Antisipasi Mudik, Presiden Instruksikan Jajarannya Siapkan Skenario Komprehensif

KabarMakassar.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan skenario-skenario yang komprehensif dalam rangka mengantisipasi arus mudik tahun ini.

“Jangan sepotong-sepotong atau satu aspek saja atau sifatnya sektoral atau kepentingan daerah saja, tetapi dilihat secara utuh. Baik itu dari hulu, di tengah dan di hilir,” kata Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas (Ratas) lanjutan dari Istana Kepresidenan Bogor melalui video conference, membahas antisipasi mudik, Kamis (2/4), seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Jokowi mengingatkan seluruh jajarannya bahwa pemerintah telah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai rujukan bersama.

“Perlu saya tegaskan lagi, bahwa mulai dari presiden, menteri, gubernur, bupati, wali kota, sampai ke kepala desa, harus satu visi yang sama, satu strategi yang sama, satu cara yang sama dalam menyelesaikan persoalan yang kita hadapi sekarang ini,” ujarnya.

Menurut Jokowi, rujukan maupun prosedurnya sebenarnya sudah sangat jelas. Namun, ia juga meminta Menteri Kesehatan untuk segera mengatur lebih rinci dalam peraturan menteri, apa-apa saja kriteria daerah yang bisa diterapkan PSBB, termasuk langkah yang bisa dilakukan oleh daerah.

“Saya minta dalam waktu maksimal 2 hari peraturan menteri itu sudah selesai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengatakan, dalam rangka atau upaya menenangkan masyarakat, ada kemungkinan alternatif mengganti Hari Libur Nasional di lain hari untuk Hari Raya, termasuk menggratiskan tempat-tempat wisata yang dimiliki oleh daerah.

“Ini (mengganti hari libur nasional di lain hari untuk hari raya), mungkin bisa dibicarakan. Kemudian yang kedua, memberikan fasilitas arus mudik bagi masyarakat pada hari pengganti tersebut,” ujarnya.

“Saya kira kalau skenario-skenario tersebut dilakukan, kita bisa memberikan sedikit ketenangan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tunggu Arahan Gubernur jadi Alasan Pemkab Pinrang Belum Liburkan Sekolah

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Pinrang belum memutuskan untuk meliburkan aktifitas proses belajar mengajar di seluruh sekolah mulai tingkat TK/RA, SD/MI dan SMP/MTs yang ada di wilayahnya, seperti yang beberapa daerah lainnya di Sulsel sudah lakukan sebagai langkah antisipasi dan pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19).

“Belum ada libur (sekolah) ini, dan akan ditindak lanjuti. Belum ada arahan langsung dari gubernur. Kita menunggu, apakah diliburkan, sementara ada ujian SMK/SMA sederajat. Untuk SD, SMP mungkin satu dua hari kita lihat dulu regulasinya,” kata Sekda Kabupaten Pinrang, Andi Budaya, Senin (16/3).

Meski begitu, lanjut Andi Budaya, sesuai imbauan Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid, untuk menghindari penyebaran Covid-19, absensi elektronik (fingerprint) untuk ASN di lingkup Pemkab Pinrang untuk sementara ditiadakan.

Bupati Pinrang, kata dia, juga melarang para ASN meninggalkan Pinrang atau berkunjung ke daerah-daerah yang terpapar Covid-19.

“Untuk menghindari Covid-19. Untuk ASN ditiadakan absen elektronik (fingerprint). Sementara digantikan dengan absen manual,” ungkapnya.

“Tadi apel pagi dipimpin kadis kesehatan sudah disampaikan ke ASN, agar menghindari kerumunan orang banyak, tidak tinggalkan Pinrang sesuai intruksi Pak Bupati. Termasuk tidak bersalaman atau kontak fisik sesuai aturan WHO, dan jika dirasakan ada gejala, disarankan untuk periksa di Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Sekadar diketahui, pemerintah pusat telah menetapkan wabah Covid-19 sebagai bencana nassional nonalam sejak 14 Maret kemarin. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Ahad (15/3) kemarin juga telah meminta kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk terus memonitor kondisi dan berkonsultasi dengan pakar medis dalam menelaah situasi di daerahnya masing-masing.

Selain itu, Jokowi juga meminta seluruh kepala daerah di Indonesia untuk terus berkonsultansi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menentukan status daerahnya masing-masing apakah masuk kategori siaga darurat ataukah tanggap darurat bencana non-alam.

Berdasarkan status kedaruratan daerah tersebut, jajaran pemerintah daerah dibantu TNI dan Polri serta dukungan dari pemerintah pusat selanjutnya diminta untuk melakukan langkah yang efektif dan efisien dalam menangani penyebaran serta dampak Covid-19. Mulai dari membuat kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa; membuat kebijakan tentang sebagian ASN bisa bekerja di rumah dengan menggunakan interaksi on-line dengan tetap mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong menolong dan bersatu padu, gotong royong. Kita ingin ini menjadi sebuah gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 ini bisa tertangani dengan maksimal,” kata Jokowi di Istana Bogor.

Jokowi juga meiminta kepala daerah untuk menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta banyak orang, dan meningkatkan pelayanan penge-test-an infeksi Covid-19 serta pengobatan secara maksimal, dengan memanfaatkan kemampuan Rumah Sakit daerah dan bekerja sama dengan Rumah Sakit swasta serta lembaga riset dan pendidikan tinggi yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan.

“Saya sudah perintahkan untuk memberikan dukungan anggaran yang memadai untuk digunakan secara efektif dan efisien,” ujarnya.

Jokowi menjelaskan, instruksi untuk memberikan dukungan anggara tersebut merujuk pada UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang memungkinkan pemerintah dan pemerintah daerah untuk memprioritaskan dan menggunakan anggaran secara cepat.

Selain itu, kata dia, Menteri Keuangan juga sudah mengeluarkan peraturan dan pedoman untuk penyediaan anggaran yang diperlukan oleh seluruh Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah serta gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

“Peraturan ini memberikan landasan hukum agar pihak yang relevan dapat menggunakan anggarannya dan mengajukan kebutuhan anggaran tambahan untuk menangani tantangan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Serahkan Rekomendasi, NH: Jangan Lain di Mulut Lain di Hati

KabarMakassar.com — Partai Golkar secara resmi mengumumkan usungan di 10 daerah dari total 12 kabupaten/kota di Sulsel yang akan menggelar Pilkada serentak tahun ini.

Tak hanya mengumumkan, surat rekomendasi usungan juga diserahkan secara langsung oleh Ketua DPP Golkar, Airlangga Hartanto, didampingi Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid, di acara Tasyakuran dan Deklarasi Pilkada 2020 di Celebes Convention Center (CCC), Makassar, Ahad (8/3).

10 bakal calon yang menerima surat rekomendasi dari Partai Golkar itu yakni: Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (Makassar); Andi Hamzah Pangki (Bulukumba); Yohannis Bassang atau Ombas (Toraja Utara); Indah Putri Indriani (Luwu Utara); Andi Kaswadi Razak (Soppeng); Thoriq Husler (Luwu Timur); Muh Basri Ali (Selayar); Malkan Amin (Barru); Andi Ilham Zainuddin (Pangkep); dan Tajerimin (Maros).

Sementara untuk dua kabupaten lainnya di Sulsel yang juga akan menggelar Pilkada serentak tahun ini, yakni Gowa dan Tana Toraja, tidak (belum) diumumkan dalam penyerahan rekomendasi tersebut.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid menginstruksikan kepada calon kepala daerah yang sudah diberikan rekomendasi agar benar-benar mempersiapkan diri untuk bertarung di Pilkada serentak 2020.

“Kalian sudah berjanji untuk memenangkan Golkar, jangan lain di mulut lain di hati,” tegasnya.

Sementara, bakal calon Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, rekomendasi usungan dari Partai Golkar ini tak akan disia-siakannya.

Meski begitu, ia pun berharap dukungan seluruh organ Partai Golkar untuk memenangkan Pilwali Makassar 2020.

“Insya allah dengan adanya rekomendasi ini, kita akan membawa kemenangan untuk Golkar di Pilkada serentak 2020,” ucap Danny.

Balapan Formula E di Roma Ditunda, Ini Penyebabnya?

KabarMakassar.com — Balapan Formula E batal digelar di Kota Roma, Italia yang akan digelr pada 4 April 2020 mendatang. Penyebabnya tak lain karena wabah virus corona. Sebelumnya tak hanya balapan mobil listrik saja, sejumlah laga sepakbola di negara pizza tersebut juga ditunda.

Bahkan kini otoritas Italia memerintahkan jika semua ajang olahraga ditunda lebih dulu, karena merebaknya wabah virus corona.

“Sebagai konsekuensi dari darurat kesehatan yang terjadi di Italia…tak akan lagi memungkinkan menggelar E-Prix Roma pada 4 April,” demikianya pernyataan pihak Formula E dilansir Suara.com jaringan KabarMakassar.com dari laman resmi mereka, Sabtu (7/3).

Penyelenggara akan membuat penilaian tentang kemungkinan menggelar balapan tersebut ketika larangan dicabut.

