DJP Sulselbar : Batas Akhir Pengampunan Pajak 31 Desember 2017

Konferensi Pers Dirjen Pajak. Foto : Imran Arief

Kabar Makassar — Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tengah mengadakan konferensi Pers di Kantor Wilayah DJP Sulselbar dan Tengah, Jalan Urip Sumoharjo. Senin, 27 November 2017.

Kepala Direktorat Jenderal Pajak Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tengah menjelaskan Revisi kedua Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 118/PMK.03/2017 tentang Pelaksanaan Program Pengampunan Pajak telah terbit dengan ditetapkannya PMK nomor : 165/PMK. 03/2017.

“Selain mengatur mengenai tidak diperlukannya Surat Keterangan Bebas dan cukup menggunakan Surat Keterangan Pengampunan Pajak untuk memperoleh fasilitas pembebasan PPh atas balik nama aset tanah dan bangunan yang diungkapkan dalam program Amnesti Pajak diumumkan sebelumnya. PMK-165 juga mengatur mengenai prosedur perpajakan bagi Wajib Pajak yang melaporkan aset tersembunyi sebelum aset tersebut ditemukan oleh Direktorat Jenderal Pajak,” Katanya.

Baca juga :   Jokowi Puji Pertumbuhan Ekonomi Sulsel

Prosedur selanjutnya disebut bahwa Pengungkapan Aset secara Sukarela dengan Tarif Final (PAS-Final) ini memberikan kesempatan bagi seluruh wajib pajak yang memiliki harta yang masih belum dilaporkan dalam SPT Tahunan 2015 maupun SPH untuk mengungkapkan sendiri aset tersebut dengan membayar pajak penghasilan dengan tarif diantaranya untuk Orang Pribadi Umum dengan tarif 30% dan Badan Umum dengan tarif 25%.

Baca juga :   Asnawi Bahar jadi Andalan Lini Tengah Timnas U-22

Sedangkan untuk Orang pribadi/ Badan Tertentu (Penghasilan usaha atau pekerja bebas) dengan biaya tarif 12,5%.

Mengingat pengungkapan dilakukan sendiri oleh Wajib Pajak sebelum aset tersebut ditemukan oleh Ditjen Pajak, maka ketentuan sanksi dalam pasal 18 UU Pengampunan Pajak tidak berlaku bagi Wajib Pajak yang memanfaatkan prosedur PAS-Final.

Aset Wajib Pajak yang dapat diungkapkan adalah aset yang diperoleh Wajib Pajak sampai dengan 31 Desember 2017 dan masih dimiliki pada saat tertentu. (*/Mfn)

Baca juga :   Foto: Aksi Kamisan Pertama di Kota Makassar

Penulis : Nur Marwah Yuwa