Cucu Pingsan, Nenek Ini Gagal Jabat Tangan JK

Kabar Makassar — Sejak pukul 05.30 Wita ribuan warga Makassar Sulawesi Selatan, mengantri untuk bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK dalam kegiatan open House di kediaman JK, Jalan Haji Bau Makassar, Selasa 27 Juni 2017.

[title type=”h6″ font_size=”14″ letter_spacing=”” font_weight=”300″ align=”left” font_family=”” title_type=”default” line_height=”1.35″ color=”” text_transform=”0″ sc_id=”sc850115578637″]Seorang nenek menerima uang sebesar Rp50 ribu dari panitia Halal Bihalal Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Haji Bau Makassar, Selasa (27/6/2017). Foto : Baba Duppa[/title]

Masyarakat baru di ijinkan masuk menemui JK sekitar pukul 08.0 Wita setelah mengikuti pemeriksaan. Meski sudah lebih dari satu jam, namun tidak sedikit warga yang kecewa karena tidak bisa bertemu dan berjabat tangan dengan JK.

Baca juga :   1.400 Pedagang Menolak Pindah ke New Makassar Mal

Salah satu warga yang tidak berhasil bertemu dengan JK yakni Daeng Asi usia 59 tahun. Meski Warga Jalan Monginsidi Baru Makassar ini sudah mengantri sejak pukul 07.30 Wita. Dia harus bersabar karena keinginannya bertemu orang nomor dua republik ini tidak kesampaian. Akibat cucunya yang berumur 8 tahun pingsan.

“Setengah delapan, saya datang empat orang kah. Saya datang mau ketemu JK. Cucuku pingsan jadi keluar dari antrian, sekarang saya mau langsung pulang karena sudah nda bisa masuk. Alhamdulillah saya juga sudah dapat (uang), ada tadi yang kasih saya,” Kata Daeng Asi dengan dialek Makassarnya.

Baca juga :   Pejabat Dinas Perdagangan Sulsel Terjaring OTT

Daeng Asi berencana tahun depan akan datang lebih awal lagi agar bisa bertemu JK. “Semoga ada tahun depan, dan bisa ketemu bapak Jusuf Kalla,” Lanjut Daeng Asi.

[title type=”h6″ font_size=”14″ letter_spacing=”” font_weight=”300″ align=”left” font_family=”Arial” title_type=”default” line_height=”1.35″ color=”” text_transform=”0″ sc_id=”sc1251381126430″]Antrian panjang warga di kediaman pribadi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Haji Bau Makassar, Selasa (27/6/2017). Foto : Baba Duppa[/title]

Meski antrian sudah ditutup sekitar pukul 10.30 Wita, namun masih banyak masyarakat yang datang. Bahkan sempat terjadi tarik dan dorong di bagian antrian. Selain itu, sejumlah masyarakat sempat kehilangan anggota kerluarga.

Baca juga :   Foto : Press Conference KMAK Terkait Pemeriksaan Danny

Untuk penertiban, petugas pengamanan sudah menyiapkan 3 jalur khusus bagi masyarakat yakni pria dewasa, lansia, wanita dan anak-anak. Namun karena banyaknya warga yang datang membuat petugas kewalahan melakukan penertiban.

Selain berjabat tangan dengan JK, warga juga mendapatkan sedekah berupa uang 100 ribu rupiah bagi orang dewasa dan 50 ribu rupiah bagi anak-anak. (*/nck)

[divider sc_id=”sc666118221194″]divider-3[/divider]

[team layout=”2″ staff=”487″ sc_id=”sc1141848075803″]