Dikabarkan jika seri balapan Formula E, nantinya bakal digelar di Paris, Prancis pada 18 April mendatang.

Cuci Tangan Penting Untuk Cegah Virus Corona

KabarMakassar.com — Mencegah virus corona tidak hanya bermodal masker saja, namun hidup dengan pola yang sehat serta yang terpenting adalah sesering mungkin mencuci tangan anda, untuk menghindari virus mematikan tersebut.

Cuci tangan menggunakan sabun paling ampuh dan terbaik untuk menghentikan penyebaran kuman, dibandingkan hanya memakai air saja. Kebiasaan sederhana ini terbukti berperan penting dalam membantu mencegah penyebaran kuman dan menurunkan jumlah anak yang sakit di seluruh dunia.

Bahkan beberapa pakar kesehatan telah mengimbau masyarakat untuk melakukan pencegahan penularan virus corona Covid-19 dengan mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 hingga 30 detik.

KabarMakassar.com memberikan beberapa tips untuk memudahkan anda mencuci tangan dngan benar hingga benar-benar bersih dari kuman,

  • Buka keran air dan basahi kedua tangan Anda.
  • Gunakan sabun secukupnya dan oleskan ke kedua tangan Anda hingga menutupi seluruh permukaan tangan.
  • Gosokkan kedua telapak tangan Anda secara bergantian.
  • Jangan lupa untuk menggosok area di antara jari-jari tangan dan juga punggung tangan Anda hingga bersih.
  • Bersihkan pula ujung jari Anda secara bergantian dengan mengatupkannya.
  • Bersihkan kedua ibu jari tangan secara bergantian dengan menggenggam dan memutar ibu jari secara bergantian.
  • Lalu, letakkan ujung jari-jari Anda ke telapak tangan, kemudian gosok perlahan. Lakukan secara bergantian dengan tangan lainnya.
  • Setelah itu, bilas kedua tangan dengan air yang mengalir.
  • Segera keringkan kedua tangan Anda menggunakan handuk atau tisu kering yang bersih.
  • Gunakan handuk atau tisu tersebut untuk menutup keran air. Dan selesailah langkah mudah mencuci tangan dengan sabun yang bisa Anda lakukan di mana pun.

Tertarik Dirikan Radio, Diskominfo-SP Buton Utara Sambangi Rewako FM

KabarMakassar.com — Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, melakukan kunjungan ke Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Rewako FM yang terletak di Jalan Andi Mallombassang, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Jumat (6/3).

Rombongan Diskominfo-SP Buton Utara diterima langsung oleh Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfo-SP Kabupaten Gowa yang juga Direktur Utama Radio Rewako FM, Widiah Restuti besama sejumlah crew di Studio Rewako FM.

Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik Diskominfo-SP Kabupaten Buton Utara, Rajab mengatakan, kedatangannya bersama rombongan mengunjungi radio Rewako FM untuk memperoleh informasi pendirian radio sebab Pemkab Buton Utara berencana akan mendirikan radio.

“Ini penting untuk penyampaian informasi-informasi pembangunan daerah yang harus sampai ke lapisan masyarakat paling bawah. Paling tidak semua informasi-informasi daerah setiap hari masyarakat tahu bahwa ini yang dilakukan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Musik Director (MD) Rewako FM, A. Syaiful Nasir saat menerima rombongan Diskominfo-SP Buton Utara mengatakan Radio Rewako FM merupakan LPPL lokal yang cukup cepat mendapatkan izin siaran.

Ia menambahkan, salah satu yang paling penting untuk disiapkan dalam pendirian LPPL ini adalah Peraturan Daerah (Perda) LPPL.

“Saat ini Rewako FM sudah di Perdakan yaitu Perda Nomor 05 Tahun 2018 tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal. Ini sangat penting karena menjadi dasar hukum pengelolaan radio,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Diskominfo-SP Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni yang menerima rombongan Diskominfo-SP Buton Utara mengatakan, Radio Rewako FM yang berdiri sejak 14 tahun lalu ini memiliki jangkauan yang cukup luas di Sulsel, yakni meliputi wilayah Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Makassar, Maros, Pangkep dan Sinjai. (*)

Sentra Gakkumdu untuk Pilkada Gowa Resmi Terbentuk

KabarMakassar.com — Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk Pilkada Kabupaten Gowa 2020 yang di dalamnya terdiri dari Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian, resmi terbentuk dan mulai bertugas, Jumat (6/3) kemarin.

Hal ini ditandai dengan penyerahan SK dari Badan Bawaslu kepada masing-masing personel Sentra Gakkumdu, baik dari kepolisian maupun kejaksaan.

Sentra Gakkumdu untuk Pilkada Gowa 2020 ini dibentuk berdasarkan Peraturan bersama Ketua Badan Pengawas Pemilu RI, Kepala Kepolisian RI dan Jaksa Agung RI Nomor 14 Tahun 2016, Nomor 01 Tahun 2016, Nomor 010/JA/11/2016 tentang Sentra Penegakan Hukum Terpadu pada Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, dan akan bertugas untuk menangani pelanggaran atau tindak pidana pemilu.

Ketua Bawaslu Gowa, Samsuar Saleh mengatakan, dibutuhkan sinergitas dan persepsi hukum yang kuat untuk menyelesaikan kasus pidana pemilu yang masuk dalam Sentra Gakkumdu.

“Sinergitas antar Bawaslu, Kepolisian dan Kejari menjadi hal penting dan utama dalam menyelesaikan kasus pidana pemilu yang nantinya masuk di Gakumdu,”

ujarnya saat memberikan sambutan pada rapat koordinasi pembentukan Sentra Gakkumdu dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa Tahun 2020, di A’kkado.

Senada dengan Ketua Bawaslu Gowa, Kapolres Gowa AKBP Boy F Samola mengatakan, Komunikasi dan Koordinasi menjadi hal penting untuk mencegah potensi konflik Pada Pilkada 2020 di Kabupaten Gowa dan ini menjadi tanggungjawab bersama termasuk Sentra Gakkumdu.

“Untuk Kabupaten Gowa saat ini sudah masuk zona hijau, tapi kita jangan menganggap potensi konflik ini kurang. Keamanan di Gowa tetap menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk Sentra Gakkumdu dan harapannya semoga Pilkada di Kabupaten Gowa bisa menjadi Pilkada yang damai dan sejuk,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kejari Kabupaten Gowa, Mohammad Basyar Rifa’i mengingatkan, hukum acara dengan tindak pidana pemilu sangat berbeda, karena ada batas waktu yang harus dipenuhi. Olehnya itu, koordinasi jaksa dan penyidik harus terbangun dengan baik.

“Hukum acara dengan tindak pidana pemilu sangat berbeda, karena ada batas waktu yang harus dipenuhi, sehingga harus ada koordinasi jaksa dan penyidik,” tutupnya.

Bira jadi Percontohan Nasional Desa Wisata Ramah Anak

KabarMakassar.com — Desa Bira Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba akan segera menjadi percontohan nasional Desa Wisata Ramah Anak, Bebas Eksploitasi dan Bebas Pekerja Anak.

Hal ini disampaikan Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Ekspolitasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Valentina Ginting, saat memimpin rapat koordinasi dalam rangka penyusunan rencana aksi lintas instansi, di Ruang Rapat Badan Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulsel, Senin (2/3) kemarin.

Pada pertemuan tersebut, Valentina menyampaikan, rapat koordinasi yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Deputi Perlindungan Anak, Nahar, di Tanjung Bira beberapa waktu lalu, dalam rangka menggali potensi Desa Bira untuk dijadikan sebagai percontohan nasional.

Valentina menjelaskan, banyaknya tindak kekerasan perempuan dan anak, eksploitasi seksual dan pekerja anak di bawah umur cenderung terjadi di tempat-tempat yang memiliki banyak aktivitas ekonomi dan hiburan, terutama di kawasan wisata seperti kawasan Tanjung Bira.

“Disana tumbuh jasa hotel, restoran, diving, live music, banana boat dan lain-lain. Ini membuka potensi terjadinya eksploitasi terhadap anak.

Banyaknya kejadian berdasarkan data pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan KB, menjadi contoh perlunya semua pihak untuk terlibat,” kata Valentina.

“Ini juga sebagai upaya mendorong prilaku masyarakat khususnya orang tua untuk memberikan perlindungan terhadap anak, sehingga bisa mengurangi terjadinya tindak kekerasan, eksploitasi, perdagangan manusia, pelibatan anak sebagai pekerja di bawah umur, termasuk penggunaan narkoba,” tambahnya.

Sementara, Plt. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulsel, Sarlin Nur menyampaikan pentingnya segera menyusun rencana aksi lintas OPD dan Instansi dalam rangka menjadikan Desa Bira sebagai percontohan nasional.

“Pemerintah provinsi akan memberikan fasilitasi dan dukungan sepenuhnya,” kata Sarlin.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Bulukumba, Umrah Aswani menjelaskan, rapat koordinasi ini dilakukan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bulukumba, khususnya Desa Bira sebagai percontohan nasional.

“Ini akan segera ditindaklanjuti dengan mempersiapkan langkah-langkah untuk rencana aksi dan pelaksanaannya di lapangan,” terangnya.

Turut hadir pada rapat koordinasi tersebut sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Bulukumba, diantaranya: Kadis Pariwisata, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari instansi vertikal (Kemenag), serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat seperti Institute Community Justice, Australia-Indonesia Partnership Justice, dan Unicef Makassar.

Hendak Kirim Ratusan Dos Masker ke LN, 2 Mahasiswa di Makassar Ditangkap Polisi

KabarMakassar.com — Dua oknum mahasiswa Universitas Atmajaya Makassar berinisial J (22) dan JS (21) yang hendak mengirim 200 dos masker yang dikemas dalam satu dos besar ke New Zealand melalui jasa pengiriman barang di salah satu Hotel di Makassar, diamankan aparat kepolisian dari Polsek Ujung Pandang, Selasa (3/3).

“Kita temukan karena adanya informasi dari anggota. Kita juga sementara melakukan kordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan,” kata Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang, Iptu Edhi Gunawan.

Menurut Edhi, ratusan dos masker yang akan dikirim tersebut akan ditahan sembari mengambil keterangan kedua mahasiswa tersebut.

“Kita pending dulu pengirimannya, karena Kota Makassar kan juga membutuhkan (masker). Kita juga sementara ambil keterangannya kedua mahasiswa ini. Menurut kedua mahasiswa ini, mereka mengumpulkan masker tersebut sebelum Preside mengumumkan adanya dua WNI yang positif terpapar Virus Corona,” ungkap Edhi.

Sementara, J mengaku baru pertama kali melakukan pengiriman masker ke luar negeri melalui Makassar. Sebelumnya, ia hanya mengirim di ke wilayah Jakarta.

“Saya baru kirim ke luar negeri (dari Makassar), beberapa kali di Jakarta,” katanya.

Menurut J, ratusan masker tersebut dikumpulkannya dari sejumlah apotek yang ada di Makassar dana akan di kirim ke New Zealand dengan nilai Rp50 hingga 60 juta.

“Saya kumpulkan dulu di sejumlah apotek. Kalau sudah sampai di New Zealand, baru saya ditransferkan sekitar kisaran Rp50 juta sampai Rp60 juta,” terangnya.

Dispora Sulsel Segera Berkantor di Mattoanging

KabarMakassar.com — Pascapenyerahan Stadion Andi Mattalatta (Mattoanging) yang dilakukan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) kepada Pemprov Sulsel pada Senin (2/3) kemarin, pihak Pemprov Sulsel langsung mengambil langkah konkret terkait pelaksanaan rehabilitasi stadion tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel, Andi Arwien Azis mengatakan, salah satu langkah konret dan sesuai arahan dari KPK, pihaknya akan segera berkantor di Stadion Mattoanging.

“Setelah terjadi penyerahan antara YOSS dengan pemprov, secepatnya Pemprov Sulsel untuk bisa berkantor di Mattoanging. Dan memang kita ada Unit Pelaksana Teknis Daerah/Dinas (UPT-D Sarana dan Prasarana). Itu kemungkinan besar kita segera menetapkan kantornya di Mattoanging,” kata Arwien, Selasa (3/3).

Langkah ini, kata dia, diambil untuk memudahkan dalam pemantauan dan pengawasan proses rehabilitasi stadion yang menjadi kandang PSM Makassar tersebut.

“Untuk lebih memudahkan pengelolaan. Disamping itu, dalam rangka rehabilitasi stadion, tentu kita memanfaatkan beberapa ruangan untuk dijadikan tempat pengawasan terhadap proses rehabilitasi nantinya,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Arwien, langkah konkret lainnya yang telah diambil Pemprov Sulsel dalam tahapan rehabilitasi stadion tersebut yakni melakukan audit forensik.

“Audit forensik dilakukan untuk mengetahui bangunan mana yang layak dan sudah tidak layak.
Karena stadion Mattoanging itu teramsuk national heritage atau cagar budaya yang harus kita teliti bagian bangunannya, yang mana dipertahankan dan yang mana harus dibongkar total,” jelasnya.

Lebih jauh Arwien mengatakan, pekan depan rencananya Tim Koordinasi Perencanaan Rehabilitasi Stadion Mattoanging juga akan segera melaksanakan lelang manajemen konstruksi.

“Mungkin pekan depan, mudah-mudahan sudah bisa masuk untuk lelang manajemen konstruksi,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, saat ini proses rehabilitasi Stadion Mattoanging yang dianggarkan di APBD Provinsi Sulsel tahun 2020 sebesar Rp200 miliar ini sudah pada tahap tayang lelang Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).