Diduga Sering Diledek, Pria di Selayar Menebas 6 Warga

Ilustrasi. (Dok: pixabay)

KabarMakassar.com — Sebanyak Enam warga dari, di Desa Nyiur Indah, Kecamatan Takabonerate, Kepulauan Selayar, menjadi korban pemarangan Ismail alias Sumaile, terduga pelaku (65), telah melakukan pemarangan, di Dusun Bonto Bakka, Desa Nyiur Indah, Selayar, Sulsel Kamis (23/1), sekitar pukul 05.00 Wita.

Mereka yang jadi korban dalam kejadian itu, berasal dari dua Dusun, masing-masing, 4 warga Dusun Bonto Bakka, diantaranya, Darniati (37), Gante, (38), Bongko Etang (60) dan Habia (51). Selain itu, dua juga warga asal Dusun Bonto Kidi bernama, Nur Mina (57) dan Mulu (59).

Sebelum kejadian pemarangan, korban, Darniati lagi membelah kelapa dihalaman depan rumahnya, tiba tiba datang terduga pelaku Ismail alias Sumaile, langsung mengayungkan parang kearah korban, sehingga terluka di bagian kepala dan payudara bagian kiri.

Bukan hanya Darniati, jadi korban, orang tuanya pun Mulu, juga jadi korban pemarangan terduga pelaku Ismail, setelah keluar dari rumah, mengakibatkan luka di lengan kiri kanan serta bagian dada dan paha.

Korban lainnya, Gante, yang mendengar keributan, lalu bergegas keluar rumah untuk melihat keadaan namun pelaku langsung menghadang korban dan mengayungkan parangnya kearah Gante, dia menangkis parang dengan tangan kirinya, jari – jari dan muka korban terluka kena sabetan parang hingga terjatuh.

Ismail alias Sumaile, terduga pelaku (65),

Lain hal Habia ia mengalami luka bagian punggung, serta Bongko Etang yang sementara duduk di bale–bale (tempat duduk) depan rumahnya, ia pun jadi korban.

Kapolsek Taka Bonerate, Iptu. Agus Junihardi, bersama personil Polsek serta anggota BKO Polres Kepulauan Selayar, langsung mendatangi TKP dan berhasil menangkap dan mengamankan pelaku ke Polsek Taka Bonerate.

Saat terduga pelaku ditangkap, petugas menyita barang bukti sebilah parang.

Sementara Korban di bawa ke Puskesmas untuk penanganan medis.

Kapolsek Takabonerate, Iptu. Agus Junihardi mengatakan bahwa. “Motif kejadian sementara masih dalam penyelidikan. Disebut bahwa pelaku kerap diejek warga.”ungkapnya.

Reporter :

Editor :

Redaksi

Prisatno Panji Latief

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI