BPS Mencatat Inflasi Desember 2019 Capai 0,34 Persen

KabarMakassar.com — Catatan Inflasi Badan Pusat Statistik (BPS) pada Desember 2019 sebesar 0,34 persen. Sementara itu, inflasi tahun kalender dari Januari hingga Desember 2019 atau secara tahun ke tahun menjadi sebesar 2,72 persen .

Kepala BPS, Suhariyanto, mengungkapkan pemantauan Indeks Harga Konsumen atau IHK yang dilakukan di 82 kota. Dia menyebutkan terjadi inflasi di 72 kota, sedangkan 10 kota mengalami deflasi. Akibatnya, pada bulan tersebut terjadi kenaikan rata-rata harga konsumen.

“Jadi kalau kita bandingkan dengan target yang ada, jauh di bawah tiga persen,” ujar Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Kamis, (2/1/2020). Dikutip dari Vivanews.com.

Dia menjabarkan, inflasi tertinggi terjadi di Batam sebesar 1,28 persen, sedangkan yang terendah di Watampone sebesar 0,01 persen. Sementara itu, kota yang mengalami deflasi tertinggi, yakni Manado sebesar 1,88 persen dan yang terendah terjadi di Bukittinggi dan Singkawang sebesar 0,01 persen.

“Yang membuat Batam inflasi tinggi adalah angkutan udara. Pada Desember menyumbang 0,37 persen jadi inflasi ini akan diwarnai permintaan karena Natal, persiapan Tahun Baru dan liburan,” kata Suhariyanto.

Berdasarkan komponennya, inflasi inti pada bulan itu tercatat sebesar 0,11 persen, dengan andil 0,06 persen. Selanjutnya, untuk harga-harga bergejolak mengalami deflasi 0,86 persen, dengan andil 0,16 persen.

Sementara itu, untuk harga-harga yang diatur oleh pemerintah atau administered price mengalami inflasi sebesar 0,63 persen dengan andilnya terhadap inflasi 0,12 persen.

“Inflasi tertinggi terjadi untuk volatile price. Dengan demikian inflsi pada tahun 2019 adalah sebesar 2,72 persen,” tutur Suhariyanto.

Reporter :

Editor :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI