News

Butuh Kendaraan Politik, Danny Hadiri Musdalub Hanura

Butuh Kendaraan Politik, Danny Hadiri Musdalub Hanura

Kabar Makassar -- Pembukaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Partai Hanura Sulawesi Selatan dihadiri oleh Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Menariknya Danny sapaan akrab Walikota Makassar ini mengenakan baju batik dengan warna orange, hal ini nampak disesuaikan dengan warna partai Hanura. Kehadiran Danny Pomanto di partai besutan Wiranto ini mendapatkan sambutan meriah bahkan Danny pun diteriaki "Oppoki" dari kader Hanura yang hadir. Walikota berlatar belakang arsitektur ini memang digadang-gadang bakal menjadi usungan partai Hanura untuk maju kembali memimpin kota Makassar.

Bahkan beberapa waktu lalu sejumlah pimpinan Hanura mengisyaratkan jika orang nomor satu di Makassar ini diusung untuk maju di Pilwalkot 2018 mendatang. Ketua Bina Wilayah Sulawesi I Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura yang hadir dalam Musdalub Hanura pagi tadi, sudah beberapa bulan lalu menyatakan jika semua calon Walikota Makassar untuk 2018 telah dikomunikasikan termasuk Danny Pomanto. "Kalau kami sudah komunikasi ke mereka dan kita tunggu saja," ujar Bahar Ngitung.

Danny Pomanto kini bergerilya untuk mendapatkan kendaraan politik, namun bukan tidak mungkin jika partai Hanura masuk sebagai kendaraan politiknya. Sebelumnya Danny telah mendapatkan dukungan pula dari beberapa partai untuk maju di Pilwalkot sebabai kendaraan politiknya yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Meski kini tak sejalan dengan Syamsu Rizal (Deng Ical) pasangannya saat Pilwalkot 2013, saat ini Danny masih kesulitan untuk memilih pasangan yang tepat untuk maju. Sebelumnya ia digadang-gadang berpasangan dengan Farouk M Betta namun belum juga pasti. Tidak hanya itu beberapa figur lain yang juga digadang-gadang mendampingi Danny yakni Adi Rasyid Ali dan Mudzakkir Ali Djamil.

Sementara itu Hanura saat ini belum menentukan sikap dan bakal calon Wakil dari Danny di Pilwalkot Makassar 2018. Hal ini dikarenakan jika Hanura Makassar hanya mengantongi lima kursi di DPRD Makassar. Jumlah ini cukup signifikan mengingat untuk mengusung calon di Pilwali Makassar dibutuhkan dukungan minimal sepuluh kursi.

Untuk diketahui jika partai Hanura Makassar berkoalisi dengan PBR dan PKS pada Pilwalkot 2013 lalu, Hanura mengusung Tamsil Linrung dan Das'ad Latief. Bahkan pasangan Tamsil-Das'ad meraih urutan ketiga dari raihan suara 93.868 dengan persentase 16,04 persen. Sementara pasangan Danny Pomanto dan Deng Ical (DIA) sukses satu putaran dengan mengantongi 182.424 persentase 31,17 persen. Tahun 2013 silam melibatkan 10 pasangan Calon walikota dan Wakil walikota.

Fritz Wongkar

Journalist

Pewarta yang telah mengantongi sertifikat Jurnalis Muda dari Dewan Pers. Aktif menulis sejak 2011.

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close