Dana Bukan Lagi Halangan Mahasiswa Menjadi Pengusaha

Bekraf Enterfreneur [Foto: Indrawan]
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kabar Makassar– Banyak yang bilang bahwa menjadi seorang pengusaha itu sulit, ditambah lagi dengan biaya yang harus disiapkan ketika ingin memulai bisnis atau usaha. Namun hal ini dibantah dengan hadirnya bincang ekrafpreneur yang diikuti oleh 200 orang peserta program mahasiswa wirausaha (PMW) dan matakuliah kewirausahaan dari berbagai disilin ilmu di Unhas.

Kegiatan yang dilaksanakan Senin, 9 oktober 2017 di gedung IPTEKS, Unhas dengan menghadirkan berbagai narasumber diantaranya Deputi Akses Permodalan Fadjar Hutomo, Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Palubuhu M.A., Division Head-Funding & Transactional Banking, BNI Syariah Rima Dwi Permatasari, Owner Kebab Turki Baba Rafi Nilam Sari, CEO Kuasa Grahadea Kusuf, Filmmaker Andi Syahwal Mattuju dan Owner Indah Mutiara Lombok Indah Purwanti Ningsih. Acara bincang ini menekankan pada subsektor film, aplikasi dan kuliner.

Direktur akses perbankan bekraf restog K Kusuma mengatakan Dari sisi permodalan kegiatan ini merupakan fasilitasi kepada masayarakat khususnya bagi mahasiswa untuk dipertemukan dengan para investor. “Mahasiswa memiliki ide bisinis namun terkendala dengan biaya, olehnya itu kegiatan bincang hari ini menjadi salah satu cara agar mahasiswa mampu mewujudkan idenya dengan dipertemukan dengan para investor” kata restog.

Lanjut, restog mengatakan Kampus punya potensi yang besar salah satunya adalah melalui para alumni-alumni. Peluang ini bisa dimaksimalkan melalui pembentukan inkubator dimana para alumni bisa menjadi investor maupun menjadi mentor-mentor bagi mahasiswa yang ingin memulai usaha.

Ketua unit pengembangan kewirausahaan bisnis unhas, mardiana E Fachry, motivasi mahasiswa sudah bagus, yang perlu dilakukan adalah memberikan pelatihan-pelatihan sehingga mereka bisa lebih kreatif dan solusinya yang pertama dosen harus memiliki kepekaan kepada mahasiswa khususnya di bidang kewirausahaan. Di unhas sendiri ada pertemuan rutin setiap minggu mengadakan unhas market. Unhas market itu semua produk-produk dari mahasiswa dipamerkan secara bergiliran setiap minggu di area kampus unhas. Ada sate jamur, kripik pedas, jodo dan masih banyak lagi produk laiinya.

Mardiana menambahkan, masalah dana kini kita tidak terlalu repot lagi karena ada banyak program yang ditawarkan Ristekdikti, salah satunya melalui program mahasiswa wirausahah (PMW) dimana mahasiswa diberikan kesempatan mengembangkan usahanya dengan didanai uang hingga 20 juta. Selain itu juga ada program Calon pengusaha pemula berbasis teknologi (CPPBT) dan bisa dilanjutkan ke pengusaha pemula berbasis teknologi (PPBT)yang berbasis industri.

Acara hari ini sangat luar biasa dan aku bangga banget dengan hadirnya bincang ekrafpreneur yang membuka wawasan mahasiswa untuk lebih termotivasi lagi dalam dunia bisnis khususnya untuk ekonomi kreatif yang telah melekat di kehidupan masyarakat khususnya di dunia kampus. Tutup mardiana yang juga selaku panitia.

Penulis: Indrawan

[divider sc_id=”sc230520250790″]divider-3[/divider]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.