Danny: Panwaslu, Kenapa Cuma Kami Diserang. Ada apa?

KabarMakassar.com — Keterlibatan Danny Pomanto sebagai calon petahana di Pemilihan Walikota Makasar 2018 mengundang beragam polemik.

Salah satunya ditemukannya enam Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Makassar yang dituding terlibat dalam politik praktis yang dianggap mendukung pasangan Danny-Indira

Hal tersebut disampaikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Makassar dalam rilisnya beberapa waktu lalu yang menyebutkan keenam ASN Pemkot Makassar terbukti terlibat politik praktis.

Baca juga :   Dikabarkan Longsor, Akses Jalan ke Masanda Mulai Normal

Keputusan Panwaslu menetapkan keenam ASN itu diduga membuat kandidat Petahana Danny Pomanto merasa ditekan lantaran hanya pihaknya yang menuai kecaman dari Panwaslu.

Banyak ASN lain, keluhnya yang terang-terangan melakukan kegiatan politik lainnya namun tidak diantisipasi Panwaslu

“Saya harap panwas harus netral. Banyak sekali ASN yang dukung sebelah, kenapa cuma kita yang diserang, ada apa? Jangan sampai ada indikasi lain! Jangan ASN seolah-olah seperti najis langsung tangkap. Panwas harus adil,” kesalnya.

Baca juga :   Pejabat Pemkot Ini Bantah Terlibat Politik Praktis

Selain itu, dia juga tidak menampik Panwaslu jangan asal tebang pilih sebab sebelumnya dirinya telah menganjurkan agar ASN tidak berkeliaran saat jam kantor dan meminta ASN lebih bijak menggunakan hak politiknya.

Penulis Sriwaty Ilyas