Demo Tolak RUU Omnibus Law, Mahasiswa di Makassar Tutup Jalan

Aksi unjuk rasa yang digelar ratusan mahasiswa di depan Kampus UMI Makassar, hingga menutup separuh Jalan Urip Sumiharjo, Jumat (13/3) sore. (Foto: KabarMakassar/Abdul)

KabarMakassar.com — Ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Makassar melakukan aksi unjuk rasa di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar hingga menutup separuh Jalan Urip Sumiharjo, Jumat (13/3) sore.

Akibat aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan mahasiswa sebagai bentuk penolakan terhadap Rancangan Undang Undang (UU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) tersebut, kemacetan arus kendaraan di Jalan Urip Sumoharjo pun tak terhindarkan.

Kondisi kemacetan di lokasi tersebut bertambah parah ketika para demonstran menyandra truk kontainer untuk dijadikan sarana atau panggung orasi.

“Tolak Omnibus Law yang tidak pro terhadap rakyat,” kata salah mahasiswa yang menyampaikan orasi di atas truk kontainer.

Menurutnya, jika disahkan, UU Omnibus Law akan sangat berdampak terhadap seluruh rakyat Indonesia utamanya kepada kaum buruh.

“Ini adalah peraturan yang dibuat tidak pro terhadap rakyat. Dalam rancangan RUU tersebut memangkas hak buruh, Melegitimasi sumber daya alam. Monopoli tanah rakyat, komersial pendidikan serta lepasnya tanggung jawab negara terhadap kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Hingga sore ini, aksi unjuk rasa masih terus berlanjut. Ratusan personel kepolisian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan.

Reporter :

Editor :

Abdul Kadir

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI