News

Cadangan Listrik Sulselbar Masih Dibawah 500 MW

Cadangan Listrik Sulselbar Masih Dibawah 500 MW

Kabar Makassar ---- Sulawesi Selatan mengalami surplus daya listrik sebesar 200 Megawatt (MW) atau masih berada di bawah 500 Megawatt. Hal ini terungkap dalam diskusi publik PLN Executive Investment Forum 2017 di salah satu hotel di Makassar, Rabu 19 Juli 2017

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dalam forum itu meminta agar cadangan listrik lebih ditingkatkan lagi. Terkait ketersediaan listrik 250 megawatt itu masih kurang. "Sulsel semakin berkembang, perkembangannya cepat sekali, jadi tolong ditingkatkan." tegas SYL.

SYL menguraikan, kebutuhan listrik di Sulsel setiap tahun bertambah 60 MW, surplus listrik saat ini 250 MW, idealnya dibutuhkan 500 MW cadangan listrik yang ada. "PLN dengan surplus listrik yang ada selain industri, bisa menjamin terpenuhinya kebutuhan listrik untuk masyarakat, terutama yang ada di desa-desa," pungkasnya.

PLN memproyeksikan pada bulan November 2017 akan masuk pembangkit baru PLN Jeneponto 1x100 MW, ekstension PLTU milik Bosowa Energy 1x125 MW dan PLTD tambahan sebesar 65 MW pada akhir Agustus 2017. Sehingga total cadangan daya hingga akhir tahun lebih dari 495 MW.

Dalam sambutannya, General Manager PLN Wilayah Sulselrabar Bob Saril mengaku siap menyambut investor yang akan menanamkan modalnya ke wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Kesanggupan ini ditandai dengan kondisi kelistrikan PLN Wilayah Sulselrabar yang saat ini berlimpah dengan daya mampu 1.250 Mega Watt (MW) dan beban puncak mencapai 1.050 MW.

Bob Saril mengaku jika Sulsel merupakan daerah tepat untuk berinvestasi. Alasannya, ekonomi Sulsel tumbuh tinggi, ketersediaan listrik juga berlimpah. "Tahun ini kita sudah berlimpah daya listrik, jadi jangan ragu berinvestasi di Sulselrabar," ujarnya

Bob mengaku, saat ini daya listrik yang eksis tercatat 1.250 Megawatt (MW) dan saat beban puncak, listrik yang digunakan mencapai 1.050 MW. Sehingga, ada cadangan atau kelebihan daya listrik hingga 250 MW.

Saat ini, Sulawesi Selatan memperoleh rangking ketiga pertumbuhan ekonomi terbaik tingkat nasional setelah Sulawesi Tengah dan Papua.

Melihat potensi yang besar tersebut, PLN Wilayah Sulselrabar mengadakan kegiatan bertajuk “PLN Executive Invesment Forum 2017”, yaitu forum yang bertujuan untuk mengkomunikasikan kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung investasi dan geliat ekonomi di Sulselrabar.

Hingga saat ini terdapat 4.088 pelanggan potensial yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat dengan rata-rata penggunaan daya sebesar 30.545,79 kWh/pelanggan.

Sehingga dengan mengundang pelanggan dan calon pelanggan potensial yang ada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, diharapkan dapat meningkatkan iklim investasi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.

Arini Wulandari

Journalist

Aktifis mahasiswi ini mulai aktif menulis sejak 2014 lalu. Kemampuan komunikasi personalnya di ekspresikan dalam bentuk karya jurnalistik.

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close
%d bloggers like this: