Dana Tanggap Darurat Rp 16 M dari Gubernur Sulsel, Cair Hari Ini

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah.

Kabarmakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah yang sebelumnya menyambangi lokasi banjir pada hari Sabtu lalu di kabupaten Bantaeng berjanji akan menyerahkan dana tanggap darurat senilai Rp 16 miliar di kantor BPBD Bantaeng, hari ini sudah cair, Senin (15/6).

Adapun dana bantuan bencana tersebut diperuntukkan rekonstruksi akibat dampak banjir, masing-masing untuk tanggap darurat sebesar Rp1 miliar dan dana rekonstruksi Rp15 miliar.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, kejadian bencana  ini membuat penyaluran dana tanggap darurat tersebut juga digelontorkan dan masyarakat juga berharap banyak terhadap peran pemerintah.

“Saya kira banyak saudara-saudara kita butuh kepastian pemerintah. Bahwa bencana ini ada maka pemerintah harus hadir,” kata Nurdin Abdullah.

Selain itu, mantan Bupati Bantaeng dua periode itu mengaku daerah yang pernah dipimpinannya itu merupakan wilayah yang rawan banjir, karena berada pada wilayah pegunungan, dataran rendah dan juga laut.

“Saya juga jujur selama 10 tahun (menjadi bupati di Bantaeng) kalau sudah hujan kita sudah gelisah semua,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi Sulawesi, Junaedi Bakri saat di konfirmasi kabar Makassar.com mengatakan bahwasanya dana tanggap darurat untuk Bantaeng akan cair hari ini.

“Iya dana tanggap darurat dari gubernur untuk kabupaten Bantaeng ini sementara kami proses hari ini dan akan kami salurkan juga hari ini ke kantor BPBD kabupaten Bantaeng” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, banjir yang melanda kabupaten Bantaeng itu akibat luapan Sungai Calendu yang tidak mampu menampung debit air akibat tingginya curah hujan sejak Jumat (12/6) sore hingga Sabtu subuh (13/6) kemarin. Cekdam Balang Sikuyu penahan air pun jebol di sisi kanan.

Adapun banjir tersebut mengakibatkan satu korban jiwa yang berada di Kampung Beru, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu kabupaten Bantaeng.

Reporter :

Editor :

Muh Alim

Fritz V Wongkar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI