13 Hari, Jumlah Pasien Corona di Indonesia Bertambah 115 Orang

KabarMakassar.com — Kasus Virus Corona (Covid-19) di Indonesia terus bertambah. Dari yang awalnya ditemukan 2 orang pasien positif Covid-19 pada 2 Maret lalu, dalam jangka waktu 13 hari setelahnya atau hingga Ahad (15/3), jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia melonjak dan bertambah sebanyak 115 orang.

Hal ini setelah pada Ahad (15/3) siang, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona, Achmad Yurianto kembali mengumumkan adanya tambahan 21 pasien yang tersebar di dua wilayah di Indonesia yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Sebelumnya pada Sabtu (14/3). pasien positif Corona di Indonesia jumlahnya sebanyak 96 orang.

Dengan begitu, saat ini jumlah total pasien di Indonesia yang dinyatakan positif terjangkit Virus Corona sudah sebanyak 117 orang.

“Ada tambahan 21 kasus baru. 19 orang di Jakarta dan 2 di Jawa Tengah,” kata Yuri saat memberikan keterangan pers di Jakarta.

Menurut Yuri, (21) kasus tambahan yang diumumkan hari ini merupakan hasil pengembangan atau tracing yang dilakukan terhadap pasien sebelumnya.

Pada kesempatan tersebut, Yuri juga menyampaikan jika pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan masing-masing bisa mengambil kebijakan untuk melakukan tracing lebih jauh.

Selain itu, kata dia, kepala daerah juga memiliki hak untuk mengumumkan kepada masyarakat terkait jumlah kasuspositif Corona di wilayahnya masing-masing. Dengan catatan, tetap mempertimbangkan untuk merahasiakan identitas sang pasien.

“Kepala daerah yang bertanggungjawab dalam kebencanaan ini harus memiliki suatu strategi yang bagus,” ujarnya.

Yuri juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap melakukan upaya mencegah penularan virus tersebut. Salah satunya yakni menahan diri untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian jika menaag tak ada keperluan yang mendesak.

“Kalau tidak terlalu penting, tidak perlu bertemu dengan orang banyak untuk membicarakan sesuatu,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, hingga Ahad (15/3) siang, dari total 117 jumlah kasus postif Corona di Indonesia, 5 pasien diantaranya meninggal dunia, dan ada 8 yang telah dinyatakan sembuh.

Kenali Penyebab, Ciri dan Penularan serta Pencegahan Virus Corona

KabarMakassar.com – Di awal 2020 ini, dunia dihebohkan dengan wabah penyakit 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau yang juga disebut dengan virus corona.

Kekhawatiran penduduk dunia pun semakin menjadi, sebab hingga kini virus yang diketahui berasal dari Kota Wuhan, China, dan mulai menyebar sejak akhir Desember 2019 lalu itu belum ditemukan obatnya.

Hingga kini, tercatat sudah puluhan ribu orang terpapar, dan ribuan orang meninggal dunia akibat virus ini.

Apa sebenarnya virus corona itu? Apa ciri-cirinya dan bagaimana penularan maupun cara pencegahannya?

Dilansir dari laman Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), virus corona adalah salah satu virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga yang terparah seperti sindrom pernapasan akut (SARS) dan MERS-CoV.

Virus corona yang teridentifikasi di Kota Wuhan, China dengan nama COVID-19 adalah virus jenis baru yang sebelumnya tidak teridintifikasi ada pada manusia. Virus ini awalnya ditularkan ke manusia melalui interaksi dengan hewan. Kemudian manusia yang terpapar atau terjangkit virus tersebut menularkannya ke sesama manusia lainnya.

Ciri dan gejala seseorang terinfeksi virus corona

Pasien yang terinfeksi virus corona menunjukkan ciri-ciri yang kerap ditemukan pada pasien dengan gangguan pernafasan. Ciri-ciri virus corona ataupun gejala tersebut menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS antara lain:

  1. Demam tinggi
    Salah satu cara untuk mengetahui seseorang terinfeksi virus corona atau tidak adalah dengan memeriksa suhu tubuhnya. Suhu tubuh orang yang telah terinfeksi virus corona bisa mencapai 38 derajat celcius.
  2. Sakit kepala
    Selain demam tinggi, ciri-ciri lain orang terinfeksi virus corona adalah menderita sakit kepala.
  3. Flu atau pilek
    Gejala yang paling terlihat dan diduga menyebabkan penularan antara manusia adalah flu atau pilek. Orang yang terjangkit virus corona ini akan terkena flu, dan cairan dari flu ini dapat beresiko membuat orang lain tertular. Olehnya itu, orang-orang yang mengalami batuk tak kunjung reda bahkan mulai kronis patut dicurigai. Terlebih jika anda atau orang sekitar anda baru saja berinteraksi dengan orang-orang yang baru berpergian ke luar negeri.
  4. Sesak dan kesulitan bernapas
    Gejala virus corona ini memang menyerupai gejala pneumonia, dimana paru-paru terinfeksi bakteri, jamur maupun virus, dan menyebabkan seseorang mengalami sesak napas hingga kesulitan bernapas. Diketahui masa inkubasi virus ini mulai dari 2 hari sampai 2 minggu sejak berinteraksi.

Cara pencegahan Virus Corona

Metode penularan virus ini diduga sama dengan penularan SARS dan MERS yang menularkan dari manusia ke manusia lainnya melalui tetesan atau percikan air ludah maupun ingus penderita, termasuk kontak atau menyentuh barang yang terkena air ludah penderita.

Beberapa cara pencegahan untuk mengurangi resiko penularan virus corona yang disarankan oleh WHO maupun Ikadan Dokter Indonesia (IDI) diantaranya: .

  1. Menghindari berinteraksi secara dekat dengan orang yang menderita infeksi pernapasan akut.
  2. Sering mencuci tangan, terutama setelah kontak langsung dengan orang yang sakit atau lingkungannya (terapakan pola hidup sehat)
  3. Menghindari kontak tanpa perlindungan dengan peternakan atau hewan liar.
  4. Orang dengan gejala infeksi pernapasan akut harus berlatih etika batuk (pertahankan jarak, tutupi batuk dan bersin dengan tisu atau pakaian sekali pakai, dan mencuci tangan menggunakan sabun).
  5. Di dalam fasilitas perawatan kesehatan, tingkatkan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi standar di rumah sakit, khususnya di departemen darurat.
  6. Jangan melakukan perjalanan ke negara China maupun negara yang telah terinfeksi hingga epidemi benar-benar mereda.
  7. Gunakan masker terutama bila berada di lingkungan rumah sakit dan sejenisnya.

HUT ke 59, Bank Sulselbar Hadirkan Marion Jola

Kabarmakassar.com — Bank Sulselbar menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-59 di Hotel Four Point by Sheraton Makassar (31/1). Bukan bank Sulselbar namanya jika tidak memberikan hiburan yang tak terlupakan bagi para tamu undangan yang hadir pada acara HUT Bank SulselBar. Hal tersebut dibuktikan dengan dihadirkannya para artis pada perayaan HUT Sulselbar.

HUT Bank Sulselbar juga dihadiri oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Plt Dirut Bank Sulselbar Irmayanti Sultan, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dan beberapa pejabat lainnya kompak menggunakan baju batik khas Sulawesi.

Kehadiran tamu diperayaan HUT Bank plat merah tersebut mendatangkan artis penyanyi cantik Marion Jola. Tak hanya itu penyanyi dangdut Ikke Nurjana, komedian Kiki Saputri juga hadir diacara tersebut.

Menarik saat MC acara mendatangka Astrid dan Ferry Ardiyansyah bahkan menghadirkan vlogger Makassar, Tumming dan Abu.

Dalam sambutannya, Nurdin Abdullah, gubernur sulsel mengatakan bangga kepada Bank Sulselbar yang sampai saat ini masih eksisis dan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menjadikan Bank Sulselbar sebagai Bank Devisa.

“Harapan saya, bagaimana BPD ini bisa hadir di Sulselbar memberikan support di sektor perikanan, pertanian dan pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi” kata Nurdin.

Irmayanti Sultan selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Sulselbar menyampaikan dalam sambutannya bahwa kedepannya Bank Sulselbar akan semakin meningkatkan kualitas pelayanannya dengan beberapa program yang akan dicanangkan.

” Di umur yang ke-59 tahun ini, kedepannya kami akan lebih meningkatkan pelayanan dan kualitas dari Bank Sulselbar,” tuturnya.

Investasi Perikanan di Merauke, Pelindo IV Tanam Modal Rp 89,75 M

Kabarmakassar.com — Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) pada tahun ini menanam modal usaha sebesar Rp89,75 miliar untuk investasi perikanan Phase II di Pelabuhan Merauke.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang mengatakan jumlah modal yang disiapkan tersebut akan digunakan untuk pembangunan container yard (CY), pembangunan cold storage, pengadaan reefer plug, pengadaan alat bongkar muat, pengadaan conveyor dan pembangunan jalan akses.

“Investasi tersebut juga untuk optimalisasi ekspor dengan integrasi antar pelabuhan,” sebut Farid.

Sebelumnya kata dia, Perseroan sudah melakukan revitalisasi di pelabuhan yang terletak di Provinsi Papua ini dengan menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp104 miliar.

“Anggaran tersebut digunakan untuk membangun dermaga, juga membangun satu unit pondasi fix crane,” jelasnya.

Selain itu, anggaran PMN yang dikucurkan tepat diakhir Desember 2016 itu juga digunakan untuk pengadaan 2 unit fix crane dan melakukan peningkatan kapasitas sebesar 233% dari sebelumnya hanya 30.000 TEUs menjadi 100.000 TEUs per tahun yang pengerjaannya dikebut hanya dalam waktu 2 tahun.

“Di akhir 2018 lalu proyek revitalisasi Pelabuhan Merauke menggunakan dana PMN sudah rampung 100% dan kini sudah dioperasikan,” tuturnya.

Pada 2019 lalu lanjut Dirut Pelindo IV, pihaknya juga melakukan optimalisasi pengembangan pelabuhan di lokasi eksisting, yakni dengan melakukan pembuatan mooring dolphin dan catwalk. Serta pengerukan di area dengan volume sebesar 300.000 meter kubik (m3).

“Proyek ini sudah dimulai pada tahun lalu dan diharapkan rampung pada 2020,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pelabuhan Merauke merupakan satu dari tujuh pelabuhan yang akan ditingkatkan statusnya menjadi pelabuhan petikemas selain integrasi dengan pelabuhan perikanan untuk konsolidasi ekspor hasil perikanan.

Ini 11 Kabupaten di Sulsel Terdampak Cuaca Ekstrim

KabarMakassar.com — Memasuki awal tahun 2020, beberapa kota di Indonesia harus merasakan dampak dari cuaca ekstrim. Salah satunya di wilayah provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) porovinsi Sulawesi Selatan setidaknya ada 11 kabupaten di Sulawesi Selatan yang terdampak cuaca ekstrim.

“Ada 11 kabupaten yang melaporkan sebagai terdampak dan mengalami bencana akibat dampak cuaca buruk,” ungkap Syamsibar Selasa,(7/1).

Data BPBD Sulsel melansir 11 kabupaten terdampak bencana cuaca ekstrem diantaranya Tana Toraja, Toraja Utara, Barru, Bulukumba, Pinrang, Jeneponto, Enrekang, Pangkep, Soppeng, Sidrap, Maros.

Sementara diketahui dan diberitakan sebelumnya jika ada dua wilayah di Sulsel juga yang terdampak, namun belum terdata di BPBD Sulsel yakni Kota Makassar dan juga Parepare, dimana kedua kota tersebut diterpa anging kencang yang membuat sejumlah rumah warga rusak dan akibat atap rumah beterbangan tertiup angin. Bahkan sebagian di jalan-jalan juga mengalami pohon tumbang.

Wilayah yang terdampak pertama yakni Kabupaten Tanah Toraja terjadi bencana longsor yang diakibatkan intensitas hujan yang tinggi, laporan korban tidak ada namun kerusakan bronjong pengaman jalan longsor.

Kabupaten Toraja Utara juga terdepak bencana longsor, yang juga diakibatkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Laporan yang masuk pada BPBD SulSel, tidak ada korban dari kejadian ini namun, dilaporkan 1 unit kantor kantun poya mengalami rusak berat, 1 unit puskesmas rusak sedang dan 1 unit Taman Kanak-kanak Rusak sedang.

Sementara itu di Kabupaten Barru terjadi angin kencang dan tanah longsor. Angin kencang terjadi di dua kecamatan yaitu di kecamatan Barru, dan kecamatan Mallusetasi. Terlaporkan 1 KK 6 jiwa korban terdampak dari bencana ini, dimana masing-masing kecamatan satu unit rumah mengalami kerusakan ringan. Sementara bencana longsor terjadi di kecamatan Mallusetasi, tidak ada korban namun akibat longsor akses jalan tertutup.

Di Kabupaten Bulukumba terjadi angin kencang berdasarkan laporan yang masuk ke BPBD Sulsel tidak ada korban namun kerusakan terjadi di area perkebunan cengkeh.

Pinrang, terjadi angin kencang dilaporkan tidak ada korban namun dari kejadian ini, mengakibatkan setidaknya ada 153 rumah rusak.

Jeneponto dilaporkan terjadi angin puting beliung yang mengakibatkan 2 unit rumah rusak ringan dan sedang. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Tak hanya itu juga terjadi angin kencang di kabupaten ini, yang mengakibatkan 1 unit rumah rusak.

Enrekang juga harus merasakan dampak dari cuaca ekstrim, dimana kabupaten ini juga terjadi angin kencang yang mengakibatkan 1 unit rumah mengalami rusak sedang. Tidak ada korban.

Pangkep juga terjadi angin kencang dengan laporan kerusakan sedang yang terjadi pada 2 rumah.

Sementara di Kabupaten Maros, angin kencang yang terjadi di 5 kecamatan mengakibatkan 9 rumah mengalami kerusakan.

Angin kencang juga terjadi di kabupaten Soppeng yang terjadi di 2 kecamatan yang mengakibatkan setidaknya ada 64 KK menjadi korban terdampak dari bencana ini, 64 unit rumah rusak ringan dan 1 unit rumah rusak berat.

Angin kencang juga melanda kabupaten Sidrap yang mengakibatkan setidaknya 5 unit rumah mengalami rusak berat, 67 unit rusak ringan dan 13 unit rusak sedang. Dengan total 84 KK terdampak dari bencana ini.

Tercatat setidaknya sudah ada 20 kejadian berdasarkan laporan yang diterima BPBD akibat dampak cuaca ekstrim di Sulawesi Selatan. Masing-masing adalah 4 kejadian tanah longsor, 10 kejadian angin kencang, dan 6 laporan kejadian angin puting beliung.

Dimana dari 20 kejadian ini, setidaknya 345 rumah diinfokan mengalami kerusakan, 222 m jalan mengalami kerusakan, dan 5 kerusakan fasilitas umum.
“Jadi kerusakan yang dilaporkan ke kami ada 345 rumah, 222 m jalan, 5 fasilitas umum” tambah kepala BPBD Sulsel ini.

Saat ini seluruh kejadian telah ditindaklanjuti lanjuti oleh BPBD kabupaten setempat.

Sebelumnya, pemerintah provinsi Sulawesi Selatan mengaku telah menyiapkan Rp. 20 Milyar untuk situasi tanggap darurat.

“Anggaran 20 miliar, hampir sama tahun lalu ini bisa ditambah” ungkap Nurdin Abdullah.

Cara Polairud Polres Sinjai Bantu Warga Menyeberang Sungai

KabarMakassar.com — Bencana memang tidak tahu kapan dan dimana akan menimpa suatu daerah. Sehingga semua pihak harus mengantisipasi terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor dan lainnya. Salah satu upaya dikerjakan tentu dengan melakukan siaga banjir.

Seperti itulah yang dilakukan Personil Sat Polairud Polres Sinjai dengan melaksanakan kegiatan siaga banjir. Dengan membantu masyarakat dan pelajar menyeberangi Sungai Tangka, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai dengan menggunakan sarana Speedboat type C3 milik Sat Polairud Polres Sinjai.

Antisipasi siaga banjir dipimpin langsung oleh Kanit Patroli Sat Polairud Res Sinjai, AIPTU Hasanuddin dan dibantu Personil sebanyak tiga orang, Senin (6/1).

Kegiatan ini dilakukan pada saat Kota Sinjai diguyur hujan dan di pinggir sungai Tangka, Lingkungan Larearea, Kelurahan Lappa, Kec. Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

“Banyak masyarakat dan pelajar yang ingin menyeberangi sungai sedangkan perahu jolloro tidak ada, sehingga personil berinisiatif untuk membantu mereka menyeberangi sungai,” ungkapnya.

Diketahui awal tahun baru 2020 beberapa daerah di Sulawesi Selatan diguyur hujan deras dan diterjang angin kencang. Sehingga setiap daerah di Kabupaten membuka posko bencana.

Pesona Alam Wisata Taman Batu Balocci Pangkep

Kabarmakassar.com — Indonesia yang terkenal kaya akan hasil alam juga terkenal dengan pariwisata dan budayanya, pariwisata merupakan sektor penting dalam menunjang perekonomian. Pijakan budaya yang beraneka ragam menjadi hal yang berkaitan erat dengan pariwisata yang ada di Indonesia.

Salah satu provinsi di Indonesia yaitu Sulawesi Selatan yang Ibu Kotanya adalah Makassar, juga menyajikan beragam potensi wisata, selain berwisata anda juga bisa menambah pengetahuan sebab adanya tempat-tempat wisata di Sulawesi Selatan yang merupakan peninggalan sejarah. Berwisata di Sulawesi Selatan anda tidak akan bosan karena beragamnya tempat wisata yang dimiliki, bukan saja wisata pantai atau air terjun tapi juga wisata karst yang cukup terkenal.

Wisata Karst atau biasa disebut taman batu oleh masyarakat sekitar,yang terletak di Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep atau sekitar 53 KM dari Kota Makassar dan disebut-sebut sebagai kawasan Karst terbesar di Dunia setelah China saat ini menyajikan pemandangan yang cukup memanjakan mata membuat takjub akan susunan batu-batu yang ada.

Bukan sekedar menawarkan selfie namun kawasan taman batu tersebut menyajikan udara yang cukup sejuk untuk merileksasi tubuh yang lelah dalam bekerja sebab ia terletak di tengah-tengah sawah dan perkebunan warga yang cukup rindang.

Saat berkunjung anda juga tidak perlu mengeluarkan ongkos yang mahal karena warga sekitar yang menjaga taman batu tersebut memberi tarif yang relatif murah yaitu Rp.4.000 perorang.

Sulham, salah satu pengunjung taman batu pada Rabu (1/1) mengatakan kepada tim Kabar Makassar bahwa selama ini sering mendengar tempat wisata ini namun baru memiliki kesempatan untuk berkunjung, meski berjalan kaki dari tempat parkir kendaraan namun tidak terlalu jauh untuk sampai hanya melewati beberapa petak sawah dan kebun milik warga.

“Sayang sekali jika wisata taman batu yang cukup indah ini tidak dikembangkan oleh pemerintah setempat” ucapnya.

“Sebab Pangkep ini bukan saja kaya akan wisata laut karena posisi kabupaten ini adalah kepulauan, namun juga wisata-wisata seperti taman batu atau karst seperti ini juga cukup menarik dan saya senang bisa berkunjung kesini, sepertinya ini menjadi tempat favorit saya yang baru” tutupnya.

Info BMKG Januari 2020, Sulsel Curah Hujan Lebat Disertai Petir

KabarMakassar.com — Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengupdate potensi cuaca ektrem di beberapa wilayah provinsi dan kota se-Indonesia, Rabu (1/1).

BMKG memantau masih terdapat indikasi peningkatan potensi cuaca ektrem di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

Provinsi Sulawesi Selatan masuk dalam wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang periode 1 hingga 4 Januari 2020 mendatang. Pantauan kabarmakassar.com curah hujan deras terjadi dibeberapa lokasi diantaranya, Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa dan Kota Makassar.

Hujan deras terjadi pada pukul 15:40 WITA hingga jelang maghrib pukul 18:11 WITA. Hingga berita ini diturunkan hujan sudah redah di tiga daerah pantauan kabarmakassar.com.

Pihak BMKG, Deputi Bidang Meteorologi R. Mulyono R. Prabowo dalam rilisnya menjelaskan jika potensi cuaca ektreme sepekan kedepan, dikarenakan oleh adanya fenomena atmosfer skala regional hingga lokal, yaitu: aktifnya Monsun Asia.

“Fenomena atmosfer skala regional hingga lokal itu karena aktifnya Monsun Asia yang menyebabkan terjadinya peningkatan pasokan massa udara basah di wilayah Indonesia, terbentuknya pola konvergensi dan terjadinya perlambatan kecepatan angin di beberapa wilayah, suhu permukaan laut di sekitar wilayah perairan yang cukup hangat sehingga menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan, serta diperkuat dengan adanya fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rossby Wave dan Kelvin Wave) yang signifikan di sekitar wilayah Indonesia,” tulis rilis BMKG.

Berikut beberapa wilayah di Indonesia yang di perkirakan terdampak potensi cuaca ektrem, hujan lebat disertai petir dan angin kencang diantaranya,

Periode Tanggal 1 – 4 Januari 2020 :

  • Lampung
  • Banten
  • Jawa Barat
  • DKI Jakarta
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • D.I. Yogyakarta
  • NTB
  • NTT
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Tengah
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku
  • Papua

Periode 5 – 7 Januari 2020 :

  • Bengkulu
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • D.I. Yogyakarta
  • NTB
  • NTT
  • Kalimantan Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

AJI Jakarta: Usut Kekerasan Jurnalis Penyandang Disabilitas Suara.com

KabarMakassar.com — Jurnalis Suara.com, Herwanto mengalami kekerasan fisik hingga mengakibatkan jari palsunya putus. Herwanto merupakan penyandang disabilitas dengan kondisi jari tangan kiri palsu. Kejadian itu berlangsung ketika Herwanto meliput peristiwa bebasnya Ahmad Dhani dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019).

Mulanya, para jurnalis berkumpul menunggu Ahmad Dhani bebas sekitar 9.20 WIB. Terjadi adu mulut antara jurnalis dengan tim pengamanan pribadi Ahmad Dhani saat itu. Pasalnya, massa yang berkumpul menutupi para jurnalis yang hendak mengabadikan momen bebasnya Ahmad Dhani.

Ketika Ahmad Dhani keluar pada 9.30, kondisi mulai tak terkendali. Terjadi dorong-dorongan antara jurnalis dan tim pengamanan Ahmad Dhani.

Herwanto berusaha maju ke bagian depan untuk menggambil gambar, sementara seorang petugas keamanan berkacamata hitam menarik bajunya. Herwanto tetap berusaha maju untuk mengambil video kebebasan Ahmad Dhani, tetapi orang yang sama menarik paksa tangan palsu sebelah kanan Herwanto dengan maksud membuka jalan untuk Ahmad Dhani yang dikerubuti para jurnalis dan massa.

Usai kejadian itu, Herwanto baru tersadar bahwa jari manis dari tangan palsunya putus.

AJI Jakarta menilai, terjadi tindakan penghalang-halangan peliputan oleh tim pengamanan Ahmad Dhani hingga menimbulkan kekerasan fisik. Atas dasar itu, AJI mengecam segala tindakan penghalang-halangan kerja jurnalis secaram umum, dan jurnalis penyandang disabilitas secara khusus.

Padahal jurnalis bekerja dilindungi Undang-undang No 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Seperti yang diatur dalam Pasal 4, bahwa negara menjamin kebebasan pers.

Sedangkan pelaku kekerasan dan penghalang-halangan kerja jurnis dapat dijerat dengan pasal 18 ayat 1. Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik dapat dikenakan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda Rp 500 juta. Selain itu, pelaku juga terancam kena Pasal 335 ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang kekerasan terhadap orang lain.

Atas dasar itu, AJI Jakarta menyatakan:

  1. Meminta pelaku bertanggung jawab atas kekerasan fisik dan psikis yang dialami jurnalis Suara.com, Herwanto.
  2. Mendesak polisi berperan aktif mengusut kasus tersebut.
  3. Meminta semua pihak, khususnya pemerintah untuk menjamin hak-hak jurnalis dan juga penyandang disabilitas.

Bobol Rumah Hakim PN Takalar Dibekuk Polisi

KabarMakassar.com — Akhir pelarian Supardi (21), warga asal Pattalassang, Takalar, akhirnya terhenti saat kepergok warga tengah asyik mencuri ayam. Sebelumnya pelaku lebih dahulu membobol rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri Takalar, Selasa (31/12).

Supardi membobol rumah dinas Hakim PN Takalar sebelum akhirnya ditangkap dilokasi yang berbeda dengan curian yang berbeda pula.

Ia sebelumnya beraksi menggasak beberapa barang elektronik milik Hakim Pengadilan Negeri Takalar, Ria.

Pengakuan pelaku membobol rumdis Hakim PN Takalar dengan cara membobol, mencungkil daun pintu rumah dinas tersebut.

Aksi pelaku terhenti, saat Tim Resmob Polres Takalar memergoki aksi pelaku saat hendak mencuri ayam peliharaan warga, namun nasib pelaku sial, saat aksinya keburu di dapati korban pemilik ayam tersebut.

Kanit Reskrimum Polres Takalar, Aiptu Asdi Nyorong, mengatakan, pelaku melakukan aksi kejahatan pembobolan rumah dinas Hakim PN Takalar ini bersama empat orang rekannya dan salahsatu dari mereka telah diamankan.

“Sebelumnya pelaku melakukan pembobolan di rumah dinas hakim PN Takalar, nah saat anggota kami kejar pelaku, ternyata sudah kepergok warga. Dimana pelaku ternyata masih melakukan aksinya dengan mencuri ayam di rumah warga lain,” kata Aiptu Asdi Nyorong, Selasa (31/12)

Dari hasil pengembangan geledah barang bukti, ditemukan berupa 1 unit televisi, 3 buah hp, 2 tanjung gas 3 kg, 1 buah laptop, 1 buah mesin pembakaran roti panggang, dan sejumlah elektronik lainnya.

Kini pelaku pun langsung di interogasi selanjutnya untuk mengetahui nama rekan lainnya yang masih buron dan diduga berjumlah empat orang dan dikenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.