Dirawat di RSUD Andi Makkasau, 1 Warga Pinrang Positif Covid-19

Covid-19 (illustrasi/INT)

KabarMakassar.com — Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, dr. Ichsan Mustari, Selasa (24/3) sore, mengumumkan adanya tambahan 2 pasien di Sulsel yang dinyatakan positif terjangkit Virus Corona (Covid-19) di Sulsel. Keduanya masing-masing pasien 309 dan pasien 557.

Dengan begitu, secara total jumlah pasien positif Covid-19 di Sulsel hingga hari ini berjumlah sebanyak 4 orang (1 meninggal, 1 isolasi mandiri di rumah, dan 2 dalam perawatan di rumah sakit). Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya sebanyak 149 (113 pemantauan, 36 selesai pemantauan); dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 54 orang (7 sehat, 47 masih dirawat).

Untuk tambahan 2 pasien positif Covid-19, Ichsan menjelaskan, pasien 309 merupakan warga Kota Makassar yang dirawat dan diperiksa swab di Jakarta. Hasilnya dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

“Yang bersangkutan kemudian dirujuk ke Makassar sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Kemenkes. Karena yang bersangkutan ini memang tinggal (warga) Makassar. Sampai di Makassar, dia ke RS Wahidin untuk diperiksa, dan karena keadaaannya sudah tidak ada gejala-gejala lagi, makanya dia diputuskan untuk isolasi mandiri di rumah. Jadi tidak dirawat lagi di Makassar,” kata Ichsan melalui video conference, Selasa (24/3) sore.

Sementara untuk pasien 557, lanjut Ichsan, saat ini yang bersangkutan sementara dirawat di RSUD Andi Makkasau Parepare.

Menurut Ichsan, pasien 557 ini memiliki riwayat baru pulang dari menunaikan ibadah umrah pada tanggal 24 Februari sampai 8 Maret 2020.

Setelah pulang dari umrah, yang bersangkutan mengalami demam dan batuk. Tanggal 16 Maret, pasien tersebut dirawat di RS Fatimah Parepare. Kemudian tanggal 17 Maret dirujuk ke RSUD Andi Makkasau Parepare dengan keluhan batuk demam, dan sakit kepala.

“Tanggal 17 itu dia masuk ke RSUD Andi Makkassau, dan dilakukan pengambilan sampel atau spesimennya. Yang bersangkutan kemudian dinyatakan positif Covid-19 pada tanggal 24 Maret. Pasien 557 ini merupakan warga Pinrang, tetapi dirawat di RSUD Andi Makkasau Parepare,” terang Ichsan.

Ichsan menegaskan, Pemerintah Provinsi Provinsi dan pemerintah kabupaten kota di Sulsel sangat serius melakukann penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 ini.

“Tim kita terus bekerja untuk melakukan pelacakan atau contact tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif. Kita juga terus mengimbau masyarakat untuk melakukan social distancing atau phsyical distancing. Pasalnya, hanya dengan ini kita bisa melakukan pemutusan mata rantai penularannya,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Husni mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi-informasi yang beredar. Pasalnya menurut dia, tak sedikit informasi tidak benar dan menyesatkan yang beredar khususnya di media sosial.

“Yang harus sama-sama kita tekankan dan kita pahami, yang bisa memvonis seseorang itu positif atau tidak hanya hasil lab. Covid-19 ini juga bukan aib. Semua orang bisa terpapar kalau tidak berhati-hati dan menjaga kondisi tubuh dan kebersihan,” ujarnya.

Reporter :

Editor :

Redaksi

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI