DPP MHKI Minta Kader Edukasi Masyarakat Terkait Covid-19

Pencegahan penyebaran Covid-19 melalui edukasi (Illustrasi/int)

KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) buka suara terkait pencegahan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia yang kini masuk status keadaan darurat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Karena itu, Ketua Umum DPP MHKI, dr. Mahesa Paranadipa Maikel, M. H menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk melakukan physical distencing demi memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Mengedukasi masyarakat untuk menjalankan physical distencing serta menjaga diri agar tetap selalu sehat di tengah wabah ini melalui media massa, media sosial atau media lainnya yang tidak memerlukan kontak dekat,” dr. Mahesa.

Ia mengaku DPP MHKI akan memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) atau bantuan dalam bentuk apapun kepada fasilitas kesehatan berdasarkan kemampuan yang yang dimiliki.

“Kami nantinya juga siap memberikan bantuan berdasarkan kemampuna kami. Sebab APD ini penting bagi para tenaga medis kita sebagai garda terdepan dalam penanganan dan pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Secara organisasi, kata dia, pihaknya akan mengadvokasi kepada pemerintah agar serius dalam memberikan perlindungan kepada petugas kesehatan yang terlibat dalam penanggulangan Covid-19.

“Pemerintah harus cepat tanggap akan hal ini, terutama sekali memberikan perlindungan kepada para tenaga medis. Kami juga minta agar tetap mengedukasi masyarakat agar tetap di rumah,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengadvokasi kepolisian dan pengadilan untuk tidak memproses pengaduan pidana maupun perdata dengan teradu petugas ataupun fasilitas kesehatan.

“Ini penting karena petugas dan fasilitas kesehatan saat ini menjadi garda terdepan. Tidak boleh ada seperti itu,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Redaksi

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI