Bupati Gowa Teken Perbub Tentang Wajib Pakai Masker

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. (IST)

KabarMakassar.com – Bupati Gowa, Adnan Purichta Icshan meneken Peraturan Bupati (Perbup) terkait kewajiban menggunakan masker. Hal ini berlaku kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Gowa yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

Langkah ini dilakukan oleh Pemkab Gowa untuk mempertegas komitmen pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan aturan tersebut. Utamanya kepada ASN sebagai aparat pemberi layanan ke masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Trantib Satpol PP Gowa, Rizky Abe mengatakan Sidak ini untuk memastikan seluruh ASN Pemkab Gowa tetap menggunakan masker saat beraktivitas sehingga betul-betul dapat disiplin dalam menjalankan aturan tersebut.

Apalagi, kata dia, saat ini Kantor Bupati Gowa sudah menjadi kawasan wajib mengenakan masker sehingga seluruh ASN yang berada dalam kawasan harus menggunakan masker termasuk dalam ruangan.

“Walaupun kita sudah sudah lakukan pemeriksaan sebelum masuk, tapi terkadang sampai di dalam ruangan ada yang buka masker. Makanya kami sidak ini dilakukan untuk mendisiplinkan,” kata Rizky Abe.

Tak hanya itu, kebijakan tersebut juga akan diberlakukan diseluruh kantor instansi dan pelayanan yang ada di Kabupaten Gowa. Dimana setiap kantor instansi wajib memeriksa para pegawainya apakah mengenakan masker atau tidak sebelum memasuki kantor ataupun ruangan.

“Sidak ini juga akan kita lakukan di seluruh kantor instansi yang ada. Apalagi Pak Bupati telah menginstruksikan bagi pegawai yang tidak menggunakan masker saat masuk kantor wajib disuruh pulang untuk mengambil maskernya,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan penggunaan masker pada jajaran ASN bukan hanya dilakukan pintu masuk Kantor Bupati Gowa tetapi juga akan dilakukan pada setiap ruangan.

“Dari sidak yang kita lakukan tidak ada ASN yang melanggar. Mereka tertib mengenakan masker meskipun saat berada di dalam ruangan, meski demikian kami tetap memberikan edukasi agar aturan ini dapat dijalankan secara disipr,” katanya.

Sebelumnya, Adnan Purichta Icshan telah menetapkan kawasan Kantor Pemkab Gowa menjadi kawasan wajib masker sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Karena, kata dia, penularan Covid-19 melalui droplet atau tetesan air liur.

“Covid-19 ini menular melalui droplet atau tetesan air liur yang keluar dari mulut kita. Droplet yang keluar sampai satu meter tidak sampai 1,5 meter. Itulah kenapa kita juga diminta untuk menggunakan masker dan jaga jarak,” kata Adnan.

Karena itu, ASN Pemkab Gowa harus bisa menjadi pelopor dalam memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dan meminta pimpinan SKPD untuk menerapkan protokol kesehatan kantor masing-masing.

“ASN itu pada kategori orang berpendidikan, harus menjadi contoh. Keman-mana dia harus pakai masker, kita tidak beloh menganggap enteng atau remeh karena kita tidak tahu siapa yang membawa virus,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Abdul Kadir

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI