Dianggap Serampangan Keluarkan Kebijakan, Gubernur Tegur Pj Walikota

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. (IST)

KabarMakassar.com — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menegur dan mengingatkan Penjabat (Pj) Walikota Makassar Yusran Yusuf, agar tak serampangan dalam mengeluarkan kebijakan di tengah masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Menurut Nurdin, kebijakan Yusran yang membolehkan digelarnya resepsi pernikahan di tengah gencarnya Pemprov Sulsel mengkampanyekan dan meminta warga untuk beraktifitas di rumah saja, sangat berisiko dan justru akan merugikan masyarakat.

“Kita sedang gencarnya meminta masyarakat untuk tetap di rumah saja, justru Pj Walikota membolehkan masyarakat berkumpul di luar dengan membolehkan pelaksanaan resepsi pernikahan. Keputusan ini terlalu dini dan tidak mempertimbangkan dampaknya,” kata Nurdin, Selasa (26/5).

Seharusnya, kata dia, Pj Walikota berkordinasi dengan Pemprov Sulsel dalam setiap keputusannya. Apalagi, untuk hal-hal menyangkut keselamatan banyak orang.

Nurdin menyebut, membolehkan atau membuka ruang resepsi pernikahan sama saja memberi ruang penyebaran Covid-19. Untuk itu, ia meminta Pj Walikota tidak mengeluarkan kebijakan yang bisa membuat masyarakat kebingungan.

“Fokus kita saat ini bagaimana terus menekan penyebaran Covid-19 tidak semakin banyak. Harusnya kita menghargai apa yang sudah jalan sebelumnya, bagaimana pejabat sebelumnya getol melakukan itu,” sesalnya.

“Harusnya juga kita menghargai pengorbanan para tim medis yang sudah bekerja keras, mereka rela meninggalkan keluarga demi mencegah dan menyelamatkan pasien covid-19,” pungkasnya. (*)

Reporter :

Editor :

Redaksi

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI