Langsung ke konten
Ekonomi Bisnis

FIN Expo BIK 2026 di Makassar Dorong Akses dan Literasi Keuangan

FIN Expo BIK 2026 di Makassar mendorong literasi dan inklusi keuangan dengan 28 tenant serta berbagai program akses pembiayaan masyarakat.

Nofisari
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sekaligus Ketua FKIJK Sulselbar, Moch Muchlasin di  FIN Expo 2026 (Dok: Nofi KabarMakassar)
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sekaligus Ketua FKIJK Sulselbar, Moch Muchlasin di FIN Expo 2026 (Dok: Nofi KabarMakassar)

KabarMakassar.com – Financial Expo (FIN Expo) dalam rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 digelar di Atrium Mall Trans Studio Makassar, Sabtu (03/10).

Mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera”, FIN Expo 2026 berlangsung pada 2 hingga 4 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara Ototritas Jasa Keuangan (OJK), Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sekaligus Ketua FKIJK Sulselbar, Moch Muchlasin, mengatakan FIN Expo 2026 merupakan bagian dari upaya mempersempit kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan.

Menurut Muchlasin, sepanjang 2026 hingga triwulan II, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sulawesi Selatan telah melaksanakan 198 kegiatan literasi keuangan dengan jangkauan 2.204.391 peserta.

Kegiatan tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, ASN, kelompok perempuan, nelayan, petani, pelaku UMK, penyandang disabilitas hingga masyarakat pedesaan.  

Selain meningkatkan literasi, sejumlah program juga diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan masyarakat.

Program Hapus Ikatan Rentenir di Sulawesi (PHINISI), misalnya, telah mencapai plafon pembiayaan Rp1,18 triliun dengan 34.084 debitur.

Sementara itu, program pemberdayaan UMKM melalui klasterisasi sejak 2002 hingga 2025 telah membentuk 1.611 dengan 22.275 debitur dan plafon kredit mencapai Rp644,46 miliar.

Di sektor digitalisasi keuangan, jumlah merchant QRIS di Sulawesi Selatan tercatat mencapai 1,5 juta merchant.

Adapun program budaya menabung bagi pelajar melalui KEJAR atau One Student One Account (OSOA) telah mencapai 2.187.810 rekening dengan nominal simpanan Rp412,38 miliar.

Ketua Panitia FIN Expo BIK 2026 yang juga RCEO BRI Regional Office 15 Makassar, Riza Pahlevi, mengatakan FIN Expo 2026 menargetkan 25.000 pengunjung selama pelaksanaan kegiatan.

FIN Expo 2026 diikuti 28 tenant dari industry jasa keuangan. Selain menawarkan produk dan layanan keuangan, tenant tersebut juga menjadi wadah edukasi, konsultasi, serta komunikasi interaktif bagi masyarakat.

Pembukaan FIN Expo BIK 2026 ditandai dengan profesi simbolis peletakan bola takraw di atas topi adat Pasappu.

Prosesi tersebut turut disaksikan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel drg Andi Rachmatika Dewi, jajaran pemimpin BI dan LPS, serta pimpinan perbankan dan Lembaga Jasa Keuangan di Sulawesi Selatan.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua