Pentingnya Vitamin C untuk Cegah DBD

KabarMakassar.com — Penyakit demam berdarah kian meningkat di wilayah Indonesia, dimana beberapa waktu lalu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat data sejak Januari 2020 hingga Maret 2020 terdapat 17.820 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia.

Tiga provinsi tertinggi dalam kasus DBD ini berada di Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Timur (Jatim). Rinciannya, Lampung sebanyak 3.431 kasus, NTT 2.732 kasus, dan Jatim 1.761 kasus.

Lalu pentingkah Vitamin C untuk mencegah penyakit DBD ini, atau seberapa perlukah kita konsumsi vitamin C untuk mencegah virus secara efektif dengan dosis yang tinggi?.

Untuk diketahui jika penyakit DBD termasuk penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, sehingga vitamin C yang merupakan agen alami dapat secara efektif mencegah dan mengobati infeksi tersebut. Namun, tentu terdapat aturan agar vitamin C dapat bermanfaat secara efektif sebagai agen antiinfeksi.

Kita perlu tahu jika memberikan vitamin C kepada orang yang terkena DBD sesegera mungkin dalam dosis tinggi dan jangka waktu yang panjang. Terkadang vitamin C dianggap tidak mampu atau efektif untuk mencegah atau mengobati infeksi termasuk demam berdarah. Hal ini seringkali dikarenakan dosis yang tidak cukup dan jangka waktu pemberiannya yang kurang lama.

Terdapat beberapa bukti klinis dalam penggunaan vitamin C untuk mengatasi infeksi virus. Pemberian vitamin C dapat diberikan dengan dosis tinggi asalkan menggunakan metode intravena (infus) dan oral (melalui mulut). Penelitian pada tahun 2017 dilakukan untuk menganalisis efek vitamin C dalam merawat pengidap demam berdarah. Dari 100 pasien yang mendapat asupan vitamin C melalui oral, terjadi peningkatan jumlah trombosit yang lebih besar dibanding dengan pasien yang tidak mendapat vitamin C.

Peningkatan jumlah trombosit ini kemudian menjadi faktor yang mempengaruhi durasi tinggal di rumah sakit. Studi ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara asupan vitamin C dan durasi perawatan pengidap demam berdarah di rumah sakit.

Vitamin C dapat membantu dalam melawan demam berdarah sekaligus dalam upaya pencegahan. Apalagi Indonesia termasuk wilayah di Asia yang rentan terserang penyakit ini. Untuk mendapat asupan vitamin C yang cukup, Anda dapat mengonsumsi makanan sumber vitamin C.

Dari data yang dilansir di MedicalNewsToday, dari 20 jenis makanan yang disebutkan, jambu biji merupakan sumber vitamin C paling tinggi. Kabar baiknya, jambu biji tidak sulit untuk ditemukan di Indonesia karena termasuk buah tropis. Anda dapat mengonsumsi buah ini dalam bentuk jus jika ingin lebih praktis.

Sebuah studi dari sebuah universitas di Indonesia menekankan potensi manfaat jus jambu biji untuk pengidap DBD. Vitamin C dalam jambu biji berpotensi meningkatkan trombosit darah sekaligus menjaga sistem imun atau daya tahan tubuh untuk melawan infeksi virus dengue.

Ditambah lagi, jus jambu biji juga mengandung flavonoid yang berfungsi dalam menghambat virus untuk berkembang atau bereplikasi sehingga dapat mencegah pendarahan akibat rusaknya trombosit akibat serangan virus demam berdarah.

Langkah awal dalam mencegah demam berdarah adalah menghentikan nyamuk Aedes Aegypti untuk berkembang biak. Setelah itu, menambah konsumsi vitamin C dapat membantu Anda terhindar dari DBD. (Sumber: Halo Sehat).

Warga Dihimbau Berhenti Mengonsumsi Kelelawar

KabarMakassar.com — Sejak mewabahnya Virus Corona (2019-nCoV) Desember lalu yang masih terus menjadi perbincangan di Dunia, banyak beredar kabar jika penularan Virus ini berasal dari Hewan khususnya Kelelawar.

Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Sulselbar, Drh Agung Pj Wahyuda, menghimbau masyarakat untuk berhenti mengkonsumsi hewan-hewan liar seperti Kelelawar. “Bagi teman-teman kita yang makan, kami menyarankan jangan dikonsumsi. Tidak ada jalan lain untuk saat ini. Puasalah beberapa hari ini,” himbau Agung saat ditemui, Rabu (6/2).

Pasalnya Virus Corona secara alamiah terkandung dalam tubuh hewan seperti Kelelawar, Kucing, dan Anjing. “Virus Corona itu secara alamiah ada di Kelelawar. Tapi bagi Kelelawar itu tidak menimbulkan penyakit bagi dirinya. Tak hanya itu juga, ada di Kucing dan Anjing” tambahnya.

Namun, menurutnya Virus Corona yang ada di tubuh Kelelawar di Indonesia berbeda dengan jenis Virus Corona yang ada di Wuhan. “Corona yang di Wuhan itu disebut 2019-nCoV atau Novel CoronaVirus. Kalau Corona yang lain bisa saja ada. Beberapa Virus di Kelelawar ada yang bukan Corona tapi sekali lagi itu bukan 2019 NcoV. Di Indonesia itu tidak ada. Beda karena dia bukan 2019 NcoV,” paparnya.

Menurutnya Virus Corona yang ada di tubuh kucing memiliki tipe FIVP, dan FCoV sementara pada anjing dengan tipe CCOV. Ia juga menjelaskan jika tidak semua Virus Corona dapat ditularkan ke manusia yang dapat berdampak seperti pada kasus di Wuhan China.

Menurunya Virus Corona yang bersifat dapat ditularkan ke manusia yang berbahaya selain jenis 2019-NCoV juga ada jenis HCoV-229E, HCoV-OC43, dan SARS. “Di manusia juga ada tapi sekali lagi, dia bukan tipe 2019-NcoV. Makanya orang kan sering bingung ada Corona di mana-mana. Padahal Corona itu umum karena dia cuma bentukan Virus yang menyerupai Corona atau crown,” terangnya.

Namun saat ditanya terkait bagaimana proses penularannya Virus yang telah mengakibatkan 493 orang meregang nyawa ini, Agung belum bisa memastikan. Namun diduga kuat akibat pola hidup masyarakat di China yang menjadikan Kelelawar salah satu bahan makanannya.

“Mereka beradaptasi dengan lingkungan. Akhirnya bermutasilah karena cara makan dan hidup manusia di Cina sehingga besar dugaanya kalau dlihat dari berapa laporan-laporan, salah satunya karena cara makan mereka yang harusnya bukan untuk dimakan,” paparnya.

Setidaknya sampai saat ini tercatat sebanyak 24.505 orang terinfeksi Virus Corona yang tersebar di seluruh dunia. Sementara Virus ini telah menelan korban jiwa sebesar 493 orang.

Haerul Perakit Pesawat Dari Pinrang, Diundang Pemprov Sulsel

KabarMakassar.com — Setelah viral karena mampu membuat pesawat terbang sederhananya mampu mengudara, Herul diundang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Jumat,(17/01/2020).

Pemuda Langnga, Kelurahan Pallameang, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang ini bertemu dengan Gubernur Sulawesi Selatan di hotel Claro. Gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi terhadap prestasi yang ditorehkan oleh pemuda ini.

“Kita apresiasi ini adalah kreasinya anak muda,” ungkap Nurdin Abdullah.

Ia mengaku akan memberikan bantuan dan dukungan untuk mengembangkan pesawat buatan dari Haerul ini, namun ia meminta agar Haerul lebih mendalami dulu terkait segala hal yang berkaitan dengan pesawat rakitannya termasuk keamanan.

“Kamu belajar supaya terukur inikan semua masih kira-kira harus betul-betul yah namanya udara kalau ada apa-apa di atas tidak bisa tinggal dulu baru diperbaiki kan,” tambahnya.

Dengan kreasi ini ia meminta Haerul untuk memfalidkan lagi konsep aeroplane agar hal ini bukan hanya sekedar skill saja.

“Hitungan matematisnya juga harus jelas dia bisa terbang ketinggian berapa kalau sekarangkan belum terukur, jangan-jangan maksimal ketinggian 30 tiba-tiba dia kasi naik ketinggian 50,”jelasnya.

terlihat Andi Sudirman memegang baling-baling kayu yang dibawa oleh Haerul ke Makassar.

Sebelum bertemu Gubernur Sulsel, Haerul juga telah bertemu dengan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

Ia diundang langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel pagi tadi. Wagub Sulsel mengakui sangat surprise melihat kemauan dan keuletan Haerul.

“Luar biasa, kami bangga sebagai warga Sulawesi Selatan, tentu kami Pemerintah harus mengsupport kreativitas yang seperti ini, kalau kita memiliki SDM dalam negeri seperti Haerul, kenapa tidak untuk kita dorong, kenapa kita bergantung dengan orang luar. Kita menunggu dari Pemerintah Pusat dan dukungan dari pihak Industri, kita tunggu dorongan dari pusat, kita semua harus bergerak untuk mendukung haerul kedepan, sejak sekarang, kita semua harus bergerak untuk mendukung orang2 kreatif dan inovatif seperti sosok Haerul,” jelasnya. Andi Sudirman Sulaiman.

Sementara itu, Haerul berharap bisa memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulsel untuk pengembangan temuannya ini. Menurutnya ia sangat membutuhkan bantuan berupa Material dan mesin.

“Kami harap pak Gub memberi dukungan dan supaya bisa dikembangkan pesawat dan bisa diproduksi itu aja,” ungkapnya.

Bupati Pinrang Berikan Penghargaan Kepada Haerul Pembuat Pesawat Ultralight

KabarMakassar.com — Bupati Pinrang Irwan Hamid mengundang secara khusus Haerul putra daerah asli Pinrang beberapa hari yang lalu.

Undangan orang nomor satu di Pinrang ini sebagai wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten Pinrang atas kreatifitas dan inovasi dari Haerul yang mampu merakit pesawat dengan bahan dan peralatan seadanya.

“Haerul ini layak diapresiasi. Pemerintah sangat bangga dengan Haerul. Dia inovatif dan kreatif. Mudah mudahan Haerul ini mampu menginspirasi pemuda Pinrang yang lain,” kata Irwan seusai bertemu dengan Haerul, Jumat (17/1/2020).

Sebagai wujud apresiasi Pemerintah. Bupati Pinrang menyerahkan langsung Piagam Penghargaan kepada Pria dua anak ini. Selain itu Pemerintah Kabupaten Pinrang juga memberikan uang pembinaan untuk mendorong Haerul mengembangkan kreatifitasnya.

Haerul yang berprofesi sebagai montir ini berhasil menerbangkan pesawat rakitannya di Pantai Ujung Tape. Selain mampu terbang, pesawat rakitan Haerul dengan menggunakan mesin motor 150 CC ini, pesawat tersebut juga mampu melakukan manuver.

“Saya harap Haerul mengembangkan kemampuannya, saya bangga,” tutup Bupati Pinrang.

BMKG Prediksi Akhir Pekan Sebagian Besar Wilayah di Sulsel Diguyur Hujan

KabarMakassar. Com– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi prakiraan cuaca dengan memprediksi hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan di akhir pekan ini, Sabtu (4/1/2020).

Dilansir laman resmi BMKG Wilayah IV Makassar, seperti di pagi hari ini berpotensi hujan ringan di wilayah Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Pangkep, Barru, Pare-pare, Pinrang, Watansoppeng, Sidrap, Takalar, Gowa, Makassar, Maros dan Selayar.

Sama halnya untuk di siang hingga sore hari nanti hujan ringan berpotensi turun di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Kecuali berawan di wilayah Sengkang, Watansoppeng, Sidrap, Pinrang dan Enrekang.

Begitupun di malam hari nanti berpotensi hujan ringan di wilayah Takalar, Gowa, Makassar, Maros, Enrekang, Makale, Rantepao, Belopa dan Selayar. Bahkan hujan sedang di wilayah Masamba, Malili dan Palopo.

Kemudian untuk dini hari esok juga berpotensi hujan ringan di wilayah Selayar, Takalar, Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Pare-pare, Pinrang, Watampone, Palopo, dan hujan sedang di wilayah Masamba, Malili serta Belopa.Suhu udara : 19 sampai 31 °C, kelembapan udara : 75 sampai 95 persen dengan kecepatan angin : Barat – Barat Laut / 10 – 40 km/jam.

Selain itu, BMKG juga mengingatkan untuk waspada Moderate Sea 1.25-2.5 meter terjadi di  Perairan Pare-Pare, Perairan barat Kepulauan Selayar, Perairan Sabalana, Perairan timur Kepulauan Selayar, Laut Flores bagian utara, Laut Flores bagian barat, Perairan P. Bonerate – Kalaotoa bagian utara.

Rough Sea atau gelombang 2.5-4.0 meter terjadi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan P. Bonerate – Kalaotoa bagian selatan, Laut Flores bagian timur

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Sulsel Diguyur Hujan Hari Ini

KabarMakassar.com– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG memberikan informasi prakiraan cuaca dengan memprediksi hujan intensitas ringan masih berpotensi turun di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan hari ini, Jumat (3/1/2020).

Dilansir laman resmi BMKG Wilayah IV Makassar, seperti di pagi hari, hujan dengan intensitas ringan bakal turun di seluruh wilayah Sulsel. Kecuali di wilayah Sengkang berawan.

Begitupun di siang hingga sore hari nanti hujan dengan intensitas ringan berpotensi turun di seluruh wilayah Sulsel. Kecuali berawan di wilayah Watampone dan Sengkang.

Hal yang sama juga terjadi di malam hari nanti, hujan dengan intensitas ringan diprediksi turun di seluruh wilayah Sulsel. Kecuali berawan di wilayah Sengkang, Watampone dan Pinrang.

Begitupun juga dini hari esok hampir seluruh wilayah Sulsel hujan dengan intensitas ringan. Kecuali berawan di wilayah Sengkang, Watampone, Masamba, Sidenreng, Rantepao, Pinrang, Palopo, Makale, Enrekang dan Watansoppeng.

Suhu udara : 20 – 31 °C, kelembapan udara : 70 sampai 95 persen dengan kecepatan angin : Barat Daya – Barat Laut / 10 – 30 km/jam.

Selain itu BMKG juga mengingatkan untuk waspada Moderate Sea atau gelombang setinggi 1.25 – 2.5 meter terjadi di Selat Makassar bagian Selatan, Perairan Pare-pare, Perairan Spermonde Pangkep bagian Barat, Perairan Spermonde pangkep.

Perairan Spermonde Makassar, Perairan Barat Kepulauan Selayar, Perairan Kep. Sabalana, Teluk Bone bagian selatan, Perairan Timur kepulauan Selayar, Laut Flores bagian Utara dan Laut Flores bagian Timur. 

Serta Rough Sea atau gelombang 2,5 – 4 meter  terjadi di Laut Flores bagian Barat, Perairan P. Bonerate – Kalaotoa bag.Utara dan Perairan P. Bonerate – Kalaotoa bagian Selatan;.

Pesona Alam Wisata Taman Batu Balocci Pangkep

Kabarmakassar.com — Indonesia yang terkenal kaya akan hasil alam juga terkenal dengan pariwisata dan budayanya, pariwisata merupakan sektor penting dalam menunjang perekonomian. Pijakan budaya yang beraneka ragam menjadi hal yang berkaitan erat dengan pariwisata yang ada di Indonesia.

Salah satu provinsi di Indonesia yaitu Sulawesi Selatan yang Ibu Kotanya adalah Makassar, juga menyajikan beragam potensi wisata, selain berwisata anda juga bisa menambah pengetahuan sebab adanya tempat-tempat wisata di Sulawesi Selatan yang merupakan peninggalan sejarah. Berwisata di Sulawesi Selatan anda tidak akan bosan karena beragamnya tempat wisata yang dimiliki, bukan saja wisata pantai atau air terjun tapi juga wisata karst yang cukup terkenal.

Wisata Karst atau biasa disebut taman batu oleh masyarakat sekitar,yang terletak di Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep atau sekitar 53 KM dari Kota Makassar dan disebut-sebut sebagai kawasan Karst terbesar di Dunia setelah China saat ini menyajikan pemandangan yang cukup memanjakan mata membuat takjub akan susunan batu-batu yang ada.

Bukan sekedar menawarkan selfie namun kawasan taman batu tersebut menyajikan udara yang cukup sejuk untuk merileksasi tubuh yang lelah dalam bekerja sebab ia terletak di tengah-tengah sawah dan perkebunan warga yang cukup rindang.

Saat berkunjung anda juga tidak perlu mengeluarkan ongkos yang mahal karena warga sekitar yang menjaga taman batu tersebut memberi tarif yang relatif murah yaitu Rp.4.000 perorang.

Sulham, salah satu pengunjung taman batu pada Rabu (1/1) mengatakan kepada tim Kabar Makassar bahwa selama ini sering mendengar tempat wisata ini namun baru memiliki kesempatan untuk berkunjung, meski berjalan kaki dari tempat parkir kendaraan namun tidak terlalu jauh untuk sampai hanya melewati beberapa petak sawah dan kebun milik warga.

“Sayang sekali jika wisata taman batu yang cukup indah ini tidak dikembangkan oleh pemerintah setempat” ucapnya.

“Sebab Pangkep ini bukan saja kaya akan wisata laut karena posisi kabupaten ini adalah kepulauan, namun juga wisata-wisata seperti taman batu atau karst seperti ini juga cukup menarik dan saya senang bisa berkunjung kesini, sepertinya ini menjadi tempat favorit saya yang baru” tutupnya.

Dua Debt Collector Dianiaya Nasabahnya di Takalar

KabarMakassar.com — Dua pria yang bekerja sebagai debt collector yakni Irwan Tompo (32) dan Daeng Ngepong (46) melapor ke polisi akibat penganiayaan yang dialami saat melakukan penarikan kendaraan motor nasabahnya yang menunggak 3 bulan.

Keduanya mendapatkan penganiayaan oleh pemilik motor, bermula pada saat malam tahun baru di depan toko mart di Tepo, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Takalar.

Sebelumnya debt collector adu mulut di parkiran toko mart, tanpa disadari kedua debt collector tersebut. Pukulan mendarat tepat diwajahnya dari sang nasabah.

Akibatnya kedua debt collector tersebut mendapatkan bogem mentah, keduanya dianiaya dan mendapatkan beberapa pukulan dari pria pemiliki motor tersebut.

Dari kejadian tersebut, Irwan Tompo mengalami luka robek depan sebelah kanan kepala, siku sebelah kanan luka memar. Sedangkan Daeng Ngepong mengalami luka robek pelipis kanan, gigi depan atas rontok patah 2 biji.

Sementara itu, dari kejadian tersebut sudah ditangani pihak Kepolisian Mangarabombang, Takalar.

Kapolsek Mangarabombang, AKP Sudirman membenarkan insiden tersebut, awal mula dari motor yang sudah menunggak, dan pemilik motor didatangi dua pria yang mengaku debt collector.

Keduanya hendak melakukan penarikan paksa kendaraan tersebut, akan tetapi pihak nasabah tak terima dan terjadilah penganiayaan.

“Kedua Debt Collector tersebut melaporkan kejadian yang dialaminya. Sebelumnya keduanya dirawat di puskesmas dan melaporkan jika dirinya dianaiaya nasabahnya,” kata Kapolsek AKP Sudirman.

Nasabah yang kini menghilang, sementara dalam pengejaran polisi. Namun saat ini nama nasabah dari debt collector sudah diketahui identitasnya, dan pihak kepolisian berharap datang ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

“Namun untuk perkembangan selanjutnya kami akan kroscek segalanya dan belum bisa memastikan siapa korban dan pelaku akan tetapi kejadian ini diduga masing masing bersalah dan benar,” pungkas Kapolsek AKP Sudirman.

Polres Bulukumba: Korban Lakalantas 2019 Naik, 65 Orang Meninggal

KabarMakassar.com — Polres Bulukumba menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus dari tahun 2019. Dimana konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bulukumba, AKBP Syamsu Ridwan dan didampingi Waka Polres Bulukumba Kompol Syarifuddin, Kabag Ops Kompol Hery, dan Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bery Juana Putra, Senin (31/12).

Angka kecelakaan lalu lintas meningkat di tahun 2019, sementara angka Kamtibmas yang menurun di Bulukumba disampaikan Kapolres meningkat dari angka di tahun 2018 lalu.

Data Kamseltibcar lalu Lintas Polres Bulukumba pada Tahun 2019 ini mengalami peningkatan, dari tahun 2018, sebanyak 469 Perkara dan tahun 2019 sebanyak 572 perkara, yang dimana selisih jumlah perkara ini meningkat sebanyak 105 perkara dibandingkan Tahun 2018.

“Tahun 2019 ini korban meninggal kecelakaan lalu lintas sebanayk 65 orang, dibanding tahun 2018 lalu sebanyak 60 orang. Sedangkan untuk korban luka berat pada tahun 2018 sebanyak 82 orang dan pada tahun 2019 mengalami penurunan sebanyak 53 orang yang luka berat, korban Luka Ringan meningkat dari tahun 2018 sebelumnya sebanyak 514 orang menjadi sebanyak 688 orang ditahun 2019, dan kerugian materiil 2019 pun mengalami penurunan dari tahun sebelumnya,” ungkap Kapolres AKBP Syamsu Ridwan.

Selain itu untuk jumlah gangguan Kamtibmas di Kabupaten Bulukumba sebanyak 978 kasus dengan penyelesaian sebanyak 814 kasus, di bandingkan tahun 2018 jumlah ini menurun  yang dimana pada tahun 2018 mencapai 1.142 kasus.

“Jadi pada intinya kami di kepolisian Bulukumba akan tetap berupaya menekan angka kejahatan di wilayah hukum kami”, tegasnya.

Grieving Orca Carries Dead Calf for More Than 3 Days: ‘She’s Just Not Letting Go’

Lommodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis que penatibus et magnis dis parturient montes lorem, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla onsequat massa quis enim. Donec pede justo fringilla vel aliquet nec vulputate eget. Lorem ispum dolore siamet ipsum dolor.

Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumquer nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere.

Baca SelengkapnyaGrieving Orca Carries Dead Calf for More Than 3 Days: ‘She’s Just Not Letting Go’