Pelindo IV Tetap Produktif di Masa Pandemi Covid-19

KabarMakassar.com — PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) tetap memperlihatkan kondisi positif selama masa Pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari taksiran realisasi pendapatan tahun 2020 yang masih mengalami pertumbuhan kurang lebih 8,91% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan, dari 25 pelabuhan cabang yang dikelola dan tiga anak perusahaan yang dimiliki perseroan, semuanya tidak ada yang mengalami kerugian.

Semua hasil tersebut terangkum dalam Rapat Kerja I Tahun 2020 yang dilaksanakan selama tiga hari, Senin hingga Rabu (18 s/d 20 Mei 2020), yang dihadiri oleh komisaris, direksi, para general manager pelabuhan cabang dan direksi anak perusahaan.

“Rapat Kerja tersebut bertujuan untuk menyamakan kesepahaman pemikiran, melakukan cascading dan alignment terhadap program Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2020 dan menetapkan strategi yang tepat di masa Pandemi Covid-19 ini,” kata Prasetyadi.

“Tidak ada aktivitas bongkar muat yang terhenti. Semua masih berjalan normal dengan protokol pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan. Pelayanan di sejumlah pelabuhan juga masih tetap 24 jam dan 7 hari dalam seminggu selama pandemi Covid-19 ini,” sambungnya.

Prasetyadi juga mengatakan, tiga Proyek Strategis Nasional (PSN) dan proyek internal perseroan juga tetap berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Seperti diketahui, Pelindo IV tengah mengerjakan tiga proyek pelabuhan yang ditetapkan pemerintah sebagai PSN, yakni Makassar New Port (MNP), Pelabuhan Pantoloan dan Pelabuhan Bitung.

“Tiga PSN ini tetap berjalan normal meski sedang Pandemi Covid-19. Selain itu, beberapa proyek investasi internal seperti penambahan alat dan peningkatan infrastruktur di beberapa pelabuhan juga tetap berjalan sesuai rencana,” terangnya.

Beberapa pelabuhan yang tahun ini akan mendapat penambahan alat berupa Shore Crane diantaranya Pelabuhan Sorong dan Terminal Petikemas Makassar (TPM). Sedangkan peningkatan infrastruktur Container Yard (CY) atau lapangan penumpukan untuk di Pelabuhan Sorong.

Secara umum Dirut Pelindo IV menegaskan, BUMN yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan ini tidak terdampak secara signifikan akibat pandemic ini karena Perseroan fokus pada pelayanan terutama logistik yang tetap dibutuhkan oleh masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

Tak Ada Pengurangan Karyawan

Prasetyadi juga menegaskan, manajemen tidak melakukan pengurangan pegawai baik organik maupun tenaga outsourcing di masa pandemi ini.
“Begitu juga dengan kesejahteraan pegawai tetap diberikan tanpa ada pengurangan,” imbuhnya.

Bahkan, kata dia, pihaknya sudah menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan Serikat Pekerja Pelindo IV, sebagai motivasi dan komitmen direksi dan perwakilan karyawan untuk senantiasa meningkatkan kinerja perusahaan, yang pada gilirannya akan berdampak terhadap perbaikan kesejahteraan pegawai.

“Mari kita sama-sama berdoa, semoga pandemi ini segera berlalu dan tidak berlanjut atau tidak berlangsung lama hingga akhir tahun nanti,” pungkasnya. (*)

Serikat Pekerja Pelindo IV Kembali Berbagi di Tengah Pandemi Covid-19

KabarMakassar.com — Serikat Pekerja (SP) PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kembali menyerahkan sebanyak 1.000 paket bahan pokok untuk disalurkan kepada masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan yang terdampak Covid-19.

Paket bahan pokok itu diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi bersama Ketua Umum SP Pelindo IV, Muhajir Djurumiah kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (20/5).

Dirut Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan, paket bahan pokok yang diserahkan merupakan bentuk kepedulian para pegawai Perseroan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Ini adalah wujud kepekaan sosial insan Pelindo IV kepada masyarakat karena Pelindo IV merupakan bagian dari mereka,” kata Prasetyadi.

Dia menuturkan secara ekonomi, aktivitas di pelabuhan masih tetap berjalan normal. Bahkan ada kenaikan sekitar 0,5% di triwulan I lalu dibandingkan posisi yang sama pada tahun lalu. “Hanya memang aktivitas penumpang yang belum ada, namun untuk logistik tetap beroperasi,” imbuhnya.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengapresiasi bantuan yang diberikan Pelindo IV melalui serikat pekerja. “Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan paket bahan pokok ini. Tentunya akan kami salurkan untuk masyarakat di Sulsel,” ujarnya.

Sementara, Ketua Umum SP Pelindo IV, Muhajir Djurumiah menyebutkan, secara total pihaknya menyiapkan sebanyak 3.000 paket bahan pokok untuk wilayah Sulsel.

“Sebanyak 1.000 paket sudah diserahkan melalui Posko Induk Penanganan Covid-19 Kota Makassar dan 1.000 paket untuk masyarakat yang juga sudah diserahkan kepada Pemprov Sulsel. Sebagian lagi kami salurkan bekerja sama dengan pegawai, Badan Amil Zakat Provinsi Sulsel dan teman-teman jurnalis.” terangnya.

Muhajir mengatakan, paket bahan pokok yang disiapkan berasal dari penghasilan karyawan PT Pelindo IV yang disisihkan untuk berbagi dengan sesama.

“Agar masyakarat lainnya juga ikut merasakan keriangan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, meski sedang pandemi virus Corona,” tuturnya.

Dia menambahkan, kegiatan SP ini tidak hanya dilaksanakan di Makassar tetapi juga di seluruh wilayah kerja Pelindo IV yakni di seluruh cabang yang ada di Sulawesi, Kaltim, Kaltara, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

“Penghasilan dari Tunjangan Hari Raya atau THR yang disisihkan berasal dari karyawan Pelindo IV yang merayakan Hari Raya Idul Fitri dan juga karyawan yang akan melaksanakan Hari Raya Natal nanti, dimana saat ini mereka juga sudah menyisihkan penghasilannya. Dengan harapan, Covid-19 tidak berlanjut atau tidak berlangsung lama hingga akhir tahun nanti,” pungkas Muhajir. (*)

Beli Pertamax Series Bisa Dapat Voucher KFC

KabarMakassar.com – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII menjalin kerjasama dengan Kentucky Fried Chicken (KFC). Mulai hari Selasa (12/5) kemarin, konsumen yang melakukan pembelian produk Pertamax Series berkesempatan mendapatkan voucher KFC.

Konsumen yang ingin mengikuti program promo ini cukup melakukan pembelian Pertamax atau Pertamax Turbo minimal Rp 100 ribu, sudah bisa mendapatkan voucher KFC untuk menu Winger dan Puding. Begitu juga sebaliknya, jika konsumen melakukan pembelian KFC via Drive-Thru minimal Rp 100 ribu, maka akan mendapatkan voucher Pertamax atau Pertamax Turbo nominal Rp 15 ribu.

Periode program promo bertajuk ‘Isi Pertamax Series, Nikmati Kelezatan KFC’ ini berlaku mulai dari 12 Mei hingga 12 Juni 2020. Konsumen yang ingin mengikuti promo ini bisa bertransaksi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang telah ditunjuk oleh Pertamina diantaranya SPBU 74.90110 Hasanuddin, SPBU 74.90231 Pettarani, SPBU 74.90208 Sudiang dan SPBU 74.90236 Bawakaraeng. Sedangkan untuk penukaran voucher KFC, konsumen bisa mengunjungi List Outlet KFC di Samratulangi, Pettarani, dan Perintis

Hadir pada launching tersebut Sales Area Manager Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara (Sulseltra), Addieb Arselan serta beberapa jajaran Sales Branch Manager (SBM) Sulseltra dan Regional Marketing KFC Makassar, Andi Asnida Pandita, serta jajarannya.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan menjelaskan, promo ini dilaunching di Bulan Ramadhan dengan tujuan untuk memberikan alternatif santapan berbuka bagi konsumen Pertamina.

“Momennya tepat sekali saat Bulan Ramadhan di mana masyarakat sekaligus bisa memanfaatkan promo ini untuk mendapatkan hidangan berbuka puasa,” jelasnya.

Program promo ini, lanjut Hatim, menyusul program promo lainnya yang sudah diadakan lebih dahulu.

“Kami masih ada program Ramadhan Cashback hingga 30% berlaku hingga 31 Mei 2020. Ada juga Cashback 50% bagi ojek online dan angkutan kota, berlaku hingga 31 Juli 2020,” terangnya.

Hatim menambahkan, Pertamina juga masih memiliki layanan Pertamina Delivery Service untuk menjawab kebutuhan konsumen akan produk BBM, LPG dan pelumas Pertamina dikala konsumen masih membatasi diri dari kegiatan di luar rumah. (*)

PLN Sulselrabar Sumbang 20 Unit Komputer ke 5 SMK di Makassar

KabarMakassar.com — PT PLN (Persero) UIW Sulselrabar menyerahkan bantuan senilai Rp140 juta untuk pengembangan pendidikan melalui program PLN Peduli ke lima SMK di Makassar, yakni SMK Panca Sakti, SMK Prima Tiara, SMK Ilham, SMK Sari Buana, dan SMK Laniang.

Penyerahan bantuan berupa 20 unit komputer yang terdiri dari 15 unit PC dan 5 unit laptop tersebut dilakukan langsung oleh General Manager PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu, di Kantor PLN UIW Sulselrabar, Rabu (6/5).

“Melalui bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Karena PLN menyadari bahwa pendidikan adalah investasi untuk masa depan,” kata Ismail Deu.

Perwakilan penerima bantuan komputer, Kepala Sekolah SMK Prima Tiara, Ros Galau mengaku merasa bersyukur dan berterimakasih dengan adanya bantuan ini.

Menurut dia, bantuan dari PLT ini akan memperlancar pelaksanaaan kegiatan pembelajaran di SMK Prima Tiara.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada PLN atas bantuan komputer ini. Semoga dengan adanya bantuan ini bisa membantu murid kami dalam belajar,” turur Ros.

Pada kesempatan tersebut, Ismail juga mengimbau agar pelanggan membayar listrik di awal waktu sebelum tanggal 20 setiap bulannya, dan melakukan catat meter secara mandiri melalui WhatsApp di nomor 08122123123 sebelum 7 hari terakhir setiap bulannya.

Pandemi Covid-19, Dirut Pelindo IV Perkuat Sinergi dengan Seluruh Instansi di Pelabuhan

KabarMakassar.com — PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menegaskan komitmennya untuk selalu bersinergi dengan seluruh instansi di pelabuhan, terutama Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Makassar, Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, dan Polres Pelabuhan Makassar.

Hal tersebut disampikan langsung Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi di sela-sela kunjungan silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Dirut Pelindo IV yang baru ke tiga instansi pelabuhan tersebut, didampingi Pts. Corporate Secretary, Dwi Rahmad Toto dan General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Makassar, Aris Tunru.

“Selain untuk silaturahmi, kunjungan ini tentunya juga untuk menyampaikan bahwa seluruh instansi terkait di pelabuhan harus tetap selalu bersinergi dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas layanan utamanya di Pelabuhan Makassar, apalagi di saat pandemi Covid-19 ini,” kata Prasetyadi.

General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Makassar, Aris Tunru menambahkan, dalam masa pandemi Covid-19 ini, seluruh instansi di wilayah Pelabuhan Makassar diharapkan lebih memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi hal-hal darurat di wilayah Pelabuhan Makassar.

“Koordinasi akan lebih diperkuat lagi, untuk mengantisipasi hal-hal darurat di masa-masa pandemi Covid-19,” ujar Aris.

Dalam kunjungan silaturahmi itu, Dirut Pelindo IV, bersama corporate secretary dan GM Pelindo IV Cabang Makassar diterima langsung oleh Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Makassar, Rahmatullah; Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Ahmad Wahid; dan Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim di ruang kerjanya masing-masing. (*)

Lagi, Pertamina Salurkan Bantuan APD ke RS Rujukan Penanganan Covid-19 di Makassar

KabarMakassar.com — Sebagai salah satu bentuk tindakan nyata dalam penanganan Covid-19, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII kembali menyalurkan bantuan bagi tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) rujukan penanganan Covid-19 di Kota Makassar, Rabu (29/4).

Bantuan ini menggenapkan bantuan sebelumnya yang telah dilakukan Pertamina kepada dua RS rujukan Covid-19 Kota Makassar.

Bantuan yang disampaikan langsung oleh Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan ini ditujukan ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat, dan diterima oleh dr. Arman Bausat, selaku Direktur RSKD Dadi Makassar serta dr. Heriyah B selaku Direktur RSUD Sayang Rakyat.

Bantuan yang diberikan berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang sangat dibutuhkan oleh tanaga kesehatan dalam menangani dan merawat pasien Covid-19. Bantuan APD yang diberikan terdiri dari 100 pcs Hazmat Coverall dan 10 box Handscoon Latex.

Ucapan terima kasih langsung disampaikan oleh dr. Heriyah, selaku Direktur RSUD Sayang Rakyat. Menurutnya, bantuan APD yang diberikan Pertamina ini memang menjadi salah satu kebutuhan utama di rumah sakitnya yang mulai akhir pekan ini bakal menyiapkan 183 ruangan khusus pasien Covid-19.

“Bantuan Pertamina benar-banar dibutuhkan kami yang akan langsung menangani pasien Covid-19,” ujarnya.

Diakui Hatim, bantuan ini merupakan bentuk tindakan nyata Pertamina dalam penanganan Covid-19 khususnya di Kota Makassar.

“Bantuan yang diberikan berupa APD yang belakangan ini sangat sulit ditemukan padahal merupakan elemen penting bagi tenaga kesehatan dalam menangani dan merawat pasien Covid-19,” jelasnya.

APD yang diberikan, lanjut Hatim, diharapkan berguna bagi tenaga kesehatan dalam upaya mengurangi resiko terpapar Covid-19.

“Selain upaya penyembuhan pasien, tenaga kesehatan juga harus dilindungi kesehatannya karena mereka lah yang melakukan kontak langsung dengan pasien, sehingga resiko terpapar menjadi lebih tinggi,” ujarnya.

Bantuan ini merupakan lanjutan dari program yang sebelumnya di mana Pertamina juga memberikan sejumlah APD dan multivitamin bagi tenaga kesehatan di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo dan RS Dr. Tadjuddin Chalid.

“Total sudah empat RS rujukan Covid-19 di Kota Makassar yang kami berikan bantuan,” tutupnya.

Selain bantuan tersebut, Pertamina juga telah memberikan bantuan bagi 274 tenaga kesehatan wanita di tujuh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di enam ibu kota provinsi yang ada di Sulawesi. Pertamina juga telah membagikan ribuan paket sembako sebagai bentuk simpatinya kepada kalangan yang harus berjuang lebih berat dalam masa pandemi Covid-19 ini. (*)

Pelindo IV Raih Peringkat “idAA” dari Pefindo

KabarMakassar.com — PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) memeroleh penetapan “idAA” untuk surat utang dan prospek stabil untuk peringkat tersebut dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Hal itu berdasarkan laporan Pefindo yang dikutip dari koranbumn.com dan tayang pada 16 April 2020.

Menurut laporan Pefindo, peringkat idAA tersebut berlaku untuk Obligasi I Pelindo IV Tahun 2009 selama periode 13 April 2020 sampai dengan 1 April 2021.

“Peringkat idAA mencerminkan kemampuan obligor yang tinggi dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dibandingkan dengan obligor lain di Indonesia. Peringkat tersebut juga mencerminkan pandangan Pefindo terhadap dukungan pemerintah yang kuat terhadap Pelindo IV,” tulis Pefindo dalam laporannya.

Menurut Pefindo, peringkat idAA juga mencerminkan arus pendapatan yang lebih tangguh selama kondisi global tidak menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan sejenis.

Peringkat ini dibatasi oleh skala ekonomi yang lebih kecil dibandingkan dengan operator pelat merah lainnya.

Di samping itu, tingkat utang yang tinggi dan ukuran perlindungan arus kas yang lebih juga membatasi peringkat yang disandang Pelindo IV.

Di sisi lain, Pefindo menilai wabah virus Corona atau Covid-19 dan berbagai kebijakan untuk mengatasi virus ini di seluruh dunia telah berdampak pada operasional pelabuhan.

“Namun, risiko terhadap kegiatan kepelabuhanan relatif rendah terhadap pertumbuhan bisnis, profitabilitas, maupun profil keuangan Pelindo IV. Kami berpandangan bahwa profil kreditnya tetap dalam kategori peringkat saat ini, didukung oleh aliran pendapatan yang terbukti lebih tangguh selama situasi ekonomi global tidak menguntungkan,” tulis Pefindo.

Pefindo juga menilai, kebijakan lockdown yang diterapkan pemerintah tidak akan mengganggu lalu lintas kargo di pelabuhan. Pasalnya, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tetap mengizinkan transportasi untuk kebutuhan logistik seperti makanan, obat-obatan dan bahan pokok.

Untuk diketahui, Pelindo IV merupakan operator pelabuhan di wilayah Indonesia Timur dengan kantor pusat di Makassar, Sulawesi Selatan. Pada 2019, Pelindo IV meraup pendapatan sebanyak Rp3,66 triliun dan laba bersih Rp438,8 miliar.

Covid-19, Operasional Pelindo IV Tetap Normal

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi menegaskan, meskipun Covid-19 tengah mewabah di negeri ini termasuk di Makassar, namun seluruh operasional bongkar muat barang utamanya di Terminal Petikemas Makassar (TPM) tetap berjalan normal.

Tentunya, kata dia, hal itu dilakukan dengan selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan beberapa instansi di pelabuhan seperti Otoritas Pelabuhan (OP), Kantor Imigrasi dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan pemeriksaan terhadap nakhoda kapal serta seluruh penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK), sebelum kapal diizinkan untuk bersandar di pelabuhan.

“Intinya, Pelindo IV selalu siap melayani setiap kunjungan kapal yang masuk maupun keluar dari pelabuhan, dengan tetap menerapkan beberapa perlakuan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) selama masa tanggap darurat Covid-19 yang diberlakukan oleh pemerintah,” tegasnya.

Prasetyadi mencontohkan, seperti bekerja sama dengan instansi terkait (KKP) melakukan pemeriksaan terutama untuk kapal-kapal asing di jarak 2 mil dari pelabuhan atau dermaga tempat sandar kapal. Jika telah dinyatakan clear and clean, barulah kapal bisa sandar. (*)

Pertamina Salurkan Bantuan untuk Ponpes Tahfidz Al Quran di Gowa

KabarMakassar.com – PT Pertamina memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah yang berada bawah naungan Yayasan Ashabul Jannah, di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Susel).

Pemberian bantuan sebagai wujud kepedulian PT Pertamina terhadap dunia pendidikan ini diserahkan secara simbolis oleh Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII, Hatim Ilwan kepada Ketua Dewan Pembina Yayasan Ashabul Jannah, Ustadz Mustaqim, Selasa (14/4) lalu.

Bantuan yang diberikan Pertamina kepada Ponpes yang berdiri tahun 2017 lalu dan berfokus pada pendidikan tahfidz Al Quran dan bahasa Arab itu berupa perbaikan sarana dan prasarana penyedia air bersih (pompa air) serta kebutuhan pangan dengan total nilai Rp75 juta.

Menurut Mustaqim, kondisi sarana air bersih Ponpes Hidayatullah Kabupaten Gowa ini memang sedang mengalami kerusakan sehingga Ponpes ini terkendala dalam memenuhi kebutuhan air bersihnya.

“Kondisi sarana air bersih di Ponpes ini memang sedang mengalami kerusakan, sehingga terkendala dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Lokasi pondok kami yang berada di bukit membuat pengeboran air sumur harus dalam sekali,” tutur Mustaqim.

Ia berharap, dengan bantuan dari Pertamina ini pihaknya bisa segera memenuhi kebutuhan dasar air untuk 90 pengajar dan santri di Ponpes tersebut lebih cepat.

Sementara, Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan, selain untuk menyiapkan pompa air, bantuan ini juga disiapkan untuk membantu kebutuhan pangan penghuni pesantren selama wabah pandemi Covid-19 ini berlangsung.

Menurut Hatim, bantuan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial lingkungan Pertamina terhadap masyarakat.

“Salah satu wujud kepedulian kami terhadap dunia pendidikan adalah dengan pemberian bantuan ini, agar santri dan pengajar merasa nyaman dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.

Tidak hanya di bidang pendidikan, lanajut Hatim, Pertamina juga menyasar sektor-sektor lain dalam upayanya memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat seperti bidang lingkungan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat hingga bantuan permodalan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Pertamina juga terlibat dalam pemberian bantuan bagi korban musibah dan bencana alam seperti banjir, kebakaran, longsor hingga bencana non-alam seperti yang saat ini terjadi yaitu pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan yang diberikan Pertamina dapat bermanfaat dan dimanfaatkan dengan baik oleh penerima bantuan. Pertamina mencoba merangkul masyarakat yang sedang memerlukan dengan memberikan bantuan. Semoga sedikit banyak mereka terbantu dengan keberadaan Pertamina,” pungkas Hatim. (*)

Pertamina Bersama DEM Makassar Bantu Korban Banjir di Lamasi Timur

KabarMakassar.com — PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII memberikan bantuan bagi korban banjir yang terjadi di Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Jumat (10/4) lalu.

Kali ini, Pertamina bekerjasama dengan Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Kota Makassar untuk penyaluran bantuan.

Banjir yang terjadi akibat hujan deras terus menerus mulai dari Kamis (2/4) hingga Jumat (3//4) itu mengakibatkan meluapnya Sungai Lamasi dan jebolnya tanggul di Desa Pompengan Utara. Akibatnya, sebagian besar Kecamatan Lamasi terendam dan sebanyak 500 kepala keluarga terdampak banjir tersebut.

Pertamina bekerja sama dengan DEM Kota Makassar segera bergerak untuk memberikan bantuan kepada mereka yang menjadi korban. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan Alat Pelindung Diri (APD).

Bantuan ini diserahkan ke empat desa yang terdampak banjir, yaitu Desa Pompengan Utata, Pompengan Tengah, Pompengan dan Bululondong. Hadir pada saat penyerahan bantuan di salah satu desa yaitu Kepala Desa Pompengan Tengah, Rustan, dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lamasi, Iptu Idul.

Salah satu pengurus DEM Makassar, Rizk mengatakan, kondisi masyarakat pasca bajir sangat memprihatinkan.

“Kondisi warga memang memprihatinkan sehingga membuat kami bersama Pertamina bergerak untuk memberikan bantuan,” ujarya.

Ditempat terpisah, Hatim Ilwan selaku Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) MOR VII menjelaskan bahwa Pertamina melalui Program Pertamina Peduli selalu siap sedia membantu mereka yang tertimpa musibah.

“Selain bantuan yang diberikan untuk pencegahan Covid-19, Pertamina juga berupa menolong saudara-saudara kita yang tertimpa musibah lainnya seperti musibah banjir ini,” ungkapnya.

Semoga, Hatim melanjutkan, kehadiran Pertamina dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat diberbagai kalangan.

“Semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat dan bisa meringankan beban yang sedang dipikul oleh saudara kita yang terdampak banjir,” jelas Hatim.

Tidak lupa Rustan menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang telah diberikan.

“Saya mewakili masyarakat Desa Pompengan Tengah mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan,” pungkasnya. (*)

Wujud Apresiasi, Pertamina Bagikan Paket Imun untuk Awak Media

KabarMakassar.com — Setelah sebelumnya memberikan apresiasi atas kinerja awak media yang terus melakukan liputan di tengah pandemi Covid-19 untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), kali ini PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII membagikan paket imun untuk media di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Sulawesi Utara.

Pertamina menyiapkan tidak kurang dari 80 paket imun untuk dibagikan ke awak media sebagai bentuk apresiasi, dengan rincian 14 media dari Sulawesi Tengah, 18 media dari Sulawesi Tenggara, 18 media dari Gorontalo dan 30 media dari Sulawesi Utara.

Dengan tambahan pembagian 80 paket imun tersebut, menggenapkan jumlah paket imun yang dibagikan oleh Pertamina kepada awak media menjadi 130 paket untuk seluruh Sulawesi.

Untuk simbolis penyerahan paket imun awak media di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara diwakili masing-masing oleh Sales Branch Manager Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat (Sultengbar), Ardian Dominggo Wiryosukarno, dan Fuel Terminal Manager Kendari, Novi Prasetyo, pada Rabu (8/4) lalu.

Untuk wilayah Gorontalo, paket imun diserahkan langsung oleh Fuel Terminal Manager Gorontalo, Yudha Widjayanto, pada Kamis lalu (09/04). Dan untuk Sulawesi Utara, secara simbolis paket imun diserahkan oleh Sales Area Manager Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo), Fachrizal Imaduddin, pada Selasa (14/04).

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan, mengatakan bahwa pembagian paket imun ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pertamina kepada awak media yang terus memberitakan perkembangan Covid-19 khususnya di Sulawesi.

“Semoga awak media yang hingga sekarang tetap berjuang melakukan liputan diberikan kesehatan dan sistem imun yang kuat agar tidak terpapar Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat (3/4) lalu, Pertamina telah memberikan paket imun kepada awak media di Sulselbar yang disiapkan khusus dari produk-produk mitra binaan UMKM. Tujuannya adalah untuk memberdayakan mitra binaan di tengah menurunnya penghasilan yang mereka dapatkan.

“Semoga kehadiran Pertamina memberikan banyak manfaat bagi semua pihak,” pungkas Hatim. (*)