BPOM RI : Waspada Peredaran Obat Ilegal

Kabar Makassar — Direktur Standarisasi dan PKRT Badan Penanggulangan Obat.dan Makanana (BPOM) RI Ratna Irawati, M kembali menghimbau kepada seluruh pihak agar mewaspadai peredaran obat ilegal.

Hal ini disampaikan pejabat  BPOM RI ini dalam seminar nasional yang digelar Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Sabtu 25 November 2017.

“Semua pihak harus bersama-sama mewaspadai dan memberantas obat ilegal,” Terang Ratna Irawati.

Baca juga :   Hari Pertama, Jumlah Transaksi F8 Capai Rp 900 Juta

Seminar berlangsung di Hotel bintang dua Makassar ini dibuka Wakil Rektor I UIT Makassar, Dr. Jangga bersama Wakil Rektor III UIT Makassar Muhammad Khaerul Nur.

Dr. Jangga, menyatakan pihak universitas mengapresiasi kegiatan mahasiswa yang membangun budaya akademi. “Kita berharap kegiatan ini terus berlanjut,” paparnya.

Dekan Farmasi UIT, Prof. Abd Wahid Wahab, dalam kesempatan itu menyebutkan ada dua hal yang penting dalam kehidupan kampus, yang pertama silaturahmi, kedua keilmuan. “Seminar bisa menjadi ajang silaturahmi dan menambah ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Baca juga :   HUT 348 Sulsel, Kodam Hasanuddin Juara Karnaval Kendaraan Hias

Sementara Itu Sekjend PD IAI Sulsel, Andi Alfian menyebutkan farmasi dan apoteker, sangat berperan dalam mengatasi peredaran obat ilegal. “Harus ada pengawasan yg dilakukan profesi apoteker mulai dari pembuatan, pengolahan sampai pendistribusian obat,” ujarnya.

Apoteker, lanjutnya harus memberi konseling kepada pasien, menyampaikan informasi kepada pasien tentang obat.

Seminar itu Penyelenggara Seminar, BEM Farmasi UIT, Sulistiawan, mengatakan rangkaian kegiatan seminar adalah lomba debat kefarmasian dengan peserta belasan kampus dari Jawa dan Sulawesi. (*/nck)