Dinas PPPA Sulsel Himbau Sekolah agar Lebih Proaktif Terhadap Kasus Bully

gnindonesia.blogspot.com
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kabar Makassar — Menyikapi beberapa kasus bulliying yang terjadi di sekolah, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menghimbau kepada pihak sekolah, khususnya para guru dan pimpinan sekolah agar lebih proaktif dalam melakukan upaya pencegahan.

“Guru sebagai orangtua kedua, sudah seharusnya mempunyai kemampuan pengasuhan yang mampu mendeteksi sejak dini anak-anak yang berpotensi menjadi korban maupun pelaku bulliying,” kata Kepala Dinas PPPA, Murlina. Senin, 24 Juli 2017.

Ia melanjutkan, dimana sekolah sebagai rumah kedua anak-anak sudah seharusnya memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak. Apalagi terkait dengan anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas.

Hal ini sudah waktunya menjadi perhatian serius bagi seluruh civitas akademik termasuk pemerintah pusat dan daerah, mengingat pendidikan merupakan hak dasar seluruh warga negara yang harus dipenuhi oleh warga tanpa terkecuali termasuk bagi anak difabel.

“Para guru sudah seharusnya di upgrade pengetahuan dan keterampilannya terkait pengasuhan anak, sehingga dapat mengenali ciri-ciri anak yang berpotensi menjadi korban maupun pelaku bulliying.

Di sisi lain, orang tua anak khususnya yang berpotensi jadi korban, harus membekali anaknya pengetahuan dan ketrampilan untuk menghadapi para pembully,” jelasnya.

Selain itu ada beberapa hal-hal yang harus dipahami orangtua jika anaknya jadi korban yakni:
1. Jangan mengatakan pada anak untuk tidak menghiraukan bulliying, karena anak akan enggan menceritakan apa yang mereka alami lebih lanjut,
2. Tidak menyalahkan anak yang jadi korban,
3. Jangan dorong anak untuk melakukan pembalasan fisik,
4. Tidak membuat anak menjadi sedih dan malu karena dibully,
5. Jangan menekan anak untuk memberi informasi sebanyak-banyaknya pada satu kesempatan.

Disamping itu Dinas PPPA terus melakukan advokasi dan pembinaan ke kabupaten/kota di Sulsel untuk mewujudkan sekolah ramah anak, Sekolah yang aman dan nyaman untuk anak, Sekolah yg bebas dari tindak kekerasan.

Selain itu, Dinas PPPA juga mendorong hadirnya pusat pembelajaran keluarga, sebagai pusat layanan keluarga, untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam pengasuhan anak.

Kepedulian terhadap sesama juga menjadi kunci penting untuk mencegah terjadinya bully. Karena anak jadi korban bully di lingkungan yang kepedulian sesamanya rendah. Tidak peduli ada teman yg dibully, bersikap masa bodoh, pura2 tidak tau, cuek, sehingga tidak memberikan dukungan dan pertolongan terhadap anak korban bully.

Foto: Int.

[divider sc_id=”sc342291251104″]divider-3[/divider]

[team layout=”4″ staff=”1694″ sc_id=”sc670139453007″]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.