Dari King Maker Menjadi Ketua DPRD

Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo

KabarMakassar — Pelantikan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Jumat (18/10) tahun lalu merupakan hari bersejarah tersendiri bagi Rudianto Lallo. Sebab pada hari itu, politisi NasDem itu dilantik menjadi Ketua DPRD Makassar periode 2019-2024.

Bahkan, RL begitu biasa orang sering memanggilnya dinobatkan sebagai Ketua DPRD termuda se-Indonesia yakni pada usia 36 tahun. Hal ini menjadi prasasti tersendiri dari orang yang lahir dan besar dari seorang Ibu yang berprofesi sebagai guru mengaji bukan dari keluarga pejabat.

Oleh karena itu, apa yang dicapainya dalam perjalanan karir politiknya hari ini tidak lepas dari pengalamannya selama menjadi aktivis di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas). “Saya masuk organisasi di kampus itu pada semester tiga dan itu membuka awal pertemanan dan jaringan,” kata RL dalam acara Upi Show.

Ia mengaku dari networking itulah dirinya kemudian dipercaya menjadi Koordinator Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI). Menurutnya, jabatan itu yang membuatnya dapat banyak mengenal dunia luar seperti Istana Presiden, Wakil Presiden, dan kantor Kementerian.

“Sejak mahasiswa saya sudah banyak mengenal pejabat, sudah bisa tembus ruangan-ruangan menteri. Dan itu biasa saja bagi kita ini yang aktif di parlemen jalanan,” jelasnya.

Akibatnya, kata dia, dirinya telat menyelesaikan studi di kampus karena terlalu asik dengan dunia aktivis dan lebih banyak bergaul di luar kelas. “Saya menyelesaikan studi itu selama tujuh tahun, bukan karena tidak bisa menyelesaikan kuliah tapi lebih asik bertemu dengan professor di luar kelas,” katanya.

Pasca menyelesaikan pendidikandi Unhas, RL mengatakan dirinya merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai pengacara selama lima tahun. Ia kemudian bertemu dengan politisi NasDem lain yakni Akbar Faisal yang kemudian didapuk sebagai Kepala Biro Hukum NasDem Sulsel.

“Sebelumnya saya tidak pernah terkontaminasi dengan partai politik tapi kemudian lahir Partai NasDem dengan mengusung tagline restorasi, masuklah saya disitu. Awalnya saya hanya iseng-iseng saja karena mau menguji diri sendiri. Apalagi dulu saya ini king maker di kampus,” terangnya.

Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, RL mengatakan dirinya masih memiliki modal yang pas-pasan. Bahkan, berangkat ke Makassar pada satu bulan sebelum pencoblosan. “Ke Makassar itu Maret dan pemilihan April, tapi alhamdulillah terpilih,” ucapnya.

Ia menilai modal utamanya dalam bertarung pada Pileg 2014 hanyalah semangat, optimisme, dan keyakinan bahwa mimpi itu pasti bisa diraih. “Yakinlah bahwa mimpi itu bisa kita dapat dan itu yang saya percayai,” pungkasnya.

Video wawancara eksklusif dalam acara Upi Show bersama Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, dapat di saksikan pada link berikut: https://bit.ly/3cdQDHw

Reporter :

Editor :

Redaksi

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI