pertumbuhan 4,11% dibandingkan tahun lalu.
- industri Pengolahan berkontribusi 12,56% dengan pertumbuhan 5,98% per tahun.
- Konstruksi memiliki distribusi 12,36%, namun dengan pertumbuhan tahunan hanya sebesar 1,03%.
- Informasi dan Komunikasi memberikan kontribusi distribusi 5,29% dengan pertumbuhan 6,47%—tertinggi bersama sektor Transportasi dan Pergudangan.
- Transportasi dan Pergudangan mencatat distribusi 4,77% dan pertumbuhan 6,47% setiap tahun.
Ekonomi Bisnis
Sektor Pertanian Dominasi Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Triwulan II
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Darwisman, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan peningkatan dari 4,82% pada triwulan pertama 2024 menjadi 4,98% di triwulan kedua.
Redaksi
KabarMakassar.com -- Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Darwisman, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan peningkatan dari 4,82% pada triwulan pertama 2024 menjadi 4,98% di triwulan kedua.
Angka ini mendekati rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,05% pada triwulan kedua 2024.
"Sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar dalam perekonomian Sulsel, dengan distribusi mencapai 23,58% dan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 6,77%," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa (29/10).
Lebih lanjut, ia menjelaskan sektor ini mencatat kontribusi tertinggi dalam distribusi ekonomi, memperlihatkan bahwa sektor pertanian masih menjadi pilar utama bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulselbar.
Selain sektor pertanian, sejumlah sektor lain juga berperan penting dalam perekonomian Sulsel, meskipun distribusi dan tingkat pertumbuhannya bervariasi.
Berikut rincian kontribusi beberapa sektor utama:
Pilihan Lain