News

Diprotes Klub, Putaran Kedua Liga 1 Pakai Wasit Asing

Diprotes Klub, Putaran Kedua Liga 1 Pakai Wasit Asing

Kabar Makassar --- Kerap membuat peserta klub liga 1 protes dengan kinerja wasit yang memimpin pertandingan dilapangan hijau pada putaran pertama di ajang kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator telah mengambil keputusan untuk menggunakan jasa wasit asing mulai putaran kedua nanti.

PSM Makassar sebelumnya memiliki catatan terkait kinerja wasit Liga 1 yang memimpin saat tim asuhan Robert Rene Albert bermain tandang dan hal tersebut berlanjut protes ke PSSI.

Setelah 15 pekan yang sudah bergulir, Liga 1 memang ramai keluhan akan kualitas perangkat pertandingan. PSSI selaku federasi pun rutin melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit bersama LIB.

"Kalau lihat dari jumlahnya itu, kira-kira dari Liga 1 sekitar tujuh sampai delapan orang yang perlu dievaluasi oleh PSSI. Itu termasuk juga dengan asisten wasit," ungkap Berlinton Siahaan selaku direktur utama LIB.

Adanya wasit asing bukan berarti wasit lokal tak akan mendapat panggung di Liga 1 nantinya. Karena, hanya wasit tengah yang akan berasal dari luar negeri. Wasit asing itu akan berasal dari Asia atau Eropa.

Dari sembilan pertandingan setiap pekannya, hanya sekitar 50 persen dari jumlah pertandingan yang digelar tiap pekannya yang akan menggunakan wasit asing. Ada cara untuk menentukan bagaimana pemilihan wasit itu.

Untuk diketahui ada lima wasit Liga 1 dan Liga 2 diistirahatkan oleh PSSI. Kelima wasit berkinerja buruk tersebut hingga kini belum diketahui nama-namanya.

Sekjen PSSI Ratu Tisha menjelaskan jika ada empat wasit Liga 1 dan 1 wasit dari Liga 2 yang dinonaktifkan saat berjalannya Liga 1 dan Liga 2. Selain tak menyebut nama, Tisha juga tak membeberkan hukuman yang diterima oleh para pengadil lapangan ini.

"Dari rapat mingguan ada empat yang kami nonaktifkan di Liga 1 dan Liga 2 ada satu. Saya tidak bisa bilang karena beda-beda juga periode hukumannya dan yang terpanjang ada enam pekan pertandingan," kata Tisha.

Dikabarkan pula jika wasit asing yang menjadi pengadil lapangan hijau Liga 1 sebanyak 50 persen. Dan saat ini pula belum diketahui pasti akan asal para wasit asing tersebut.

PSM Makassar sendiri memiliki catatan buruk saat bermain tandang yang dirugikan oleh wasit, berikut beberapa protes Manajemen dan pelatih PSM terkait kinerja wasit;

1. Saat bertandang di Mitra Kukar, PSM dirugikan karena menit-menit terakhir tuan rumah dihadiah penalti. Alhasil PSM bermain seri dengan Mitra Kukar, klub manajemen PSM layangkan surat protes ke PSSI.

Wasit: Iwan Sukoco

2. PSM layangkan protes ke PSSI saat bertandang melawan PS TNI, protes terkait dari handball salah satu pemain PS TNI di babak pertama yang seharusnya diganjar penalti. Di babak kedua, kiper lawan juga disebut melanggar kapten PSM Hamka Hamzah di kotak terlarang, namun tidak ditanggapi oleh wasit.

Wasit: Handri Kristanto.

3. Kontra Perseru Serui, pemain PSM Makassar, Reinaldo Elias Da Costa nyaris meregang nyawa, dikarenakan wasit tetap menjalankan pertandingan ditengah pemain asal Brazil tersebut kejang-kejang akibat berbenturan dengan lawannya. Aksi pembiaran wasit ini dilaporkan manajemen PSM.

Wasit: Hitaba.

Foto: Int.

Fritz Wongkar

Journalist

Pewarta yang telah mengantongi sertifikat Jurnalis Muda dari Dewan Pers. Aktif menulis sejak 2011.

Redaksi

Related Articles

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close