DPRD Desak Pemkab Bulukumba Siapkan Tempat Karantina untuk Pendatang

Rapat Koordinasi Pemkab Bulukumba

KabarMakassar.com — Lokasi karantina bagi pendatang baru di Kabupaten Bulukumba sebagai langkah pencegahan Covid-19 masih menjadi polemik. Pasalnya, sejumlah lokasi yang diusulkan Pemkab Bulukumba ditolak warga.

Salah satu yang menjadi lokasi karantina yakni gedung Pusat Pelayanan Sosial Bina Karya (PPSBK) Nirannuang, yang berada di Bola Cippe dan telah dikunjungi Bupati Bulukumba beberapa waktu lalu juga terjadi hal serupa.

Terkait hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki mendesak Pemkab untuk segera membangun tempat isolasi baru.

Menurutnya, mencegah warga dari penyakit menular seperti Covid-19 merupakan kewajiban pemerintah, baik pusat ataupun daerah sebagai mana diatur dalam undang undang nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan.

”Ada kewajiban daerah dalam membangunan fasilitas karantina, sebagai upaya pencegahan penyakit yang berbahaya seperti Covid-19,” kata Zulkarnain.

Ia mengatakan bahwa dalam poin-poin undang undang nomor 6 tersebut dinyatakan bahwa penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan harus dilandasi atas pelindungan dan penghormatan pada nilai-nilai kemanusiaan yang beradab dan universal.

”Kekarantinaan kesehatan mampu melindungi seluruh masyarakat dari penyakit dan faktor risiko kesehatan yang berpotensi menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, Zulkarnain mengusulkan Bonto Bahari yang jauh dari pemukiman warga sebagai wilayah karantina. Menurutnya, Bonto Bahari merupakan wilayah dekat dari pelabuhan dan tempat pariwisata Bulukumba yang banyak dikunjungi orang.

”Kalau ada fasilitas bangunannya, sisa bekerjasama dengan pihak terkait untuk kelengkapan fasilitasnya. Parepare tawwa ada, Bulukumba kenapa tidak, yang memang menjadi sentral dan pusat rujukan wilayah selatan, apalagi Bira banyak wisatawan di sana,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Fitriani Lestari

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI