Buruh Tani di Bulukumba Ini Butuh Perhatian Pemerintah

Agus, seorang buruh tani berusia 34 tahun, warga Dusun Batang, Desa Anran, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba.

KabarMakassar.com — Sungguh malang nasib yang menimpa Agus, seorang buruh tani berusia 34 tahun, warga Dusun Batang, Desa Anran, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba. Ia mengalami kecelakaan tertimpa kayu pada 2015 lalu, yang membuatnya cacat karena kedua kakinya patah dan remuk.

Dengan kondisinya itu, hingga kini Agus yang tergolong warga kurang mampu itu hanya bisa berdiam diri di rumahnya tanpa ada penanganan medis dari dokter maupun rumah sakit, karena tak memiliki biaya untuk berobat.

“Sejak saya mengalami kecelakaan kerja pada sekitar tahun 2015 Ialu dan saya selama sakit akibat kecelakaan kerja itu, saya tidak dapat perhatian oleh pemerintah setempat. Saya berharap pihak terkait bisa memberikan perhatian kepada saya,” tutur Agus, Kamis (6/2).

Mirisnya lagi, sang istri bersama satu orang anaknya pun pergi meninggalkannya karena menganggap Agus sudah tak bisa lagi menafkahi mereka.

“Sampai sekarang saya masih menunggu mereka (istri dan anaknya) datang untuk membesuk, tapi mereka tak pernah datang,” ucapnya.

Agus mengaku, selama ini dirinya hanya sering diberikan bantuan oleh Herman, personel Polhut yang bertugas di Dusun Batang, Desa Anrang.

“Ada juga bantuan kursi roda yang diberikan oleh pak Herman,” terang Muh Yunus, salah seorang kerabat Agus.

Reporter :

Editor :

Muh. Nur Alim

Andi Fitrayadi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI