Corak Toraja Hotel Four Point Dipersoalkan, PHRI Sulsel Bantu Buat Klarifikasi

Ketua BPD PErhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat SInaga. (ist)

KabarMakassar.com — Terkait anggapan Budayawan Toraja yang mempersoalkan unsur simbol lokal yang menjadi interior salah satu hotel di Makassar. Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga akhirnya angkat bicara. 

Tokoh industri pariwisata Sulsel ini menilai sampai saat ini belum ada standarisasi mengenai aturan desain interior hotel yang memakai simbol kearifan lokal. “Hingga saat ini belum ada yang atur bozz” kata Anggiat saat di konfirmasi KabarMakassar.com Kamis, 11 Januari 2018.

Dia menegaskan belum ada batasan hotel-hotel menggunakan desain interior dengan simbol-simbol kearifan lokal seperti ukiran Toraja dan sebagainya. “Itu boleh dan sah-sah saja bozz karena seni tidak ada batasnya,” jelas Anggiat.

Salah satu hotel berbintang di Makassar sebelumnya dikritik pelaku budaya dan masyarakat adat Toraja karena menggunakan ukiran lokal Toraja dijadikan motif sebagai interior di lantai Hotel Four Point Makassar.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pemerhati Budaya Toraja, Belo Tarran yang menilai simbol yang mirip ukiran Pa’barana tersebut berada dilantai dasar hotel tersebut.

Belo Tarran mengatakan ukiran toraja tidak etis jika dijadikan lantai dasar di hotel tersebut. Pasalnya ukiran Pa’barana tersebut memiliki makna sakral bagi orang Toraja.

“Semua ukiran Toraja sebagai simbol dari Tallu Lolona (Lolo tau-lolo tananan-lolo patuan) semuanya itu terikat dalam satu dalam Tongkonan. Jadi kurang etis jika ukiran toraja dijadikan karpet dan diinjak para pengunjung hotel tersebut,” kata Belo.

Diketahui jika ukiran Pa’barana berasal dari kata Barana’ atau dengan kata lain pohon beringin. Makna ukiran Pa’barana agar keturunan dapat memperoleh rejeki dan berkembang seperti halnya pohon beringin yang selalu tumbuh dengan lebatnya dan juga diharapkan nantinya muncul keturunan yang bisa menjadi pemimpin dan melindungi rakyat. (*)

Penulis Wawan Indrawan 

Baca juga :   Cari Enterpreneur Muda, KSP Sambangi Media Lokal Makassar