Buru Terduga Bandar Sabu, Polisi Temukan “Pabrik” Kosmetik Ilegal di Takalar

Ratusan botol kosmetik ilegal yang ditemukan personel Satres Narkoba Polres Takalar di sebuah rumah di Lingkungan Sompu Raya, Kelurahan Kallabirang, Kecamatan Pattallassang, Kabaupaten Takalar, Kamis (5/3). (Foto: KabarMakassar/Sholeh)

KabarMakassar.com — Personel Kepolisian dari Unit Satres Narkoba Polres Takalar menemukan sebuah rumah tempat memproduksi kosmetik ilegal yang berlokasi di di Lingkungan Sompu Raya, Kelurahan Kallabirang, Kecamatan Pattallassang, Kabaupaten Takalar, Kamis (5/3) pagi.

Kanit II Resnarkoba Polres Takalar, Ipda Syuryadi Sarrang menuturkan, penemuan ini sebenarnya tidak direncanakan. Pasalnya, kata dia, kedatangan personel Unit Res Nakorba Polres Takalar ke rumah tersebut dengan tujuan untuk menangkap seorang terduga bandar narkoba jenis sabu yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Takalar.

Namun saat melakukan penggrebekan di rumah tersebut, kata dia, petugas justru menemukan ratusan botol kosmetik (handbody lotion) racikan ilegal berbagai merek dan tidak memenuhi standar, yang disembunyikan di dalam sebuah kamar.

“Di rumah itu banyak dipasangi CCTV. Sehingga orang yang dicari sempat kabur sebelum petugas berhasil menangkapnya. Tapi saat petugas melakukan penggrebekan di rumah tersebut, ditemukan ratusan botol kosmetik ilegal yang disembunyikan di bawah tempat tidur di dalam sebuah kamar,” kata Syuryadi.

“Pemilik rumah berinisial IH (31) yang juga istri dari terduga bandar narkoba ini awalnya sempat berkilah dan membantah kalau ratusan botol kosmetik yang ditemukan anggota ilegal. Namun saat diminta untuk menunjukkan label atau merk asli dan izin produksi dari sejumlah produk kosmetik tersebut, yang bersangkutan tak mampu menunjukkannya,” tambahnya.

Ratusan botol kosmetik racikan itupun, lanjut Syuryadi, disita dan dibawa ke Mapolres Takalar untuk disidik lebih lanjut.

Sementara IH yang diminta datang ke Mapolres Takalar untuk diperiksa lebih terkait penemuan ratusan botol kosmetik ilegal itu, hingga saat ini tak kunjung tiba di Mapolres Takalar.

“Pihak kepolisian Polres Takalar akan menunggu 3 x 24 jam agar pemilik kosmetik palsu ini (IH) dapat hadir di Polres Takalar. Jika sampai batas waktu itu yang bersangkutan tidak datang, maka kami akan jemput paksa dan dianggap tak kooperatif,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Sholeh Sibali

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI