Camat Bontonompo Bantah Ada Warganya yang Kelaparan

Camat Bontonompo Wahyudi (tengah) didampingi Kades Katangka Nur Alam (kanan), dan Sekcam Muhammad Syahrir (kiri).

KabarMakassar.com — Setelah viral di media sosial tentang Haris Daeng Nappa, salah seorang warga di Dusun Tabbuakkang, Desa Katangka, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa yang tinggal bersama istri dan lima anaknya di rumah tak layak huni serta kelaparan, Camat setempat, Wahyudi akhirnya angkat bicara.

Camat Bontonompo itu mengatakan, kabar tersebut tidak benar alias hoax. Menurut dia, Haris Daeng Nappa merupakan warga penerima bantuan dari pemerintah yang secara rutin disalurkan.

“Bantuan kepada Haris Daeng Nappa selalu tersalurkan. Mulai dari bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp2.470.000, termasujk bantuan pangan nontunai seperti beras, dan telur. Namanya sekarang Bansos tahun 2020, ” kata Wahyudi kepada KabarMakassar.com, Sabtu (22/2).

“Sebelum berita ini viral, pada 18 Februari 2020 Daeng Nappa sudah menerima bantuan pangan nontunai. Jadi kalau dikatakan kelaparan, itu tidak benar,” tegasnya.

Selain bantuan tersebut, kata dia, Haris Daeng Nappa juga telah menerima bantuan program kesehatan yang diberikan oleh pemerintah setempat.

“Haris Daeng Nappa dan keluarga juga telah menerima KIS APBD. Kecuali anaknya yang bungsu, yang baru lahir, belum kita berikan. Tapi sementara diusulkan. Dan salah satu anaknya yang sekolah juga telah mendapatkan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP),” terangnya.

Meski begitu, lanjut Wahyudi, memang kondisi tempat tinggal Daeng Nappa bersama istri dan kelima anaknya yang menumpang di atas tanah milik keluarganya itu sangat memprihatinkan.

“Pemerintah juga sudah pernah mengajukan bedah rumah, tapi terkendala lahan. Karena yang ditempatinya itu bukan lahan miliknya,” jelas Wahyudi.

Terpisah, Haris Daeng Nappa membenarkan jika dirinya telah menerima beberapa bantuan dari pemerintah setempat. Ia juga membantah berita yang tersebar di media sosial, yang menyebut bahwa anak dan istrinya kelaparan.

“Tidak, sama sekali tidak benar berita itu. Bantuan dari pemerintah juga saya dapat seperti KIS dan beras,” kata Daeng Nappa.

Sekadar diketahui, kondisi tempat tinggal Daeng Nappa yang berbentuk gubuk dengan ukuran 5×3 meter berdinding plastik dan beraatapkan seng bekas mendadak viral di media sosial saat salah satu netizen memposting fotonya di Facebook.

Beberapa relawan di Kabupaten Gowa pun datang memberi bantuan, termasuk dari Dinas Sosial, Kabupaten Gowa.

Reporter :

Editor :

Abdul Kadir

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI