Disnaker Makassar: THR Wajib Dibayarkan

Kabar Makassar— Pemerintah Kota Makassar memastikan tidak ada toleransi bagi perusahaan yang abai memberikan tunjangan hari raya (THR).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Makassar, Andi Irwan Bangsawan menyatakan setiap perusahaan wajib melunasi THR paling lambat satu pekan sebelum hari raya. Bagi yang tidak memenuhi, akan dikenakan sanksi tegas

“Kita akan awasi. Kalau ada yang tidak menyalurkan, ada prosedurnya. Sanksinya bisa sampai pencabutan izin,” kata Irwan di Makassar. Sabtu, 3 Juni 2017.

Baca juga :   Berita Jelang Mudik Lebaran Dinas PU Benahi Fasilitas Publik

Ia menjelaskan, bahwa kewajiban menyalurkan THR tertuang dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 6 Tahun 2016. THR wajib dibayarkan kepada pekerja setiap menjelang hari raya sebagai pendapatan nonupah. Nilainya setara gaji sebulan bagi pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun.

“Bagi yang di bawah satu tahun masa kerjanya dibagi 12 dan dikalikan upah pokok,” kata Irwan.

Baca juga :   SYL: BPJS Jangan Jalan Sendiri

Memasuki bulan Ramadhan, Disnaker Makassar membuka layanan aduan seputar THR. Bagi pekerja yang tidak mendapatkan haknya, bisa melapor segera, baik dengan menelepon atau datang langsung ke kantor. Layanan juga terbuka bagi warga yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut seputar THR.

“Kami berharap perusahaan patuh, agar THR sudah dibayarkan seminggu sebelum lebaran. Kami terbuka bagi pekerja atau buruh yang ingin memperjuangkan haknya,” pungkasnya.

Baca juga :   Dubes Inggris Tercengang Buka Puasa Bersama 5.000 Anak Panti Asuhan